Persediaan Plasma Konvalesen Menipis, Senator Gelar Donor di PMI Jakpus Komite III DPD menggelar aksi donor darah dan donor plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat, Jalan Pecenongan, Rabu (24/2). (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Komite III DPD menggelar aksi donor darah dan donor plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat, Jalan Pecenongan, Rabu (24/2).

Ketua Komite III DPD Sylviana Murni mengatakan, kegiatan donor darah ini sebagai upaya untuk mendukung pemenuhan ketersedian darah. Mengingat saat ini, ketersediaan darah di PMI sudah menipis, terutama dimasa pandemi COVID-19.

"Karena stok darah sudah menipis," ujar Sylviana saat memantau kegiatan aksi donor darah di kantor PMI Jakpus.

Baca Juga:

Keampuhan Donor Plasma Konvalesen Bagi Pasien COVID-19

Sylviana mengatakan, acara ini terus berkelanjutan di setiap kantor PMI di lima wilayah dan Kabupaten Pulau Seribu.

"Nanti donor plasmanya akan berlangsung di PMI DKI Jakarta di Jalan Kramat Raya," ujarnya.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Solo, dr. Kunti Dewi Saraswati menunjukkan alat donor plasma konvalesen di PMI Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)
Ilustrasi - Alat donor plasma konvalesen. (MP/Ismail)

"Kegiatan ini juga bekerja sama dengan ikatan keluarga alumni Lemhanas serta didukung oleh PMI Jakpus," tambahnya.

Baca Juga:

Dinkes Solo Usul Biaya Tes Screening Pendonor Plasma Konvalesen Dianggarkan di APBD

Ketua PMI Jakarta Pusat Soewardi Sulaiman menambahkan, kegiatan ini pihaknya menerjunkan 10 orang Unit Donor Darah DKI Jakarta. Dari hasil kegiatan tersebut terkumpul 110 kantong darah dari target 50 kantong donor.

Peserta donor terdiri dari relawan PMI, pramuka, PPSU, satpol PP, FKDM dan Pemuda Pancasila. (Asp)

Baca Juga:

Wagub Akui DKI Kekurangan Darah Plasma Konvalesen

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Didorong Tingkatkan Kesiapsiagaan di Laut Natuna Utara, Ada Apa?
Indonesia
Pemerintah Didorong Tingkatkan Kesiapsiagaan di Laut Natuna Utara, Ada Apa?

Konflik Laut China Selatan diakibatkan oleh perseteruan antara dua negara besar yakni Tiongkok dan Amerika Serikat

Dibantu Prancis, 2 Pelabuhan Ikan Jadi Contoh Pelabuhan Ramah Lingkungan
Indonesia
Dibantu Prancis, 2 Pelabuhan Ikan Jadi Contoh Pelabuhan Ramah Lingkungan

Program ini sesuai dokumen Rencana Pemanfaatan Pinjaman Luar Negeri) Tahun 2020 sesuai Kepmen PPN/Bappenas Nomor 65 Tahun 2020.

Moeldoko: Selama Dikelola Keluarga Soeharto TMII Nggak Pernah Untung
Indonesia
Moeldoko: Selama Dikelola Keluarga Soeharto TMII Nggak Pernah Untung

Menurut dia, TMII selalu merugi sehingga Yayasan Harapan Kita menombok sekitar Rp40-50 miliar.

Rizieq Shihab: Munarman Tolak Segala Bentuk Terorisme
Indonesia
Rizieq Shihab: Munarman Tolak Segala Bentuk Terorisme

40 orang kuasa hukum akan mendampingi Munarman

  Abaikan PSBB, Polisi Ancam Bubarkan Keramaian di Pusat Perbelanjaan
Indonesia
Abaikan PSBB, Polisi Ancam Bubarkan Keramaian di Pusat Perbelanjaan

ā€œKepolisian akan melakukan pencegahan atau penindakan jika terjadi kerumunan sampai meluber ke jalan-jalan.

Ketua PBNU Serukan UU Cipta Kerja Dilakukan Judicial Review
Indonesia
Ketua PBNU Serukan UU Cipta Kerja Dilakukan Judicial Review

UU Cipta Kerja yang baru diputuskan pada Senin (5/10) lalu itu sangat tidak seimbang karena hanya menguntungkan satu kelompok.

Ketua DPR: Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat Lebih Penting dari Segalanya
Indonesia
Ketua DPR: Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat Lebih Penting dari Segalanya

Puan juga menyampaikan duka mendalam, atas gugurnya 100 dokter yang menangani pandemi COVID-19.

Dalam 4 Bulan, BTN Salurkan 31 Ribu Unit KPR
KPR
Dalam 4 Bulan, BTN Salurkan 31 Ribu Unit KPR

Sejak pandemi dimulai pada awal 2020 hingga pertengahan April 2021,KPR Subsidi baik skema konvensional maupun syariah tersalurkan lebih dari 153 ribu unit rumah.

Anies Tambah Saham Bir Jadi 58,33 Persen?
Indonesia
Anies Tambah Saham Bir Jadi 58,33 Persen?

Pemprov DKI Jakarta membantah kepemilikan saham produsen bir PT Delta Djakarta (DLTA) bertambah dari semula 26,25 persen menjadi 58,33 persen per Oktober 2020.

Satgas COVID-19 Ungkap Penyebab Penurunan Kasus Corona
Indonesia
Satgas COVID-19 Ungkap Penyebab Penurunan Kasus Corona

Wiku mendorong agar kapasitas pemeriksaan kasus COVID-19 ditingkatkan. Terutama untuk orang-orang dengan riwayat perjalanan.