Perputaran Uang Saat Pemilu 2024 Dinikmati UMKM

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Desember 2023
Perputaran Uang Saat Pemilu 2024 Dinikmati UMKM
Ilustrasi pemilu. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Perputaran uang yang terjadi di tahun politik berasal dari belanja pemerintah untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mencapai sekitar Rp 50 triliun hingga Rp 60 triliun. Selain itu ada puluhan triliun yang dikeluarkan partai politik, caleg dan capres-cawapres.

Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana menyebutkan, kelompok usaha yang menikmati perputaran uang selama pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Baca Juga:

Peserta Pemilu Jangan Curi Start Kampanye di Televisi

Kelompok usaha tersebut yang banyak melayani pesanan keperluan kampanye untuk pemilu seperti percetakan kaos, kalender hingga atribut lainnya.

"Jadi di industri besar tidak, agak sedikit bergeser perputaran uang selama pemilunya kepada masyarakat menengah ke bawah," kata Danang dalam Seminar Proyeksi Ekonomi Indonesia 2024 di Jakarta, Rabu.

Menjelang Pemilu 2024, terdapat beberapa peluang bisnis yang dilihat dunia usaha, seperti di bidang jasa konsultasi politik, atribut pemilu, jasa pemasangan spanduk dan baliho, katering dan perencanaan kegiatan, perhotelan dan transportasi, hingga iklan, media sosial dan pemasaran digital.

Adapun untuk industri besar, Danang memperkirakan beberapa industri seperti tekstil, produsen bahan-bahan percetakan, transportasi, hingga logistik tetap akan tumbuh selama pemilu meski tidak besar, yakni meningkat sekitar 2 persen sampai 5 persen.

Ia mengingatkan, dampak ekonomi selama pemilu menjadi tidak berarti jika pemilu dan transisi kepemimpinan tidak berjalan dengan baik.

"Dunia usaha mengharapkan kehidupan demokrasi berlanjut dengan baik dan tidak terdistorsi praktik negatif pemilu," katanya.

Ia menyebutkan, diperlukan koridor hukum, pemilu damai, jujur dan adil, kontestan yang mengedepankan pertarungan gagasan, hingga ekspektasi dan pengawasan dunia internasional dalam pesta rakyat kali ini, guna terus mendukung kelancaran perekonomian.

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan perputaran uang di tahun politik akan mencapai Rp 100 triliun, yang berasal dari belanja makanan, minuman, akomodasi, hotel, transportasi, hingga logistik. (Asp)

Baca Juga:

3 Pemicu Polarisasi Pemilu 2024, Salah Satunya ASN Tak Netral

#UMKM #Pemilu 2024 #Pilpres 2024
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Bagikan