Pertambahan Kasus COVID-19 di Jakarta Pesat, Rumah Sakit Terancam Penuh Dokter di salah satu ruang modular di Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww)

MerahPutih.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengakui pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai penuhnya kapasitas sejumlah rumah sakit (RS) di wilayah ibu kota.

Ia menjelaskan, hal itu terjadi di RS yang hanya memiliki tempat tidur ICU kurang dari 10.

"Jadi ada sekitar 20 rumah sakit di Jakarta yang kapasitas tempat tidur untuk ICU-nya kurang dari 10 dan itu semuanya penuh, ada yang satu, ada yang dua, yang tiga, paling banyak itu delapan," ujar Doni pada acara Radio Bertanya, Doni Monardo Menjawab melalui streaming YouTube BNPB Indonesia, Minggu (13/9).

Baca Juga:

Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Makin Meningkat


Doni mengakui, kondisi penyebaran COVID-19 di ibu kota sangat mengkhawatirkan

Doni mengatakan, masalah ketersediaan tempat tidur RS di Jakarta juga sudah disampaikan kepada Menteri Kesehatan.

“Dan saya juga sudah koordinasikan dengan Bapak Menteri Kesehatan dan sudah ada langkah-langkah untuk menata agar kekhawatiran tentang ketersediaan ruang ICU di rumah sakit ini bisa kita atasi bersama gitu,” katanya.

Seorang dokter mengoperasikan alat bantu pernafasan di ruang ICU RS Pertamina Jaya, Jakarta, Senin (6/4/2020). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.)
Seorang dokter mengoperasikan alat bantu pernafasan di ruang ICU RS Pertamina Jaya, Jakarta, Senin (6/4/2020). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.)

Dia pun menegaskan, benar yang disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta kapasitas di sejumlah RS di Jakarta penuh.

“Kemudian dua minggu yang lalu kami juga sempat melakukan webinar dihadiri oleh pimpinan rumah sakit di sekitar Jabodetabek. Nah yang terjadi hari ini, yang disampaikan Bapak Gubernur DKI, Bapak Anies itu benar ya. Sejumlah rumah sakit mengalami apa namanya kapasitas penuh. Nah itu benar," jelas dia.

Baca Juga:

MPR Soroti Pasien COVID-19 Nyaris Membludak di Rumah Sakit

Namun, Doni mengatakan ini khusus RS yang ruang ICU-nya kurang dari 10 tempat tidur.

“Sisanya berarti 47 rumah sakit rujukan lainnya yang rata-rata jumlah bed-nya itu lebih dari 10, itu rata-rata masih terisi, itu satu,” jelasnya.

Doni tidak memungkiri bahwa saat ini terjadi lonjakan yang drastis dan kapasitas RS di Jakarta mengkhawatirkan.

“Memang terjadi pelonjakan yang sangat drastis ya, karena pada saat saya bertemu dengan Gubernur DKI Pak Anies itu masih di bawah 60 persen BOR-nya (angka keterisian tempat tidur) itu.Tetapi beberapa hari terakhir ini terjadi peningkatan di 78 persen untuk isolasi dan lebih dari 85 persen untuk ICU ya. Jadi memang betul mengkhawtirkan,” katanya. (Knu)

Baca Juga:

Beban Rumah Sakit Makin Berat, Positif COVID-19 Bertambah 1.574 Kasus



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH