PPKM Diperpanjang sampai 30 Agustus 2021, Jokowi Longgarkan Kegiatan Masyarakat Presiden Joko Widodo saat meresmikan ruas Samboja-Palaran Jalan Tol Balikpapan-Samarinda akhir 2019. (ANTARA/Novi Abdi)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memperpanjang kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sampai 30 Agustus 2021.

"Mulai tanggal 24-30 Agustus 2021 beberapa daerah diturunkan dari level 4 ke 3," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam siaran langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (23/8)

Baca Juga

Nadiem Tegaskan PTM Dibuka Tergantung Level PPKM, Bukan Vaksinasi

Lanjut Kepala Negara, untuk Pulau Jawa dan aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya sudah berada di level 3 mulai tanggal 24 Agustus 2021.

Untuk Pulau Jawa-Bali ada perkembangan yang cukup baik, Level 4 dari 67 kabupaten/kota berkurang menjadi 51 kabupaten/kota, Level 3 dari 59 kabupaten/kota menjadi 67 kabupaten/kota, dan Level 2 dari dua kabupaten/kota menjadi sepuluh kabupaten dan kota.

Dengan melihat mulai membaiknya beberapa indikator, pemerintah akan mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian secara bertahap atas beberapa pembatasan kegiatan masyarakat.

"Pusat perbelanjaan/mal diperbolehkan buka sampai dengan pukul 20.00 dengan maksimal 50 persen kapasitas, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, yang diatur lebih lanjut oleh pemerintah daerah," sambungnya.

Solo Paragon Mall (SGM) tutup selama diberlakukan PPKM Level 4 di Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Solo Paragon Mall (SGM) tutup selama diberlakukan PPKM Level 4 di Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Kemudian, kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini, Tempat ibadah diperbolehkan dibuka untuk kegiatan ibadah maksimal 25 persen kapasitas atau maksimal 30 orang.

"Restoran diperbolehkan makan di tempat dengan maksimal 25 persen kapasitas, dua orang per meja, dan pembatasan jam operasional hingga pukul 20.00," ucapnya.

Penyesuaian atas beberapa pembatasan kegiatan masyarakat ini dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk.

Pembukaan kembali aktivitas masyarakat tetap harus dilakukan tahap demi tahap seiring dengan peningkatan protokol kesehatan, testing dan tracing yang tinggi, serta cakupan vaksinasi yang semakin luas.

"Hal-hal tersebut perlu dilakukan agar pembukaan kembali aktivitas masyarakat tidak berdampak pada peningkatan kasus," pungkas Jokowi. (Knu)

Baca Juga

Pelonggaran PPKM Picu Kenaikan Mobilitas Pengguna KRL

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
1,1 Ton Sabu Gagal Beredar di Indonesia, Kapolri Ingin Ada 'Kampung Tangguh Narkoba'
Indonesia
1,1 Ton Sabu Gagal Beredar di Indonesia, Kapolri Ingin Ada 'Kampung Tangguh Narkoba'

Sigit menyerukan kepada anggota untuk perang melawan narkoba

Kejagung Sita Aset Tanah Belasan Ribu Meter Persegi Diduga Hasil Korupsi LPEI
Indonesia
Kejagung Sita Aset Tanah Belasan Ribu Meter Persegi Diduga Hasil Korupsi LPEI

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menyita tiga bidang tanah seluas belasan ribu meter persegi tanah di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kubu Angin Prayitno Sebut Pemeriksaan Pajak PT Johnlin Baratama Bukan di Eranya
Indonesia
Kubu Angin Prayitno Sebut Pemeriksaan Pajak PT Johnlin Baratama Bukan di Eranya

"Faktanya pemeriksaan pajak PT Johnlin Baratama dilakukan sudah bukan di Era Angin Prayitno Aji," ujar Syaefullah Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa.

DPR Desak Pemerintah Segera Bentuk Pengadilan Khusus Pilkada
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Segera Bentuk Pengadilan Khusus Pilkada

Selama ini penyelesaian perselisihan pilkada dilakukan di Mahkamah Konstitusi (MK) sehingga jika badan peradilan khusus tersebut dibentuk maka MK tidak lagi menangani sengketa pilkada.

Komnas HAM Minta Pemerintah Libatkan Banyak Pihak Susun RUU KKR
Indonesia
Komnas HAM Minta Pemerintah Libatkan Banyak Pihak Susun RUU KKR

Karena begitu pentingnya RUU KKR tersebut, Amiruddin menegaskan sebaiknya pemerintah terbuka sedari awal dalam menyusun draft RUU KKR tersebut serta melibatkan banyak pihak, terutama perwakilan keluarga korban dan korban.

12 Penambang Emas di Madina Tewas Tertimbun Tanah
Indonesia
12 Penambang Emas di Madina Tewas Tertimbun Tanah

Sebanyak 12 penambang tewas tertimbun tanah saat mencari butiran emas di Desa Bandar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Patung PB VI di Lereng Merapi-Merbabu Tandai Peran Sang Raja dalam Perang Jawa
Indonesia
Patung PB VI di Lereng Merapi-Merbabu Tandai Peran Sang Raja dalam Perang Jawa

Patung setinggi 4 meter lebih itu didirikan di puncak Kecamatan Selo, tepatnya di bawah lereng Gunung Merapi-Merbabu.

Komnas HAM Minta Penyidikan Kebakaran Lapas Tangerang Mendalam, Objektif dan Transparan
Indonesia
Komnas HAM Minta Penyidikan Kebakaran Lapas Tangerang Mendalam, Objektif dan Transparan

Kalau soal investigasi yang lebih dalam tentu kita sudah kontak juga dengan Kapolda

Mahasiswa dan Dosen di Unesa Diduga Alami Pelecehan Seksual
Indonesia
Mahasiswa dan Dosen di Unesa Diduga Alami Pelecehan Seksual

Seluruh mahasiswi Unesa yang pernah mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh dosen, baik secara fisik atau verbal bisa segera melaporkan.

Hujan Lebat Serta Angin Kencang di Jakarta dan Sejumlah Provinsi Lainnya
Indonesia
Hujan Lebat Serta Angin Kencang di Jakarta dan Sejumlah Provinsi Lainnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat untuk waspada akan potensi hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang di sejumlah provinsi di Indonesia pada Jumat. Dalam sistem peringatan dini cuaca, BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, seperti di Aceh, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta.