Pertemuan Bisnis Wisata untuk Mendongkrak Jumlah Turis Swedia ke Indonesia Kawasan wisata Garuda Wisnu di Bali. (FOTO Antara)

Hingga Oktober 2016 tercatat jumlah turis Swedia ke Indonesia mencapai sekitar 35.000 pengunjung, terbesar untuk wisatawan dari negara di kawasan Skandinavia.

Untuk terus mendongkrak jumlah wisatawan asing Swedia ke Indonesia, KBRI Stockholm libatkan trevel operator atau tour agent, jurnalis dan travel writters blogger serta berbagai maskapai penerbangan di negara tersebut dalam pertemuan bisnis wisata (business meeting) dan presentasi pariwisata.

Seperti dilansir Antara, business meeting yang diadakan di Wisma Duta KBRI Stoockilm, Senin (6/3) ini mengambil tema Wonderful Indonesia.

Dubes RI untuk Swedia dan Latvia, Bagas Hapsoro, mengungkapkan, Indonesia merupakan negara kepulauan dengan berbagai pilihan objek pariwisata yang beragam, mulai dari pemandangan alam, keindahan pantai, keanekaragaman flora dan fauna, warisan budaya, aktivitas petualangan yang menarik, hingga seni tradisional.

Beberapa destinasi yang saat ini cukup populer selain Bali, di antaranya Pulau Komodo, Raja Ampat, Lombok, Wakatobi, dan Candi Borobudur. Promosi pariwisata Indonesia menekankan daerah destinasi diluar Bali, disebut dengan "10 New Bali", sebagaimana ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata.

Untuk mengenalkan kekayaan seni budaya tradisional yang dimiliki oleh Indonesia, dalam acara business meeting ini jugaditampilkan Tari Saman yang dimainkan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Stockholm. Selain itu, peserta juga disuguhkan hidangan nasi kuning, sate lilit bali, rendang, sosis solo, pastel ayam, lapis legit dan wedang uwuh.



Widi Hatmoko

LAINNYA DARI MERAH PUTIH