Persulit Konsumen, PT Asuransi Allianz Utama Dipolisikan Allianz Indonesia. (Facebook/Allianz)

MerahPutih.com - Setelah PT Asuransi Allianz Life, kini giliran PT Asuransi Allianz Utama yang dilaporkan ke polisi atas dugaan pidana perlindungan konsumen. Laporan tersebut dilakukan oleh pemilik Toko Sony Vaio Pekanbaru, Mariana.

Kuasa hukum Mariana, Alvin Lim mengatakan, kasus ini bermula dari Toko Sony Vaio milik Mariana yang dibobol maling pada tanggal 30 November 2010, 18 April 2011 dan 23 April 2011. Atas kejadian tersebut Mariana mengajukan klaim ke Allianz Utama.

Namun, klaim dipersulit dan sempat ditolak dengan alasan adanya klausal warranty, juga nilai klaim kedua dan ketiga di diskon secara sepihak oleh Allianz hingga 70 persen.

"Dengan alasan nsufficient and inaccuracy data dan alasan hanya ingin dibayarkan 21 laptop sesuai dengan pengakuan si pencuri, yang mana alasan-alasan tersebut tidak sesuai dengan keterangan buku polisi dan penjelasan agen ketika pertama kali menawarkan produk asuransi kepada korban," ujar Alvin Lim di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/10).

Tak puas keputusan itu, Mariana mengajukan gugatan di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Hasilnya, BPSK memenangkan Mariana dan memerintahkan Allianz membayar ganti rugi sejumlah 2,8 Miliar beserta bunga berjalan dan membatalkan klausal warranty yang dinilai majelis tidak sah dan melanggar hukum.

Namun, hingga kini Allianz selalu mangkir dan beberapa kali pertemuan dengan lawyer Allianz tidak pernah tercapai kesepakatan. Klaim ganti rugi juga tidak pernah dibayarkan sehingga Mariana yang merasa dipermainkan melaporkan perkara pidana ini ke Mabes Polri.

“Allianz perlu dicabut ijin usahanya apabila terbukti bersalah karena keangkuhan Allianz yang kerap mempermainkan nasabah agar menjadi efek jera bagi Allianz," kata Alvin.

Mariana sendiri telah melaporkan para petinggi yaitu Direktur PT Asuransi Allianz Utama Wiyono Kurniawan Sutioso, Chief Sales Officer PT Asuransi Allianz Utama Indonesia Inkes Lukman dan Head of Claims Management PT Asuransi Allianz Utama Indonesia Maria Agnes ke Bareskrim Polri.

Laporan sendiri telah diterima dengan nomor LP/1027/X/2017/Bareskrim, tanggal 9 oktober 2017. Ketiganya dilaporkan atas perkara dugaan tindak pidana penjualan produk tidak sesuai dengan keterangan atau etiket sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 (f), 18 (g) Jo 62 dan 63 (f) Undang-undang No. 08 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

"Laporan Pidana ini menegaskan bahwa ada sistem dan prosedur yang salah dalam penanganan klaim Allianz baik Allianz Life maupun Allianz Utama," jelas Alvin. (Ayp)

Bac ajuga berita terkait kasus Allianz dalam artikel berikut: Meski Mangkir dari Panggilan, Polisi Yakin Petinggi Allianz Tidak Akan Kabur

Kredit : anggayudha

Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH