Pertimbangan Jokowi Pilih Jenderal Andika Sebagai Panglima TNI Versi Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. ANTARA/HO-Kantor Staf Presiden

MerahPutih.com - Kritikan dari sejumlah koalisi masyarakat yang menyatakan pemilihan calon tunggal Panglima TNI oleh Presiden Jokowi mengesampingkan tradisi rotasi 3 matra TNI mendapat respons Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko. Jika menganut tradisi, seharusnya Jokowi menunjuk pengganti Hadi dari matra laut.

“Saya juga ingin memberikan penjelasan bahwa ada beberapa pertimbangan (pemilihan Jenderal Andika sebagai calon Panglima),” terang Moeldoko, Sabtu (6/11).

Baca Juga

Besok Jenderal Andika Perkasa Mulai Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan

Pertimbangan pertama, seluruh kepala staf TNI, baik itu angkatan darat, udara dan laut semuanya siap dipilih menjadi panglima.

“Kebetulan Pak Andika adalah kepala staf yang senior. Itu bisa pertimbangannya senioritas,” ungkap Moeldoko.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dalam Rapat Koordinasi Pelibatan Mobile Training Team (MTT) dalam Penanganan COVID-19, Kamis (29/7/2021). ANTARA/HO-KSP.

Pertimbangan kedua, pergantian panglima TNI tidak harus mengikuti aturan yang ada, namun dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Kemudian pertimbangan ketiga, secara tradisi, sebenarnya aturan yang berjalan bukan darat, laut dan udara.

Baca Juga

Prabowo Siap Kerja Sama dengan Andika Perkasa untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

“Darat laut, darat udara dan darat lagi. Itu tradisi yang berjalan selama ini. Tapi sekali lagi, tidak juga tradisi itu bersifat permanen, enggak juga,” papar Moeldoko. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dongkrak Omzet UMKM, Pemkab Sleman Gelar Pameran Usaha Mikro
Indonesia
Dongkrak Omzet UMKM, Pemkab Sleman Gelar Pameran Usaha Mikro

Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu meningkatkan omzet pendapatan para UMKM.

Hidayat Nur Wahid Minta Menag Maksimalkan Kuota Haji Tahun Ini
Berita
Hidayat Nur Wahid Minta Menag Maksimalkan Kuota Haji Tahun Ini

Indonesia dipastikan akan mengirim jemaah hajinya setelah Arab Saudi membuka pelaksanaan ibadah haji tahun 2022 bagi jemaah dari luar negaranya, termasuk Indonesia. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid meminta Kementerian Agama (Kemenag) perjuangkan penambahan kuota haji semaksimal mungkin.

Alami Hipotermia, Pendaki Gunung Lawu Asal Tangerang Meninggal Dunia
Indonesia
Alami Hipotermia, Pendaki Gunung Lawu Asal Tangerang Meninggal Dunia

Seorang pendaki Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah bernama Yusuf (40) asal Kabupaten Tangerang terjebak hujan deras di puncak.

Hari Terakhir Bekerja di KPK, Ketua WP: Semangat Memberantas Korupsi Tak Boleh Mati
Indonesia
Hari Terakhir Bekerja di KPK, Ketua WP: Semangat Memberantas Korupsi Tak Boleh Mati

Yudi Purnomo dan 56 pegawai KPK lainnya hari ini dipecat lantaran tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK).

Ridwan Kamil Cari Orang Yang Bisa Kelola Kawasan Cekungan Bandung
Indonesia
Ridwan Kamil Cari Orang Yang Bisa Kelola Kawasan Cekungan Bandung

Pemda Provinsi Jabar telah membentuk Badan Pengelola Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung yang mulai aktif sejak September 2021.

Yayasan Lentera Solo, Rumah Bagi Anak Penderita HIV/AIDS Pertama di Indonesia
Indonesia
Yayasan Lentera Solo, Rumah Bagi Anak Penderita HIV/AIDS Pertama di Indonesia

Hal itu tidak berlaku bagi Yayasan Lentera Solo dengan mendirikan rumah Rumah Bagi Anak Penderita HIV/AIDS Pertama di Indonesia pada 2013 silam.

Targetkan 3.000 Kursi DPRD, PPP Perintahkan Caleg Miliki Pasukan Siber
Indonesia
Targetkan 3.000 Kursi DPRD, PPP Perintahkan Caleg Miliki Pasukan Siber

DPP PPP, akan menyiapkan perangkat untuk menunjang pemenangan Pemilu 2024 di antaranya membantu pemenangan hingga tingkat TPS.

Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Turun, Kini Hanya 86.198
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Turun, Kini Hanya 86.198

Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 770.487

Jakarta Kota Termacet Ke-46 di Dunia
Indonesia
Jakarta Kota Termacet Ke-46 di Dunia

Dari data terbaru, Jakarta tidak lagi masuk 10 kota paling macet di dunia. Tahun 2021, posisi ibu kota turun ke peringkat ke-46. Padahal, tahun 2020, Jakarta berada pada peringkat ke-31.

Atap Rumah Warga Sumur dan Munjul Runtuh Akibat Gempa M 6,7
Indonesia
Atap Rumah Warga Sumur dan Munjul Runtuh Akibat Gempa M 6,7

Sedangkan, sejumlah rumah di Kecamatan Sumur dan Munjul mengalami kerusakan pada bagian atap dan teras rumah.