Pertalite Bikin Banyak Motor Mogok di Jatim, DPR Tegur Pertamina: Jangan Cuma Bilang "Hasil Uji Baik”

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
Pertalite Bikin Banyak Motor Mogok di Jatim, DPR Tegur Pertamina: Jangan Cuma Bilang

Ilustrasi jenis BBM yang tersedia di SPBU. ANTARA/HO-Pertamina

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus BBM Pertalite yang diduga bermasalah kembali mencuat setelah sejumlah pengendara motor di Jawa Timur mengeluhkan mesin brebet hingga mogok usai mengisi bahan bakar. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari, menegur keras PT Pertamina atas lemahnya pengawasan mutu dan distribusi BBM bersubsidi tersebut.

Ratna menilai, peristiwa ini bukan kasus baru, melainkan menunjukkan lemahnya sistem pengawasan distribusi dan kontrol kualitas di lapangan.

“Kasus seperti ini berulang, dan selalu masyarakat yang jadi korban. Pertamina tidak cukup hanya mengatakan ‘hasil uji baik’, tetapi harus membuktikannya dengan transparansi data, audit eksternal, dan pengawasan ketat di seluruh rantai distribusi,” tegas legislator asal Jawa Timur itu di Jakarta, Jumat (31/10).

Baca juga:

Kementerian ESDM Tidak Temukan Masalah BBM Yang Bikin Kendaraan Brebet di Jawa Timur, Kualitas Pertalite Baik

Ia juga mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar bertindak tegas dan tidak ragu menjatuhkan sanksi terhadap pihak yang terbukti lalai dalam menjaga kualitas BBM.

“ESDM punya kewenangan penuh sebagai regulator. Tapi kalau penegakan di lapangan lemah dan lambat, kepercayaan publik terhadap negara ikut menurun. Ini bukan sekadar urusan teknis, tapi juga soal tanggung jawab terhadap rakyat,” ujarnya.

Menurut Ratna, insiden seperti ini memperlihatkan rendahnya akuntabilitas pengawasan, baik di tingkat operator SPBU maupun sistem logistik BBM secara keseluruhan. Ia meminta dilakukan audit mutu menyeluruh dan pelaporan hasil uji publik secara berkala.

“Kalau mutu BBM turun karena kesalahan penyimpanan atau rantai distribusi yang buruk, tetap harus ada yang bertanggung jawab. Jangan berlindung di balik hasil uji sementara,” tegasnya.

Ratna juga menyoroti pentingnya upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap Pertamina.

“Pertamina harus membuka hasil uji mutu secara berkala dan memastikan masyarakat tahu bahwa produk yang mereka beli sesuai spesifikasi. Kita tidak ingin subsidi energi yang menelan triliunan rupiah justru menjadi beban ganda, keuangan negara dan kepercayaan publik,” katanya.

Baca juga:

Motor Brebet Setelah Diisi Pertalite, Pertamina Harus Tanggung Biaya Perbaikan

Sebelumnya, sejumlah pengendara di wilayah Tuban hingga Surabaya melaporkan motor mereka brebet dan mogok setelah mengisi Pertalite. Berdasarkan hasil uji awal Pertamina dan Ditjen Migas, tidak ditemukan kandungan air dalam sampel BBM dari dua SPBU yang diperiksa.

Namun, sejumlah ahli menduga, penurunan mutu bisa terjadi akibat proses oksidasi atau penyimpanan yang tidak sesuai standar—terutama jika tangki penampung SPBU terpapar panas dan udara dalam waktu lama. (Pon)

#BBM #Pertalite #Jawa Timur #DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
RUU Perampasan Aset Sasar Investasi Bodong Untuk Pulihkan Kerugian Korban
Klausul itu, menjadi kunci utama agar hakim memiliki landasan hukum yang tegas dan imperatif untuk mendahulukan pemulihan hak korban di atas kepentingan kas negara.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
RUU Perampasan Aset Sasar Investasi Bodong Untuk Pulihkan Kerugian Korban
Indonesia
Bisnis SPBU di Indonesia Diambilalih SEFAS Group, Shall Hanya Pertahankan Bisnis Pelumas
SEFAS Group telah sepakat untuk mengakuisisi 100 persen bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia, dengan tetap tunduk pada persetujuan regulator.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Bisnis SPBU di Indonesia Diambilalih SEFAS Group, Shall Hanya Pertahankan Bisnis Pelumas
Indonesia
DPR Belum Susun Draf RUU Perampasan Aset, Subtansi Baru Akan Dibahas Awal November
Sejauh ini sudah ada sebanyak 86 narasumber yang hadir menyampaikan masukan untuk RUU itu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
DPR Belum Susun Draf RUU Perampasan Aset, Subtansi Baru Akan Dibahas Awal November
Indonesia
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Perubahan pola konsumsi itu turut menjadi perhatian Pertamina dalam mengoptimalkan penyaluran BBM
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Indonesia
E20 Diyakini Kurangi Impor Bensin, Tiap Tahun Impor 22 Juta Kiloliter
Penerapan kebijakan bahan bakar harus tetap memperhatikan hasil pengujian dan kesesuaian dengan kendaraan yang digunakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
E20 Diyakini Kurangi Impor Bensin,  Tiap Tahun Impor 22 Juta Kiloliter
Indonesia
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
ASCOPE juga membahas bagaimana negara-negara ASEAN dapat memastikan trading atau jual beli minyak mentah di kawasan dapat berlangsung dengan lebih lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
Berita Foto
RDPU Komisi III dengan Mahasiswa dan Advokat Bahas RUU Perampasan Aset
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (kanan) dan Anggota Komisi III DPR Soedeson Tandra memimpin RDPU di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 27 Oktober 2026
RDPU Komisi III dengan Mahasiswa dan Advokat Bahas RUU Perampasan Aset
Indonesia
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Langkah tersebut merupakan upaya Pertamina untuk terus memperkuat pasokan dan distribusi BBM, serta memastikan kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Indonesia
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Khawatir krisis energi? Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional dan LPG dalam kondisi aman. Cek detail laporan ke Presiden Prabowo di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Indonesia
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat konsumsi pertalite naik hingga 12,92 persen pada Juli 2026, tepatnya sebulan setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Bagikan