Perpaduan Katun dan Rajut dan Warna Bumi Hiasi Fashion 2024
Benang Jarum luncurkan desain terbaru rayakan hari jadi ke-4 tahun dengan tema "4everforward" (ANTARA/Fitra Ashari)
MerahPutih.com - Perusahan modest fashion Benang Jarum meluncurkan koleksi terbaru dengan monogram lebih kecil khas Benang Jarum di hari jadi ke-4 dengan tema "4everforward".
Desain kemeja tunik yang cocok dipadupadankan dengan celana dengan bahan sedikit kaku, kemeja maxi dress dengan monogram dan salur berbahan flowy, kemeja putih dengan bordir di kantong depan, lace shirt, mix fabric shirt campuran katun dan rajut serta kemeja satin monogram.
Co Founder Benang Jarum Allysa Hawadi mengatakan desain perpaduan katun dan rajut (knit) akan menjadi tren di “ramalan” fashion tahun 2024 ini.
Baca Juga:
Uniqlo:C Spring 2024 Hadirkan Koleksi Pakaian Lebih Leisurely
"Berpacu pada fashion forcast yang diikuti setiap tahunnya, jadi dari tahun kemarin sudah lihat forecast-nya yang akan jadi tren tahun depan serentak brand akan mengeluarkan campuran knit sama cotton,” katanya saat ditemui media di Jakarta, Minggu (25/2).
Allysa mengatakan, jika pembeli ingin memiliki pakaian dengan bahan rajut, katun, atau campuran keduanya, usahakan untuk mematuhi aturan perawatan yang ada di laudry tag yang biasa ada di setiap baju.
Hal itu karena setiap bahan memiliki cara perawatan yang berbeda supaya baju lebih awet seperti jangan digantung, cuci dengan air dingin dan cuci dengan metode quick wash atau cuci cepat. Jika memiliki dana lebih, disarankan untuk di laundry.
"Kalau pakai knit selalu dilipat, jangan dicuci dengan air panas, atau beli kantung laundry yang berjaring, lalu cuci di mesin cuci itu bisa anti rusak juga,” sarannya.
Menurutnya, baju berbahan rajut memang membutuhkan perawatan ekstra karena harganya yang sebanding dengan kualitas yang didapat.
Selain campuran katun dan rajut, tahun ini para pemilik jenama mode juga akan kembali ke warna earth tone atau warna bumi seperti cokelat, merah maroon, merah bata gelap, hijau emerald atau biru donker dengan nuansa bold dan lebih gelap.
Warna-warna tersebut juga akan menjadi tren warna yang diperkirakan akan dipakai saat lebaran nanti dan bukan ke pastel pucet.
Tahun ini, Benang Jarum mengeluarkan mengeluarkan monogram atau lambang identitas merk sengaja dibuat lebih simpel untuk menyesuaikan pribadi customer yang tidak suka monogram terlalu besar. (*)
Baca Juga:
Pakaian Praktis nan Ringan Kini Lebih Disukai
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir
Tumbler Viral, Lebih daripada Gaya Hidup Sehat tapi Fashion Statement
Panduan Thrifting Jakarta, Rekomendasi Seru dari Blok M Square hingga Pasar Santa
Menenun Cerita Lintas Budaya: Kolaborasi Artistik Raja Rani dan Linying
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Dari Sneakers Langka hingga Vinyl Kolektibel, Cek 3 Zona Paling Hits di USS 2025
USS 2025 Resmi Dibuka: Lebih Megah, Lebih 'Kalcer', dan Penuh Kolaborasi Epik
USS 2025 Kembali Digelar di JICC, Lebih dari 300 Brand Bakal Ikut Berpartisipasi!
Ekspresi Duka Laut dalam Koleksi ‘Larung’ dari Sejauh Mata Memandang di Jakarta Fashion Week 2026
Jakarta Fashion Week 2026: Merayakan Warisan Gaya dan Regenerasi Desainer Tanah Air