Pertahankan Enzo, KSAD Sampai Bocorkan Hasil Tes Akmil Foto profile Enzo Allie dengan bendera khilafah (Foto: screenshot FB Enzo)

MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) membeberkan hasil tes taruna Akademi Militer (Akmil) Enzo Zenz Allie untuk menepis tudingan WNI kelahiran Perancis itu telah terpapar radikalisme. Bahkan, Enzo berhasil meraih nilai tinggi untuk kategori indeks moderasi (kegiatan tak menyimpang) bernegara yang baik.

"Kalau dikonversi menjadi presentase itu memiliki nilai 84% atau nilainya di situ 5,9 dari maksimum 7," kata Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal Andika Perkasa, dalam jumpa pers di Mabes AD, Jakarta Pusat, Selasa (13/8).

Baca Juga: Panglima TNI Pastikan Enzo Zenz Allie Penuhi Syarat Jadi Prajurit TN

Menurut Andika, tes pengukuran untuk masuk Akmil itu dapat dipertanggungjawabkan karena sudah digunakan selama 8 tahun. Tes ini mengukur pandangan calon tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia, keberagaman dan toleransi beragama mereka.

Andika
Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal Andika Perkasa. (MP/Kanu)

Namun, Andika tak membantah adanya kabar di media sosial yang memperlihatkan Enzo membawa bendera Tauhid. KSAD memastikan para Taruna Akmil ini tetap akan dievaluasi selama menjalani masa pendidikan selama 4 tahun. "Yang di sosial media itu bukannya tidak benar," tegas dia.

Hari ini, KSAD memastikan Enzon tetap dipertahankan menjadi Taruna Akmil AD, meskipun sempat diterpa isu terpapar radikalisme. Namun, Andika tidak bisa memberikan jaminan nantinya Enzo bakal menjadi anggota aktif TNI jika selama masa pendidikan 4 tahun gagal memenuhi persyaratan kelulusan.

Baca Juga: Taruna Akmil Enzo Zenz Allie Diduga Simpatisan HTI, Menhan Perintahkan Ini

"Kami Angkatan Darat memutuskan untuk mempertahankan Enzo dan semua taruna-taruna militer yang kami terima beberapa waktu lalu," ungkap Andika di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Selasa (13/8).

Sebelumnya, Enzo sempat menarik perhatian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan videonya viral di media sosial setelah diajak berbicara bahasa Perancis oleh Panglima. Dia diketahui memang fasih berbicara empat bahasa yaitu Bahasa Prancis, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Enzo kelahiran di Prancis, tapi pindah ke Indonesia pada usia 13 tahun setelah ayahnya meninggal dunia dan memiliki status WNI.

enzo
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjanjanto saat berbicara dengan taruna Akmil Enzo Zenz Allie (Foto: Instagram TNI AD)

Namun, Enzo sempat diduga terpapar gerakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), yang diketahui dari salinan gambar di media sosial Facebooknya. Beredar foto diduga Enzo memegang bendera tauhid. Selain itu, beredar pula screenshot posting-an ibu Enzo. Netizen juga menganggap posting-an ibu Enzo berisi fitnah kepada pemerintah dan berbau dukungan terhadap organisasi yang dilarang di Indonesia, HTI. (Knu)

Baca Juga: KSAD Jenderal Andika Ingatkan Enzo Masih Bisa Gagal di Akmil


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH