Pertemanan Penuh Drama, Ini Tanda Hubunganmu dan Sahabat Harus Berakhir Persahabatan renggang (Sumber: Journalistic)

KEKOMPAKAN dengan sahabat adalah hal yang ingin kita jaga selama-lamanya. Apalagi jika sahabat kita adalah orang yang menyenangkan dan selalu mendukung kita di berbagai situasi. Namun keinginan tak selalu terkabul. Beberapa situasi bisa membuat hubungan kita dan teman renggang. Perpisahan pun tak terelakkan lagi. Meskipun berat, berikut tanda hubungan persahabatan kita dan teman baik harus berakir:

1. Upaya Agar Bisa Tetap Berhubungan Hanya Satu Arah

Persahabatan renggang
Komunikasi hanya satu arah (Sumber: Freepik)

Kadangkala aktivitas yang kita atau sahabat miliki begitu padat dan membuat sibuk. Komunikasi antara kita dan sahabat pun menjadi terhambat. Seberapa berartinya dia, tidak berarti kamu harus menjadi orang yang melakukan semua upaya untuk tetap berhubungan. Itu tidaklah adil. Persahabatan tidak bisa terjalin secara sepihak. Upaya tersebut harus dibalas agar satu sama lain merasa dihargai dan didukung.

BACA JUGA : Kamu Tidak Butuh Teman Seperti Ini

2. Kamu Merasa Seolah-Olah Selalu Bersaing dengan Mereka

Persahabatan renggang
Persahabatan diwarnai kompetisi (Sumber: Cosmo)

Terpacu untuk menjadi lebih baik karena sahabat adalah hal baik. Namun terus menerus bersaing tidak keren. Ketika kamu dan sahabat terus berada dalam persaingan, atau lebih buruk lagi ada rasa iri hati, itulah saatnya untuk memutuskan pertemanan dengannya. Pada akhirnya, seorang teman sejati harus saling mendukung dan menjadi orang yang paling berbahagia saat kita mendapatkan pencapaian tertentu.

3. Bercerita dengannya Tak Lagi Nyaman

Persahabatan renggang
Berbicara dengannya tak lagi nyaman (Sumber: Chretiens Lifestyle)

Pertemanan membutuhkan fondasi kuat berupa kepercayaan. Kamu harus merasa 100 persen nyaman secara emosional ketika bersamanya. Kamu juga harus bisa meluapkan isi hati tanpa khawatir akan cemoohan darinya. Teman sejati harus ada ketika kamu terjatu dan merasa tidak berdaya. Jika dia meninggalkanmu saat kamu sedang diliputi keraguan atau terus mengeluarkan kata-kata cibiran saatnya ucapkan selamat tinggal.

4. Persahabatan Lebih Sering Diwarnai dengan Drama

Persahabatan
Hidupmu penuh drama (Sumber: Healthline)

Perbedaan latar belakang dan karakter membuat kita tak lepas dari drama. Tetapi ketika itu menjadi hal yang selalu ditemukan di kehidupan sehari-hari saatnya kamu berpikir kembali untuk mempertahankan persahabatanmu. Drama tak berkesudahan bisa menjadi racun yang bisa membinasakanmu kapanpun. Lagipula, bukankah hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan teman yang selalu berbicara negatif tentang orang lain?

BACA JUGA: Efek Mengagumkan Dari Nongkrong Bersama Sahabat

5. Sahabatmu Tak Ingin Kamu Memiliki Teman Yang Lain

Persahabatan
Temanmu cemburu jika kamu akrab dengan yang lain (Sumber: Live About)

Teman yang egois? Hmmm… Tidak. terima kasih! Jika lingkaran pertemananmu membuatmu merasa bersalah saat memiliki teman lain saatnya berpikir dua kali untuk tetap main dengannya. Sikap posesif tersebut menunjukkan sikap yang tidak dewasa dan biasanya berasal dari seseorang yang selalu merasa khawatir akan dirinya. Mereka merasa tidak aman ketika kamu menemukan teman yang lebih baik.

6. Ia Membuat Kita Mengeluarkan Sisi Terburuk Dalam Diri Kita

Persahabatan renggang
Sisi terburukmu muncul (Sumber: Infection Disease Advisor)

Sebuah pepatah mengatakan, apabila berteman dengan seorang penjual minyak wangi kita akan bau harum namun jika berteman dengan pandai besi maka akan tercium bau asap yang tak sedap. Maknanya adalah pertemanan bisa mempengaruhi karakter seseorang. Beberapa orang bisa membuat kita terlihat buruk baik karena pola pikir mereka ataupun gaya hidup mereka. Jika kamu secara konsisten temanmu membiarkan dalam keadaan yang buruk di tempat tongkrongan seperti mabuk, berhutang, atau bangkrut segera tinggalkan ia. Teman yang baik seharusnya tidak membuatmu merasa terkuras secara fisik, mental atau emosional. (avia)

Kredit : iftinavia


Iftinavia Pradinantia