Perombakan Kabinet, Muhaimin: Mepet-mepet Baru Diajak Bicara Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau cak Imin saat menghadiri acara di Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Perombakan kabinet menguat sejak pertemuan petinggi partai koalisi dengan Presiden di Istana, 25 Agustus 2021. Hal ini karena ikut sertanya Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), yang kemudian disebut sebagai Sahabat Baru Koalisi Jokowi.

Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan, isu perombakan (reshuffle) kabinet masih sebatas rumor. Jika presiden melakukan perombakan menteri di kabinetnya, biasanya mengumpulkan para ketua partai pendukung atau minimal menghubungi mereka.

Baca Juga:

Menakar Peluang Hadi Tjahjanto Masuk Kabinet Jokowi

"Sampai detik ini belum ada. Bisa jadi mepet-mepet baru diajak bicara," ujarnya di Jakarta, Rabu (1/12).

Muhaimin mengaku, belum mendapatkan informasi terkait isu mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang kemungkinan masuk dalam kabinet kerja Jokowi-Ma'ruf.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengungkapkan hingga saat ini tidak ada rencana dari Presiden RI Joko Widodo untuk melakukan perombakan kabinet atau reshuffle kabinet.

Ketum  PKB Muhaimin Iskandar. (Foto: Antara)
Ketum PKB Muhaimin Iskandar. (Foto: Antara)

"Sampai sekarang tidak ada rencana tersebut. Sampai sekarang ya," ujar Pratikno.

Pratikno mengatakan, saat ini semua menteri dan wakil menteri terus bekerja seperti biasa. Terlebih dengan adanya varian baru COVID-19 Omicron.

"Pokoknya semua menteri tetap bekerja seperti biasanya, semua wamen (wakil menteri) tetap bekerja seperti biasanya. Jadi kita terus waspada apalagi ini ada COVID-19 varian baru Omicron, kita harus waspada, apalagi juga ada libur Natal dan Tahun Baru 2022," katanya dikutip antara . (*)

Baca Juga:

Marsekal Hadi Tjahjanto Dikabarkan Masuk Kabinet, Moeldoko: Tunggu Saja Waktunya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Kembali Perpanjang Masa Penahanan Bekas Mensos Juliari Batubara
Indonesia
KPK Kembali Perpanjang Masa Penahanan Bekas Mensos Juliari Batubara

Perpanjangan masa penahanan ini dilakukan lantaran tim penyidik masih memerlukan waktu merampungkan penyidikan kedua tersangka.

BNPT Gandeng Eks Napiter Sukseskan Program Vaksinasi Massal
Indonesia
BNPT Gandeng Eks Napiter Sukseskan Program Vaksinasi Massal

Para eks napiter yang sudah divaksin ini diharapkan bisa turut membantu mensukseskan vaksinasi

Anak Buah Anies Beberkan 3 Pelanggaran PT Equity Life Indonesia saat PPKM Darurat
Indonesia
Anak Buah Anies Beberkan 3 Pelanggaran PT Equity Life Indonesia saat PPKM Darurat

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah menerangkan pihaknya menemukan sejumlah pelanggaran PT Equity Life yang ditemukan pada Selasa (6/7)

Penggolongan SIM C Dimulai Bulan Ini, Biaya Pembuatan Tetap Sama
Indonesia
Penggolongan SIM C Dimulai Bulan Ini, Biaya Pembuatan Tetap Sama

Kepolisian Republik Indonesia sudah menerbitkan peraturan baru berkenaan penggolongan Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus sepeda motor. Adapun SIM C yang dibagi menjadi tiga jenis bakal diberlakukan pada Agustus 2021 ini.

Faisal Basri: Tidak Pantas Kimia Farma Jual Vaksin COVID-19 Mandiri
Indonesia
Faisal Basri: Tidak Pantas Kimia Farma Jual Vaksin COVID-19 Mandiri

Ekonom senior Faisal Basri mengkritik keras tindakan tersebut. Menurutnya, jumlah vaksin yang masih terbatas di dalam negeri. Bahkan, ia menyebutnya sebagai tindakan tak pantas.

Novel Cs Layak Diprioritaskan Jadi Tenaga Kerja Kontrak di KPK
Indonesia
Novel Cs Layak Diprioritaskan Jadi Tenaga Kerja Kontrak di KPK

TWK tersebut meliputi integritas dalam berbangsa dan bernegara serta kesetiaan terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan netralitas dan anti-radikalisme

[HOAKS atau FAKTA] UAS Jadi Tersangka!! Polri Amankan Uang Sumbangan Umat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] UAS Jadi Tersangka!! Polri Amankan Uang Sumbangan Umat

“Akhirnya terungkap- Polri Temukan Bukti Baru, UAS Terjerat Pasal Berlapis”.

[HOAKS atau FAKTA]: BI Keluarkan Uang Koin Anyar Rp 100 Ribu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BI Keluarkan Uang Koin Anyar Rp 100 Ribu

Bank Indonesia memang pernah mengeluarkan uang logam Rp 100.000. Namun uang tersebut dicetak pada 1974 dan merupakan uang rupiah khusus (URK).

Maskur Husain Akui Terima Rp 1,8 Miliar dari Azis Syamsuddin
Indonesia
Maskur Husain Akui Terima Rp 1,8 Miliar dari Azis Syamsuddin

Maskur mengakui dirinya menerima uang Rp 1,8 miliar dari Azis Syamsuddin. Uang tersebut diduga untuk membantu mengamankan Azis dalam perkara yang sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hari ini dan Besok, Andika Perkasa Berhadapan Dengan DPR
Indonesia
Hari ini dan Besok, Andika Perkasa Berhadapan Dengan DPR

Andika yang merupakan Kepala Staf Angkaran Darat (KSAD) akan menjalani uji kelayakan yang dilaksanakan pada 4-5 November 2021 oleh Komisi I DPR RI.