Pertengahan Tahun Nanti, Anwar Ibrahim Keluar dari Penjara  Tokoh Politik Oposisi Malaysia Anwar Ibrahim (Foto: Twitter @anwaribrahim)

MerahPutih.Com - Otoritas hukum Malaysia melalui Jabatan Penjara rencananya akan membebaskan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Jumat, 8 Juni 2018 nanti.

Ketua Pengarah Jabatan Penjara Malaysia, Dato' Sri Haji Zulkifli bin Omar mengemukakan hal itu di Kuala Lumpur, Senin (8/1), sehubungan beredarnya informasi pembebasan mantan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim dari penjara.

Sebelumnya Presiden Pakatan Harapan, koalisi partai politik oposisi di Malaysia, Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail mengemukakan kalau pemimpin de facto Pakatan Harapan, Datuk Seri Anwar Ibrahim akan dibebaskan pada Senin, 11 Juni 2018.

Wan Azizah Wan Ismail yang juga istri Anwar Ibrahim mengemukakan hal itu saat konvensi sayap wanita Pakatan Harapan di Dewan Seri Chempaka, Kajang, Sabtu, 6 Januari 2018.

Zulkifli menjelaskan pada 10 Februari 2015 Mahkamah Persekutuan Putrajaya telah menetapkan bersalah terhadap Dato' Seri Anwar Ibrahim dan menjatuhkan hukuman lima tahun penjara mulai 10 Februari 2015.

Sehubungan dengan hal tersebut perkiraan waktu hukuman yang perlu dijalani dan tanggal pembebasan Anwar Ibrahim telah dibuat oleh Jabatan Penjara berdasarkan ketetapan Seksyen 44, Akta Penjara 1995 serta Peraturan 43 (1) (a) Peraturan-Peraturan Penjara 2000.

"Perkiraan hukuman yang dibuat mendapatkan tanggal pembebasan Dato Seri Anwar Ibrahim adalah pada 10 Juni 2018," katanya.

Zulkifli bin Omar sebagaimana dilansir Antara menegaskan tanggal tersebut ditetapkan Jabatan Penjara Penjara Malaysia dan Penjara Sungai Buloh dengan tidak menerima perintah dari pihak berkuasa yang kompeten untuk mengarahkan hukuman terhadap Anwar Ibrahim.

"Tanggal pembebasan Dato' Seri Anwar Ibrahim pada 8 Jun 2018 juga tidak berkaitan dengan perintah dari Lembaga Pengampunan," ujar Dato' Sri Haji Zulkifli bin Omar.

Anwar Ibrahim di penjara selama lima tahun mulai Februari 2015 setelah dihukum karena sodomi untuk kedua kalinya. Namun sebagian besar pendukungnya serta partai oposisi menganggap tuduhan tersebut berkaitan dengan politik.(*)


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH