Pertahankan Bisnis, Pengusaha Muda Diminta Lebih Adaptif Ilustrasi usaha UMKM. (Foto: Kemenkop UMKM)

MerahPutih.com - Para pengusaha muda harus bisa menyesuaikan diri dan memiliki kreativitas dalam situasi pandemi COVID-19. Langkah ini diyakini bisa mempertahankan bisnis termasuk melihat potensi di tengah pandemi.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi dan Kesehatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sari W. Pramono mengatakan, banyak sekali bisnis-bisnis yang mungkin masih belum bisa berjalan namun ada juga bisnis yang menggeliat saat pandemi.

"Inilah tantangan pengusaha muda, kita berubah, bagaimana bisnis ini beradaptasi sehingga kita bisa bertahan," kata Sari dikutif dari kantor berita Antara.

Baca Juga:

Gonta-Ganti Produk Bisnis Itu Bagus atau Enggak Sih?

Ia mengatakan, salah satu bisnis yang berkembang adalah usaha masker. Saat ini, terjadi kenaikan 77 persen pengusaha yang mencoba memproduksi masker terutama dilakukan oleh sektor konveksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia mengharapkan, pemerintah dapat mendukung langkah adaptasi maupun usaha yang kebanyakan dilakukan UMKM itu untuk membantu menggerakkan roda perekonomian.

Anggota HIPMI Saifudin HS yang juga merupakan seorang pengusaha, mengatakan, adaptasi telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang dulu tidak pernah bergerak di bidang alat kesehatan.

Diskusi HIPMI
Diskusi Usaha Muda. (Foto: Antara)

Namun, pandemi akhirnya mendorong berbagai perusahaan tersebut untuk membuat masker dalam beberapa bulan terakhir. Langkah tersebut diambil karena para pengusaha melihat pemerintah melakukan realokasi belanja dan terjadi kenaikan anggaran untuk pembelian alat pelindung diri (APD) seperti masker.

Pembuatan APD , merupakan bentuk dukungan pengusaha kepada usaha pemerintah untuk menanggulangi penyebaran COVID-19 sekaligus mengurangi dampak kepada ekonomi. Namun, ia meminta semakin banyak kolaborasi antara pemerintah, swasta dan akademisi dalam situasi saat ini.

Baca Juga:

Siap Jadi Wirausaha? Ini 6 Strategi untuk Sukses

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komnas HAM Kecewa Pemerintah Labeli KKB Sebagai Teroris
Indonesia
Komnas HAM Kecewa Pemerintah Labeli KKB Sebagai Teroris

Sistem demokratis yang sudah dijalankan tidak mampu mentransformasikan konflik di Papua. Dengan kata lain, keadaan di Papua tidak berubah dari sebelumnya hingga sekarang

Alasan Pemprov DKI Tidak Bubarkan Massa di Hajatan Rizieq Shihab
Indonesia
Alasan Pemprov DKI Tidak Bubarkan Massa di Hajatan Rizieq Shihab

Pemda DKI mengklaim sudah melakukan peringatan dan sosialisasi terhadap kegiatan itu untuk menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Penambahan COVID-19 4.634 Pasien, Jokowi Minta Para Menteri Pastikan Bansos di Desa-Desa
Indonesia
Penambahan COVID-19 4.634 Pasien, Jokowi Minta Para Menteri Pastikan Bansos di Desa-Desa

Jumlah pasien Virus COVID-19 di Indonesia bertambah 4.634 orang, per Kamis (24/9). Sehingga hari ini, total ada 262.022 kasus positif.

Buka Pendidikan Sesko TNI, Dansesko Sampaikan Amanat Panglima TNI
Indonesia
Buka Pendidikan Sesko TNI, Dansesko Sampaikan Amanat Panglima TNI

Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI (Dansesko TNI) Marsekal Madya TNI Dedy Permadi membuka Pendidikan Reguler ke-48 Sesko TNI secara virtual.

Sepanjang Jalan Margonda City bakal Dipasang Kamera e-Tilang
Indonesia
Sepanjang Jalan Margonda City bakal Dipasang Kamera e-Tilang

Lanjut Erwin, e-tilang akan berlaku pada sekitar pertengahan atau akhir bulan Agustus 2020 mendatang

Jokowi Undang AHY ke Istana, Masalah Demokrat Selesai dengan Elegan
Indonesia
Jokowi Undang AHY ke Istana, Masalah Demokrat Selesai dengan Elegan

Sebaiknya Presiden Joko Widodo merespons surat dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY).

Pertambahan Kasus COVID-19 Capai 9.640
Indonesia
Pertambahan Kasus COVID-19 Capai 9.640

Jumlah kasus COVID-19 masih belum dapat dikendalikan hingga Minggu (10/11).

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Eks Politikus Nasdem Andi Irfan Jaya
Indonesia
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Eks Politikus Nasdem Andi Irfan Jaya

Jaksa menjelaskan alasan meminta hakim menolak eksepsi Andi Irfan Jaya

Pengusaha Penyuap Bupati Sidoarjo Divonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara
Indonesia
Pengusaha Penyuap Bupati Sidoarjo Divonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Suap ini diberikan untuk memuluskan Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi menggarap proyek-proyek infrastruktur di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Bupati Sleman Larang Warganya Mudik
Indonesia
Bupati Sleman Larang Warganya Mudik

Pemkab turut melarang warganya yang berada di perantauan mudik ke wilayah Kabupaten Sleman. Begitu juga dengan warga yang berada di Sleman diimbau tidak melalukan perjalanan keluar kota.