Merawat Ingat

Persija Jalin Kerja Sama dengan Klub La Liga

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 21 Desember 2022
Persija Jalin Kerja Sama dengan Klub La Liga
Guna pengembangan pemain, Persija bekerjasama dengan Deportivo Alaves. (LIB)

PENGEMBANGAN pemain muda menjadi salah satu bintang di masa depan, Persija menjalin kerja sama dengan salah satu klub yang tengah berkompetisi di Liga Spanyol musim 2019-2020, yaitu Deportivo Alaves.

Persija menjalin hubungan kerja sama dengan Alaves hingga 1 tahun ke depan. Pengembangan usia muda menjadi misi utama dalam kerja sama juara Liga 1 musim 2018 tersebut dengan Alaves.

CEO Persija, Ferry Paulus, pun sangat menyambut gembira kerja sama klubnya dengan Alaves. Ferry yakin kerja sama ini bakal memunculkan pemain-pemain berkualitas untuk Indonesia di masa-masa
mendatang.

Baca Juga:

Teknologi Mumpuni Mengubah Wajah Olahraga

persija
Persija identik dengan warna oranye. (Instagram@persija)

Terdapat 3 pemain Elite Pro Academy Persija mendapatkan kesempatan mengembangkan kemampuan dengan ambil bagian dalam sesi latihan yang menggunakan standar teknik dan fasilitas terbaik di Spanyol. Tidak hanya pemain, tiga pelatih pun ambil bagian dalam latihan langsung sekaligus dapat berinteraksi langsung dengan akademi Alaves di Spanyol.

Sementara itu, Alaves yang diwakili oleh Oscar Garro selaku pelatih tim muda Alaves memberikan penjelasan mengapa klubnya memutuskan menjalin kerja sama dengan Persija. Garro menyebut pihak Alaves terkesan dengan semangat Persija dalam upaya pengembangan pemain muda di Tanah Air.

Jakmania adalah sebutan bagi suporter kesebelasan asal ibu kota Indonesia ini. Macan Kemayoran adalah julukan yang diberikan oleh Persija Jakarta. Pada era perserikatan, Persija menjadi pengoleksi gelar terbanyak, sembilan piala. Persija juga merupakan tim sepakbola yang berpartisipasi dalam terbentuknya Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Meskipun banyak kejayaan yang diraih oleh Persija, pada tahun 90-an, Persija sempat mengalami kesulitan dalam hal dana. Perlahan-lahan Persija mulai ditinggalkan oleh para penggemarnya. Namun, kemudian pada 1996, Sutiyoso, Gubernur DKI Jakarta pada saat itu, berpartisipasi menjadi pembina Persija. Sutiyoso mempunyai ambisi yang sangat besar untuk membangun kejayaan Persija kembali. Warna oranye dipilih oleh Sutiyoso sebagai warna kebesaran klub Persija.

Pada 28 November 1928, menjadi hari lahirnya Persija yang didirikan oleh Soeri dan Alie. Sebelumnya, tim sepakbola Jakarta itu bernama Voetballbond Indonesia Jacarta (VIJ). Namun, pada 1950, VIJ berubah nama menjadi Persija. Pada 2022, Persija berusia 94 tahun. (DGS)

Baca Juga:

David Beckham Bakal Beli Manchester United?

#Olahraga #Merawat Ingat
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love
Bagikan