Pernyataan Terbuka Leipzig Dalam Album 'Third Poetica Manifesto'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Februari 2024
Pernyataan Terbuka Leipzig Dalam Album 'Third Poetica Manifesto'

Leipzig telurkan album ketiga. (Foto: Dok/Leipzig)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Unit post-punk asal Bandung Leipzig coba merevolusi musik, dengan memainkan ciri avant-garde dengan genre apapun melalui album kejutan Third Poetica Manifesto.

"Third Poetica Manifesto lebih dari sekadar album; ini adalah sebuah manifesto, sebuah pemberontakan yang dapat didengar terhadap hal-hal yang biasa," tulis Leipzig dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com, Rabu (29/2).

Baca juga:

Tur di 8 Kota Eropa, KUNTARI Bagikan Tips Jalankan Tur Luar Negeri Secara Mandiri

Dengan komitmen yang tak tergoyahkan untuk mendorong batas-batas musik, Leipzig mengajak pendengarnya dalam sebuah perjalanan otak melalui lanskap pendengaran yang menentang konvensi.

Lebih lanjut, Leipzig dengan mudah menggabungkan energi mentah, lirik yang menggugah seperti yang mereka lakukan pada rilisan sebelumnya, dan suara khas yang memberi penghormatan kepada akar post-punk mereka sambil melontarkannya ke wilayah yang belum dipetakan, tetapi entah bagaimana masih terdengar begitu akrab.

Baca juga:

Nadhira Suri Bawakan Ulang Lagu 'Sementara' Float

Melalui album ini, Leipzig memberikan penampilan yang penuh teka-teki dan memikat, menenun permadani liris yang melampaui yang biasa. Keahlian musik band ini, ditambah dengan eksplorasi lanskap sonik yang tidak biasa, menjadikan "Third Poetica Manifesto" sebagai salah satu kekuatan dalam genre post-punk.

"Ini adalah sebuah deklarasi kemandirian artistik, sebuah jari tengah yang mengacungkan jari tengah kepada duniawi dan seruan bagi mereka yang mendambakan sesuatu yang luar biasa," pungkas Leipzig. (far)

Baca juga:

We Are Neurotic Kembali dengan 'Hyperservice'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
Linkin Park: Unshatter merekam perjalanan band setelah tujuh tahun jeda pascakepergian Chester Bennington dan hadirnya dua anggota baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
ShowBiz
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ZZUF kembali lewat album penuh kedua yang berisi 15 lagu. Album ini menghadirkan kolaborasi dengan softtrauma, Deathro, dan After Hours.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ShowBiz
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
Zeke and The Popo menyiapkan sesi dengar Crazy Life di 9 kota jelang perilisan album kedua pada 7 Oktober 2026 melalui Black Morse Records.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
ShowBiz
Single 'Without You' Jadi Cara Polaris Menghadapi Duka Kehilangan, Simak Liriknya
Polaris kembali setelah tiga tahun tanpa musik baru lewat “Without You”, single yang lahir dari duka atas meninggalnya gitaris Ryan Siew pada 2023.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Single 'Without You' Jadi Cara Polaris Menghadapi Duka Kehilangan, Simak Liriknya
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
ShowBiz
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
Lagu ini menangkap perasaan ketika seseorang berada dalam situasi yang membuat sesak, tetapi tetap harus menjalani hari seperti biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
Bocoran singkat itu pun langsung memunculkan rasa penasaran mengenai judul lengkap lagu yang dimaksud.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
ShowBiz
'Bass Persuades', Cara Miley Cyrus Mengembalikan Musik sebagai Pengalaman
'Bass Persuades' menyimpan kritik terhadap kebiasaan manusia modern yang terlalu terpaku pada layar ponsel.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
'Bass Persuades', Cara Miley Cyrus Mengembalikan Musik sebagai Pengalaman
ShowBiz
Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
Ia menyampaikan pesan tersebut ketika memperkenalkan lagu protes Hind's Hall, yang dirilis pada 2024, dan mengkritik operasi militer Israel di Gaza.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
ShowBiz
Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
Sheeran memintanya menyumbangkan USD 2 juta untuk bantuan kemanusiaan di kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
Bagikan