Pertanyaan Krusial Yang Wajib Ditanyakan Pada Diri Sendiri Agar Mendapatkan Pekerjaan Impian Pekerjaan impian (Sumber: Career Addict)

SETIAP orang tentu memiliki pekerjaan impian baik mereka yang masih sekolah, lulus sekolah, atau telah bekerja. Beberapa yang baru lulus rela menunggu demi mendapatkan pekerjaan impian.

Sementara yang sudah kerja pun tak jarang dihadapkan pada persimpangan jalan antara melanjutkan pekerjaan saat ini atau meraih pekerjaan impian.

Namun mengidentifikasi minat dan bakat membuat proses menggapai pekerjaan impian tak selalu berjalan mudah. Kita harus berdiskusi dengan diri sendiri untuk memantapkan karir yang akan ditempuh di kemudian hari.

Beberapa pertanyaan pun harus kita tanyakan pada diri sendiri agar jalan karir menjadi lebih jelas. Berikut sejumlah pertanyaan krusial yang harus kamu tanyakan pada diri sendiri demi karir di masa depan:

"Apa yang saya minati?"

Pekerjaan impian
Cari tahu minat (Sumber: Pixabay)

"Mengetahui minat adalah awal yang bagus untuk memulai karena kebanyakan orang menyadari hal-hal yang menurut mereka menarik, bahkan jika mereka tidak tahu cara menghasilkan uang dari hal itu," jelas penasihat karir, Melissa McClung. Dengan tahu apa yang menjadi minat, kita jadi mengenal karakter diri yang biaa mengarahkan pada pekerjaan impian.

" Kegiatan apa yang paling aku sukai di waktu luang?"

Pekerjaan impian
Kegiatan favorit di waktu luang (Sumber: Pexels)

Jika kamu bingung dengan minatmu, tak perlu cemas. Mencari tahu hal yang kamu minati bisa dimulai dengan mengevaluasi kegiatan favoritmu.
“Ada begitu banyak kisah pengusaha yang berhasil keluar dari hiruk pikuk korporat dan menemukan hasratnya lalu mengembangkannya menjadi karir yang tak terpikirkan sebelumnya," tutur Dr. Kat Cohen CEO dan pendiri IviWise, sebuah firma konsultasi edukasi.
Hobi dan kegiatan rekreasi favoritmu bisa menjadi petunjuk untuk membantumu menentukan apa yang paling kamu minati dan mengarahkanmu ke arah yang benar dalam pencarian pekerjaan.

"Jika tidak ada yang beropini atau memberi penilaian tentang pekerjaan pilihanku, apa yang akan aku lakukan?"

dream job
Jangan biarkan siapapun menghalangi mimpimu (Sumber: Education Writers Association)

Terkadang kita sudah memiliki gambaran yang jelas tentang pekerjaan impian namun terhalang oleh pendapat orang lain. Orang-orang di sekitar kita kerap kali melontarkan pendapatmlnya tentang profesi tertentu sehingga kita tidak mempercayai gairah hidup dan potensi diri.
"Mungkin ibumu memberitahumu bahwa hobi menggambarmu tidak menjanjikan jadi kau melupakan impianmu untuk menjadi seorang desain grafis," kata Lisa Lewis, seorang pelatih karier.
Bisa jadi seorang guru memberi tahu bahwa kamu tidak memiliki kemampuan mumpuni untuk menjadi pembicara publik meskipun kamu tahu kamu suka mengajar. Melepaskan diri dari batasan yang diberikan orang lain kepadamh bisa menjadi keputusan paling tepat saat menemukan jalur karier impian kamu.

"Apakah aku ingin pekerjaan yang dinamis atau stabil?"

Pekerjaan start-up
Pekerjaan start-up terlihat menyenangkan namun apakah sesuai dirimu? (Sumber: Medium)

Bekerja di perusahaan start-up dan di perusahaan yang sudah mapan sangat berbeda. Kamu bisa mengidentifikasinya dengan melontarkan sejumlah pertanyaan untuk dirimu sendiri.
“Apakah kamu berkembang pada hal yang tak terduga dan mampu mengembangkan konsep dengan cepat dan efektif? Atau apakah kamu lebih suka pekerjaan yang stabil dan dapat diprediksi di mana tidak ada yang tidak terduga terjadi? Mengetahui apakah kamu berkembang dalam lingkungan yang bervariasi atau rutin adalah penting dalam memilih pekerjaan yang akan memainkan kekuatan itu, " urai pakar karir, Kara Loewentheil.

Apakah karir pilihanku memberi dampak besar bagi masyarakat?"

Pekerjaan
Pastikan pekerjaanmu berkontribusi untuk masyarakat (Sumber: Verywell Family)

Mengapa ini penting? John Chuback, pakar pengembangan pribadi mengatakan bahwa tidak mungkin suatu pekerjaan akan tetap menjadi mimpi jika kamu merasa itu tidak membawa perubahan bagi dunia.
"Kamu tidak harus menyembuhkan kanker atau mencapai perdamaian dunia tetapi perlu membuat kontribusi dengan berbagai cara," jelasnya.
Memastikan diri kita berkontribusi bagi masyarakat penting untuk menciptakan karir berkelanjutan. Menurut Chuback, sebuah profesi takkan terus bertahan menjadi pekerjaan impian jika kita menilai itu tidak memberi kontribusi secara nyata bagi hidupnya maupun masyarakat. (avia)
Kredit : iftinavia


Iftinavia Pradinantia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH