Pertamina Minta Masyarakat Tidak Panic Buying, Efeknya Kurang Baik

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 16 Maret 2026
Pertamina Minta Masyarakat Tidak Panic Buying, Efeknya Kurang Baik

Ilustrasi. ANTARA/HO-Pertamina

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra meminta masyarakat tidak panic buying. Membeli bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan karena takut kehabisan akan berefek kurang baik.

"Terkait panic buying ini, kita minta kepada masyarakat agar tidak panic buying," ujar Mars Ega Legowo Putra di Rest Area Km 57, Cikampek, Jawa Barat, Senin (16/3), dikutip dari Antara.

"Kalau panic buying ini nanti malah menimbulkan efek yang kurang baik," tambah Mars Ega.

Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa stok aman karena telah dipastikan jauh-jauh hari sebelumnya.

Permintaan serupa sebelumnya disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Ia menegaskan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) selalu tersedia di seluruh tanah air.

Baca juga:

2 Kapal Minyak Pertamina Terjebak di Timur Tengah, Pasokan Energi Nasional Diklaim Masih Stabil

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir dan panik dengan membeli komoditas tersebut secara berlebihan.

Dijelaskan lagi bahwa pasokan BBM nasional dalam kondisi aman karena produksi dan distribusi terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai standar stok operasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Menteri Bahlil juga menjelaskan bahwa pasokan BBM tidak hanya bergantung pada satu sumber. Selain dari produksi kilang dalam negeri, ketersediaan BBM juga diperkuat melalui impor dari berbagai negara dan tidak hanya bergantung pasokan dari kawasan Timur Tengah.

Pasokan juga diambil dari negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, sehingga situasinya aman dan tidak terkait langsung dengan kondisi di Selat Hormuz.

Sebagai langkah jangka panjang, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, menurut Bahlil, pemerintah akan meningkatkan kapasitas penyimpanan.

Rencana itu mencakup pembangunan infrastruktur penyimpanan baru yang mampu menampung stok BBM setidaknya untuk tiga bulan. (*)

#Panic Buying #Pertamina #Bahan Bakar Minyak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pertamina Klaim Antrean di SPBU Bali Melandai, Pasokan BBM Via Darat dan Laut
Upaya percepatan terus dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan lancar.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Pertamina Klaim Antrean di SPBU Bali Melandai, Pasokan BBM Via Darat dan Laut
Indonesia
Pertamina Kirim 20 Juta Liter Pertalite Amankan Ketersediaan BBM di Bali
Penguraian antrean BBM tersebut juga didukung oleh penguatan pasokan melalui jalur laut yang tiba pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Pertamina Kirim 20 Juta Liter Pertalite Amankan Ketersediaan BBM di Bali
Indonesia
Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari, Bahlil Targetkan Pulih dalam Sepekan
Stok Pertalite kini menurun jadi 16 hingga 18 hari. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan penyebabnya.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari, Bahlil Targetkan Pulih dalam Sepekan
Indonesia
Penimbunan BBM Subsidi di Bali, Bahlil Minta Pelaku Diproses Hukum
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, meminta polisi menindak tegas penimbun BBM di Bali. Hal itu menyusul langkanya BBM di daerah tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Penimbunan BBM Subsidi di Bali, Bahlil Minta Pelaku Diproses Hukum
Indonesia
Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman hingga 18 Hari Mendatang
Pemerintah akan terus mengevaluasi kendala distribusi untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman hingga 18 Hari Mendatang
Indonesia
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Indonesia
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Kondisi tersebut, merugikan aktivitas ekonomi masyarakat dan tidak sejalan dengan posisi sebagai destinasi pariwisata internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Indonesia
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Ketersediaan stok perlu dijaga agar keterlambatan pengiriman di satu wilayah tidak memicu persoalan pasokan di wilayah lain.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Indonesia
Kolaborasi Pertamina-Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen untuk Transportasi Bersih Rendah Karbon
Penjajakan bersama ini mencakup kajian dan pengembangan solusi energi bersih
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Kolaborasi Pertamina-Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen untuk Transportasi Bersih Rendah Karbon
Dunia
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Dilakukan sebagai tanggapan atas melonjaknya harga dan meningkatnya volatilitas di pasar energi global.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Bagikan