Pertemuan Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20 Hasilkan 14 Komunike G20. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dalam Presidensi G20 Indonesia telah menghasilkan berbagai poin komunike yang merupakan komitmen dan pernyataan bersama para anggota forum G20.

Pertemuan tersebut, mendiskusikan enam agenda prioritas yaitu, ekonomi dan kesehatan global, arsitektur finansial internasional, isu sektor finansial, keuangan berkelanjutan, infrastruktur serta perpajakan internasional.

Baca Juga:

G20 Cari Cara Agar Ketegangan Ukraina dan Rusia Tidak Lemahkan Ekonomi Dunia

Poin pertama komunike adalah melanjutkan pemulihan yang merata secara global baik dari sisi kesehatan seperti distribusi vaksin, therapeutic dan diagnostik maupun ekonomi. Kedua, menggunakan semua alat untuk mengatasi dampak pandemi khususnya kepada yang paling terkena dampak.

Kemudian yang ketiga adalah menekankan prioritas tindakan kolektif dan terkoordinasi untuk mengendalikan pandemi di seluruh dunia. Selanjutnya keempat yaitu memastikan implementasi secara global terkait dua pilar perpajakan internasional pada tahun 2023.

Sementara kelima yaitu memperkuat ketahanan keuangan jangka panjang dari arsitektur keuangan internasional termasuk mempromosikan aliran modal yang berkelanjutan dan mengembangkan local currency capital markets.

Keenam adalah mendukung negara-negara rentan yang salah satunya sebesar 60 miliar dolar AS melalui penyaluran Special Drawing Rights (SDRs) dan menyerukan kepada IMF untuk membentuk Resilience and Sustainability Trust (RST).

Poin ketujuh adalah memajukan Common Framework for Debt Treatment di luar DSSI untuk memberi kepastian kepada negara-negara debitur yang meminta keringanan pembayaran utang seperti Chad, Ethiopia dan Zambia.

Kedelapan, merevitalisasi investasi infrastruktur dengan cara yang berkelanjutan, inklusif, dapat diakses dan terjangkau.

Kesembilan yaitu mengatasi perubahan iklim, perlindungan lingkungan dan hilangnya keanekaragaman hayati sekaligus menegaskan komitmen negara-negara maju dalam memobilisasi pendanaan iklim sebesar USD 100 miliar per tahun untuk memenuhi kebutuhan negara-negara berkembang.

Kesepuluh adalah mendorong ekonomi berkelanjutan untuk pemulihan ekonomi global yang hijau, tangguh dan inklusif dalam rangka mencapai Agenda 2030 yakni Pembangunan Berkelanjutan sejalan dengan UNFCCC dan Perjanjian Paris.

Kesebelas memperkuat ketahanan sektor keuangan global untuk memastikan pemulihan ekonomi yang adil dan menghindari potensi dampak buruk dari pandemi untuk menjaga stabilitas keuangan termasuk implementasi lanjutan dari Peta Jalan G20 yakni pembayaran lintas batas.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kiri) bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan pers usai menutup pertemuan pertama tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral atau Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (18/2/2022). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/POOL/rwa.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kiri) bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan pers usai menutup pertemuan pertama tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral atau Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (18/2/2022). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/POOL/rwa.

Komunike berikutnya kedua belas, menangani secara komprehensif potensi manfaat dan risiko terhadap stabilitas keuangan global yang timbul dari perkembangan inovasi teknologi termasuk risiko dunia maya dan potensi kesenjangan peraturan dan arbitrase yang ditimbulkan oleh kripto.

Poin ketiga belas adalah memajukan agenda inklusi keuangan untuk memanfaatkan digitalisasi dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan mendorong keberlanjutan serta inklusivitas ekonomi bagi perempuan, pemuda dan UMKM.

Terakhir atau ke empat belas adalah mendukung Financial Action Task Force (FATF) sebagai badan penetapan standar global untuk mencegah dan memerangi pencucian uang, pendanaan teroris dan pembiayaan proliferasi.

Indonesia menggelar Pertemuan Pertama Para Menteri dan Gubernur Bank Sentral G20 atau the 1st Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting. Pertemuan ini bagian dari presidensi G20 Indonesia. (Asp)

Baca Juga:

Presidensi G20 Indonesia, Pemerintah Tetapkan Tiga Prioritas Nasional

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ingat! Hari Ini Pukul 10.17 WIB Harus Sikap Sempurna
Indonesia
Ingat! Hari Ini Pukul 10.17 WIB Harus Sikap Sempurna

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun ini pun hanya akan dihadiri oleh undangan terbatas yang terlibat dalam rangkaian upacara peringatan.

Stok Bahan Pokok di Pasar Tradisional Jakarta Aman Jelang Ramadan
Indonesia
Stok Bahan Pokok di Pasar Tradisional Jakarta Aman Jelang Ramadan

“Ketersediaan bahan-bahan pokok aman terkendali. Belum menemui kendala berarti di lapangan, harganya pun masih stabil,” ujar Diaz yang juga Kanit Krimsus Polres Jakarta Pusat ini kepada MerahPutih.com, Rabu (30/3).

Masa Kampanye Perlu Dikendalikan Agar Pemilu Berjalan Lancar
Indonesia
Masa Kampanye Perlu Dikendalikan Agar Pemilu Berjalan Lancar

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Yanuar Prihatin, menilai masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 rawan carut-marut jika tak mampu dikendalikan dengan baik.

 Kepsek Banten Diinstruksikan Jadi Relawan COVID, Guru Diimbau Jaga Semangat
Indonesia
Kepsek Banten Diinstruksikan Jadi Relawan COVID, Guru Diimbau Jaga Semangat

COVID-19 telah banyak meminta korban termasuk para guru.

Delegasi G20 Dijamu dengan Makam Malam ala Keraton Yogyakarta
Indonesia
Delegasi G20 Dijamu dengan Makam Malam ala Keraton Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi venue utama pertemuan G20 selain DKI Jakarta dan Bali.

Akhir Pekan Ini, Jokowi Resmikan Tol Pertama di Manado
Indonesia
Akhir Pekan Ini, Jokowi Resmikan Tol Pertama di Manado

Tersambungnya seluruh ruas mulai dari Manado hingga Bitung, akan semakin mempercepat arus pergerakan barang dan orang di wilayah Sulawesi Utara.

Kemenkes Pecat Vaksinator Yang Suntikan Vaksin Kosong
Indonesia
Kemenkes Pecat Vaksinator Yang Suntikan Vaksin Kosong

Tayangan video yang memperlihatkan seorang pria mendapat vaksin COVID-19 dari alat suntik kosong viral di sejumlah media sosial.

Komite I DPD Beberkan Lima Dampak Penundaan Pemilu 2024
Indonesia
Komite I DPD Beberkan Lima Dampak Penundaan Pemilu 2024

Anggota Komite I DPD RI, Abdul Kholik, mengungkapkan lima dampak penundaan Pemilu 2024 terhadap demokrasi dan sistem ketatanegaraan. Pertama, kata dia, munculnya ketidakpastian dalam politik.

Ada Komitmen Bisnis Rp 207 Miliar Saat Gelaran Karya Kreatif Indonesia 2021
Indonesia
Ada Komitmen Bisnis Rp 207 Miliar Saat Gelaran Karya Kreatif Indonesia 2021

Puncak KKI juga mencatat omzet penjualan sebesar Rp 28 miliar (hingga 25 September 2021), meningkat dibandingkan omzet penjualan pada KKI 2020 sebesar Rp 16,5 miliar.

PPKM Lanjut Hingga 23 Agustus, Ganjil Genap Ikut Diperpanjang
Indonesia
PPKM Lanjut Hingga 23 Agustus, Ganjil Genap Ikut Diperpanjang

Pihaknya telah memasang rambu-rambu lalu lintas di 8 ruas jalan itu