Asian Games 2018
Persembahkan Emas, Pesilat Hanifan Yudani Kusumah Peluk Presiden Jokowi dan Prabowo Pesilat Hanifan Yudani Kusumah memeluk Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto seusai meraih medali di cabor Pencak Silat (Foto: Istimewa)

MerahPutih.Com - Pesilat Hanifan Yudani Kusumah berhasil mempersembahkan emas ke-13 dari Pencak Silat untuk Indonesia pada Asian Games 2018.

Hanifan Yudani Kusumah meraih empas usai mengalahkan wakil Vietnam Thai Linh Nguyen dengan skor tipis 3-2.

Momen menarik terjadi ketika Hanifan Yudani Kusumah dinyatakan menang oleh tim juri. Seusai sujud syukur, pesilat yang turun di kelas C putra 55-60 kg itu langsung menyalami para pejabat yang hadir. Bahkan Presiden Jokowi dan Ketua Umum PB IPSI Prabowo Subianto dipeluk bersamaan oleh Hanifan Yudani Kusumah.

Sebagaimana dilansir Antara, para pejabat dan tokoh nasional yang hadir dalam laga final Pencak Silat Asian Games di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (29/8) petang yakni Wapres Jusuf Kalla, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Kontingen Indonesia (Cdm) Syafruddin, dan Menko PMK Puan Maharani.

Jokowi dan Prabowo Subianto di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta
Pesilat Hanifan Yudani Kusumah memeluk Presiden Jokowi dan Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto (Foto: Istimewa)

Sebagaimana diketahui Hanifan berhasil mengalahkan Thai dalam babak final pertandingan pencak silat kelas C putra 55kg-60kg, di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Di awal babak pertama berlangsung, kedua pesilat bermain aman. Tidak banyak poin yang diperoleh dari lima wasit juri.

Namun upaya untuk saling serang meski dilakukan, meskipun tidak banyak poin yang ditorehkan. Bahkan, keduanya mendapatkan pengurangan satu poin karena melakukan pelanggaran kepada lawannya.

Begitu pun di babak kedua dan ketiga, pelanggaran antara kedua pesilat mewarnai pertandingan itu.

Bahkan, Hanifan dua kali dijatuhi pelanggaran, sehingga harus mendapatkan pengurangan tiga poin. Di babak ketiga, Hanifan nyaris kalah dari persilat Vietnam tersebut.

Tetapi, karena dukungan dari para supporter Indonesia, terlebih dapat dukungan dari Presiden Joko Widodo yang hadir dalam pertandingan itu membuat Hanifan bersemangat untuk memperoleh poin.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pencak Silat Persatukan Wapres Jusuf Kalla, Megawati dan Prabowo Subianto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mahfud Bakal Hidupkan Lagi Tim Pemburu Koruptor, Ketua MPR Sindir Kegagalan Masa Lalu
Indonesia
Mahfud Bakal Hidupkan Lagi Tim Pemburu Koruptor, Ketua MPR Sindir Kegagalan Masa Lalu

Pasalnya, tim yang pernah dibentuk pada masa lalu ini bekerja tak sesuai dengan target.

Revisi Aturan Kartu Prakerja Bisa Tekan Penyelewengan
Indonesia
Revisi Aturan Kartu Prakerja Bisa Tekan Penyelewengan

Revisi aturan diharapkan menghasilkan peserta yang jujur sesuai dengan kondisi yakni pekerja dirumahkan atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Cegah Kerumuman, Warga Yogyakarta Diimbau Potong Hewan Kurban di RPH
Indonesia
Cegah Kerumuman, Warga Yogyakarta Diimbau Potong Hewan Kurban di RPH

"Kalau bisa tahun ini dipotong di RPH Giwangan. Warga tinggal menunggu ambil hasil potong. Ini salah satu penerapan protokol kesehatan sebagai antisipasi penularan virus corona," kata Heroe

Firli Perintahkan Anak Buah Ungkap Penyebar Sprindik Palsu Erick Thohir
Indonesia
Firli Perintahkan Anak Buah Ungkap Penyebar Sprindik Palsu Erick Thohir

"Deputi penindakan saya perintahkan untuk ungkap siapa pelakunya," tegas Ketua KPK Firli.

 Marak Kerajaan Fiktif, Kapolri: Banyak yang Ingin Jadi Raja
Indonesia
Marak Kerajaan Fiktif, Kapolri: Banyak yang Ingin Jadi Raja

"Ya mungkin lagi eranya banyak yang kepingin jadi raja ya, Pak," ujar Idham Azis ketika rapat kerja dengan Komisi III DPR di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (30/1).

Gubernur Papua Lukas Enembe Dievakuasi ke Jakarta, Ada Apa?
Indonesia
Gubernur Papua Lukas Enembe Dievakuasi ke Jakarta, Ada Apa?

Ia dibawa menggunakan pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan PK-LWB.

Eks Politikus Nasdem Andi Irfan Jaya Didakwa Jadi Perantara Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Eks Politikus Nasdem Andi Irfan Jaya Didakwa Jadi Perantara Suap Djoko Tjandra

"Terdakwa Andi Irfan Jaya dengan sengaja memberi bantuan kepada Pinangki Sirna Malasari yang merupakan pegawai negeri," kata Jaksa Didi Kurniawan

 BNPB Lakukan Prosedur Sesuai Penanganan COVID–19 Terhadap Pegawainya
Indonesia
BNPB Lakukan Prosedur Sesuai Penanganan COVID–19 Terhadap Pegawainya

Skrining awal yang dilakukan pada Rabu (29/4) diikuti oleh 502 orang dan didapatkan ada enam pegawai yang dinyatakan memiliki indikasi terinfeksi virus setelah melalui dua kali pengujian.

Temui Paus Fransiskus, Jusuf Kalla Bicarakan Soal Perdamaian
Dunia
Temui Paus Fransiskus, Jusuf Kalla Bicarakan Soal Perdamaian

Paus Fransiskus juga berpesan mengenai pentingnya menjaga kerukunan antarumat manusia di dunia, karena tidak ada perdamaian tanpa hubungan antarmanusia yang baik.

DPR Diragukan Mau Potong Gaji untuk Korban Corona, Beda Kalau Urusan Politik
Indonesia
DPR Diragukan Mau Potong Gaji untuk Korban Corona, Beda Kalau Urusan Politik

Lucius meminta, anggota DPR mengikuti langkah elemen masyarakat