Perusahaan Ini Gunakan Drone untuk Kirim Bantuan APD Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat memberikan bantuan lewat drone (Foto: pixabay/zipline)

SEMENTARA layanan pengiriman lewat drone belum menjadi kenyataan di dunia jual beli, Zipline telah membuktikan keberanian mereka dalam hal respon krisis.

Usai menyebarkan UAV (kendaraan udara tak berawak) di beberapa bagian Afrika untuk memfasilitasi perawatan medis, perusahaan robotik Zipline kini menggunakan teknologinya, untuk membantu mengatasi pandemi Virus Corona di Amerika Serikat.

Baca Juga:

Jika Harus Tetap Ngantor, Ini Tips Terhindar dari COVID-19

Zipline bekerjasama dengan Novant Health untuk membantu penyaluran bantuan APD bagi petugas kesehatan (Foto: cnet)

Pada kemitraan dengan Novant Health, drone Zipline akan melakukan penerbangan 32 mil di dua rute, antara pusat pemenuhan drone darurat Novant di Kannapolis, North Carolina dan pusat medis di Huntersville.

Setiap pengiriman akan mengantarkan alat pelindung diri (APD) dan peralatan medis ke petugas kesehatan garda terdepan, yang merawat pasien COVID-19.

Kedua perusahaan telah dalam pembicaraan tentang kemitraan potensial sebelum wabah virus corona. Tetapi situasi yang semakin tak kondusif mempercepat kesepakatan.

Baca Juga:

Gandeng Puluhan Pengrajin Lokal, Bir Bintang Produksi 50.000 Masker untuk Lawan COVID-19

Seperti yang dilansir dari TechCrunch, FAA (Asosiasi penerbangan federal) percaya bahwa kemitraan itu, menandai layanan pengiriman tak berawak jarak jauh pertama, yang disetujui di AS.

Namun belum jelas berapa lama inisiatif Zipline akan tetap beroperasi. Kendati Novant Health mengatakan jika pihaknya berencana untuk memperluas jarak dalam jejak geografisnya di North Carolina, Florida Selatan dan Virginia.

Pengiriman bantuan dengan drone akan terus dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan (Foto: graphiccom)

FAA memberikan izin proyek berkat pengabaian yang memungkinkannya untuk sementara memotong kode federal yang ada pada drone. Pada titik ini, pengabaian diberlakukan hingga tangga 31 Oktober 2020, atau sampai semua pembatasan terkait COVID-19 pada perjalanan, bisnis dan pertemuan masal untuk North Carolina dicabut.

Pengiriman pesawat tanpa awak adalah murky area yang terkenal untuk hukum AS, tetapi sementara undang-undang perlahan berkembang, karena dampaknya selama masa krisis nasional ini bisa membantu mempercepat segalanya. (Ryn)

Baca Juga:

Merah Putih Kasih Foundation Salurkan Donasi Pada Gerakan BagiGaji.id

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH