Perseteruan Celeng vs Banteng Memanas, Ganjar Diminta Turun Tangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memantau percepatan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Grobogan, Rabu (13/10). ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng

MerahPutih.com - Perseteruan antara Celeng versus Banteng di tubuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) semakin memanas. Perseteruan ini dinilai menggambarkan pertarungan arus bawah dan arus atas.

"Arus bawah mewakili akar rumput yang berjuang ingin mengusung Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Mereka ini mengklaim sebagai relawan yang kehadirannya konon tidak meminta izin Ganjar, kata Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, Jumat (14/10).

Baca Juga

Kader PDIP Berhak Dukung Ganjar Meski Tidak Direstui Megawati

Sedangkan arus atas mewakili petinggi struktural PDIP. Kelompok ini konon menginginkan kadernya tidak terlibat dalam dukung mendukung capres. Semua kader diminta untuk menunggu keputusan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Kelompok arus atas ini disatu sisi ingin kadernya tidak berbicara capres, namun umum sudah mengetahui mereka mendukung Puan Maharani untuk menjadi capres," ujarnya.

Menurut Jamiluddin, hal ini yang membuat arus bawah marah dan melakukan pembangkangan. Kelompok ini jelas-jelas mengabaikan sebutan celeng, bahkan menjadikannya sebagai bentuk perlawanan terhadap arus atas.

"Sebetulnya, perseteruan ini akan mereda bila Ganjar mau turun tangan. Ganjar secara terbuka dapat meminta para relawan dan kader PDIP untuk menghentikan dukungan kepadanya," kata dia.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memimpin Rapat Evaluasi Penanganan COVID-19 di kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (11/10). ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memimpin Rapat Evaluasi Penanganan COVID-19 di kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (11/10). ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng

Kalau itu dilakukan Ganjar, setidaknya akan terkuak bahwa kehadiran para relawan benar-benar tanpa seizinnya. Relawan mendeklarasikan dukungan benar-benar bukan keinginan dan permintaan Ganjar atau sponsor tertentu yang memang diketahui Ganjar.

"Hal itu juga akan membantah bahwa Ganjar ambisi untuk nyapres. Setidaknya, ucapan Ganjar hanya ingin bekerja sebagai gubernur dengan sendirinya akan terkonfirmasi," imbuhnya.

Menurut mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini, arus atas dengan sendirinya tidak akan lagi menyudutkan Ganjar. Dengan demikian, lanjut Jamiluddin, elite-elite PDIP akan menganggap darah Ganjar tetap banteng.

"Jadi, kunci penyelesaian perseteruan Celeng versus Banteng ada pada Ganjar. Masalahnya, apakah Ganjar mau meminta relwannya untuk menghentikan dukungannya sampai Megawati memutuskan capres dari PDIP?" kata Jamiluddin. (Pon)

Baca Juga

Ketua DPC Solo: Kader PDIP Yang Disebut Celeng Untuk Tidak Putus Asa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mabes Polri Minta Publik Bersabar atas Kasus Abu Janda
Indonesia
Mabes Polri Minta Publik Bersabar atas Kasus Abu Janda

Penyidik Bareskrim Polri masih melakukan pengusutan dugaan pelanggaran UU ITE oleh Permadi Arya alias Abu Janda.

Warga Terpapar COVID-19 di Perumahan Griya Melati Bogor Terus Bertambah
Indonesia
Warga Terpapar COVID-19 di Perumahan Griya Melati Bogor Terus Bertambah

Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor telah menyimpulkan ada kegiatan utama yang menyebabkan penularan disana

Gapeka 2021 Berlaku Besok, KAI Imbau Warga Berhati-hati saat Melintasi Rel Kereta
Indonesia
Gapeka 2021 Berlaku Besok, KAI Imbau Warga Berhati-hati saat Melintasi Rel Kereta

Supriyanto menjelaskan lalu lintas perjalanan ka di wilayah Daop VI akan semakin padat usai penerapan Gapeka baru 2021. Bisa jadi, lanjutnya dalam satu waktu ada kereta api yang yang datang dari arah barat dan timur secara bersamaan.

Varian Mu Semakin Menyebar, Pengetatan Pintu Masuk Dari Luar Negeri Harus Dilakukan
Indonesia
Varian Mu Semakin Menyebar, Pengetatan Pintu Masuk Dari Luar Negeri Harus Dilakukan

Ada lima negara asal kedatangan dengan catatan hasil positif COVID-19 yang tinggi setelah sampai ke Indonesia yakni Arab Saudi, Malaysia, Turki, Uni Emirat Arab, dan Singapura.

Vaksinasi COVID-19 Dosis Kedua di Jakarta Tembus 100 Persen
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Dosis Kedua di Jakarta Tembus 100 Persen

“Berdasarkan data 27 November, sebanyak 8.967.417 orang sudah mendapatkan vaksinasi dosis 2 di Jakarta atau mencapai angka 100,3 persen dari target vaksinasi,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia di Jakarta, Minggu (28/11).

Kasus COVID-19 Terus Melonjak, Kapolda Metro Beri Peringatan Serius Seluruh Kapolres
Indonesia
Kasus COVID-19 Terus Melonjak, Kapolda Metro Beri Peringatan Serius Seluruh Kapolres

Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan infeksi paling tinggi yaitu 2.959 kasus dari total penambahan seluruh Indonesia sebanyak 10.617.

KPK Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi terkait kasus penanganan perkara di Lampung Tengah yang menjerat mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 Capai 29.012 Orang Sehari
Indonesia
Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 Capai 29.012 Orang Sehari

Kita mesti hidup dengan mereka bisa 5 tahun bisa 10 tahun

Pimpinan KPK Benarkan Ciduk Bupati Nganjuk
Indonesia
Pimpinan KPK Benarkan Ciduk Bupati Nganjuk

Ghufron mengatakan saat ini, tim satgas KPK sedang melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terjaring dalam OTT tersebut.

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk ke Empat Mal di Kota Yogyakarta, Ini Daftarnya
Indonesia
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk ke Empat Mal di Kota Yogyakarta, Ini Daftarnya

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mengizinkan anak usia di bawah 12 tahun masuk ke dalam kawasan pusat perbelanjaan mal.