Pertengkaran Jelang Pernikahan, Hadapi dengan Tips Ini Pertengkaran jelang pernikahan lazim terjadi. (foto: pixabay/claudioscott)

MENIKAH itu ibadah. Demikian kata orang. Namun, layaknya menjalani biduk rumah tangga, mempersiapkan pernikahan juga penuh gejolak dan rintangan loh. Perbedaan pendapat dengan pasangan atau keluarga kedua belah pihak bisa menguras emosi kamu. Belum lagi kamu disibukkan dengan hal-hal kecil dalam mempersiapkan resepsi dan akad nikah.

Tidak mengherankan deh kalau di saat seperti itu, kamu dan pasangan amat mudah terpancing untuk bertengkar. Atau paling tidak beradu argumen. Hal itu bisa jadi malah membuat kamu ragu untuk melanjutkan pernikahan. Wah, jangan putus asa dulu ya.

BACA JUGA: Pasangan yang Saling Setia Bisa Ketahuan dari 3 Tanda Ini

Psychology Today menyebut konflik jelang pernikahan dapat membantu kamu mengenal pribadi pasangan dalam menghadapi suatu masalah, begitu pula sebaliknya. Selain itu, kamu dan pasangan juga dapat semakin memahami perspepsi masing-masing. Apabila kalian berhasil menangani konflik dengan baik, kedekatan dan keintiman kalian akan meningkat.

Nah, untuk bisa lulus menghadapi konflik jelang pernikahan, terapkan tips berikut ini.

1. Selalu terbuka dengan pasangan

talking
Bicarakan dengan terbuka. (foto: pixabay/rawpixel)


Kunci untuk menghindari pertengkaran menjelang pernikahan ialah terbuka dengan pasangan apa pun itu masalahnya. Terlebih yang terkait keuangan. Isu itu mungkin akan tetap menjadi masalah yang kamu dan pasangan perdebatkan bahkan setelah menikah.

Pertengkaran mengenai keuangan menjelang hari pernikahan umumnya terjadi saat kamu dan pasangan kurang terbuka mengenai bujet atau angka pasti anggaran pernikahan. Bicarakan terang-terangan berapa banyak uang yang dihabiskan untuk keperluan pernikahan. Dengan berdiskusi secara terbuka, kamu atau pasangan dapat menentukan batasan mengenai bujet sehingga tidak ada pihak yang merasa keberatan.

2. Pilih solusi yang sama-sama menguntungkan

people
Cari solusi yang saling menguntungkan. (foto: pixabay/stocksnap)

Selain masalah finansial, perencanaan merencanakan hal-hal kecil juga kerap memancing perdebatan. Belum lagi jika salah satu keluarga mengajukan permintaan-permintaan khusus.

Untuk mengatasinya, satukanlah pikiran kamu, pasangan, dan keluarga kedua belah pihak. Dengarkan apa pun pendapat dan perspektif dari semua orang. Jika sudah, diskusikan untuk mengambil jalan tengah yang sebisa mungkin tidak merugikan siapa pun.

Hindari perasaan ingin menang sendiri atau merasa pendapat paling benar. Cobalah menempatkan dirimu sebagai pasangan atau orang-orang di sekitar. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan perspektif baru dan dapat menerima perbedaan-perbedaan yang ada.

3. Diskusikan dengan tenang

arguemen
Jika terlalu emosi, ambil waktu untuk menenangkan diri. (foto: pixabay/ryanmcguire)

Beradu argumen dalam diskusi boleh saja. Namun, jika kamu merasa terlalu emosional, mintalah waktu untuk menenangkan diri.

Hindari berbicara dengan nada tinggi karena hal itu justru dapat memancing emosi pasangan. Berbicara dengan emosi yang meledak-ledak tidak akan membuat pendapat dan pikiranmu tersampaikan dengan baik. Justru malah sebaliknya.

Apabila merasa perlu menjauh untuk sementara dari pasangan, kamu boleh melakukannya. Namun, pastikan kamu tidak menghindari pasangan terlalu lama, ya. Hal itu berisiko menimbulkan kesalahpahaman. Akibatnya, pertengkaran menjelang hari pernikahan malah semakin tidak dapat dihindari.(*)


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH