Perpus Keliling Polres Jakpus, Cara Jitu Tangkal Tawuran Kampung Perpustakaan Keliling Polres Jakarta Pusat. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat (Polres Jakpus) punya cara unik yang terbukti manjur untuk mengurangi tawuran kampung di wilayah mereka. Caranya dengan membuka Taman Bacaan Kemala Bhayangkari di Mapolres dan menyebar perpustakaan keliling ke daerah-darah rawan tawuran.

"Perpustakaan ini akan berpindah-pindah tempat di Jakarta Pusat, dan kita khususkan di daerah rawan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Roma Hutajulu, di Mapolres Jakpus, Senin (23/4).

Menurut Kapolres, wilayah Jakpus memang dikenal sebagai kawasan rawan tawuran kampung. Untuk itu, lanjut dia, Polres coba berinisiatif menyalurkan hasrat pelajar ke arah lebih positif lewat taman bacaan dan perpustakaan keliling.

"Di sini kan potensi konflik cukup tinggi, jadi dengan adanya taman baca dan perpustakaan motor dan mobil bisa mendorong masyarakat untuk melakukan hal yang positif," imbuh Roma.

Taman Baca Kemala Bhayangkari dan perpustakaan keliling ini sudah berjalan sejak 12 Oktober 2017 lalu. Hingga saat ini Taman Bacaan dan Perpustakaan keliling masih terus berjalan memenuhi kebutuhan masyarakat.

perpus keliling polres jakpus
Perpustakaan Keliling Polres Jakarta Pusat. (MP/Asropih)

Roma menambahkan bertepatan dengan Hari Buku Sedunia akan ditambah koleksi buku yang ada saat ini. Perpustakaan keliling sendiri ‎disajikan dengan menggunakan mobil dan motor agar bisa berputar ke seluruh wilayah Jakpus.

"Diharapkan penambahan buku ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di taman bacaan dan perpustakaan keliling‎," tegas perwira polisi berpangkat melati tiga itu.

Di lokasi yang berbeda, Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Amin Muharjo mengungkapkan saat ini perpustakaan keliling untuk kendaraan mobil memiliki satu buah dan motor memiliki dua kendaraan. "Mobil ada satu dan motornya ada dua. Mobil itu berputar mencari lokasi yang ramai dan rawan," kata Amin saat dikonfirmasi merahputih.com, Senin (23/4).

Amin mengaku dengan adanya Taman Baca dan Perpustakaan Keliling warga berbondong-bondong untuk membaca buku. Bahkan kegiatan ini juga dapat mengenal satu sama lain, karena mereka sering bertemu. "Masyarakat kelihatanya si seneng dengan ada taman bacaan dan perpustakaan keliling ini," ungkap Amin. (Asp)

Kredit : asropih


Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH