Pernyataan Arteria Dahlan soal Bahasa Sunda Dianggap Bikin Gaduh Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. Foto: Dok. DPR RI

MerahPutih.com - Pernyataan Anggota DPR RI Arteria Dahlan yang meminta Kejaksaan Agung untuk memberhentikan seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) hanya karena berbicara bahasa Sunda dinilai tidak etis.

"Lagi-lagi membuat kegaduhan yang menyentuh wilayah SARA dan melecehkan Konstitusi UUD 1945, khususnya Pasal 32 ayat (2) UUD 1945," ucap Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia Petrus Selestinus melalui keterangan tertulis, Rabu (19/1).

Baca Juga

Paguyuban Pasundan Sebut Pernyataan Arteria Lukai Masyarakat Sunda

Menurut dia, aturan itu memberi keleluasaan kepada setiap orang warga masyarakat untuk mengembangkan dan melestarikan bahasa daerahnya sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa yang harus dihormati.

Petrus menyampaikan, Arteria seharusnya mengemban fungsi representasi rakyat dengan hak-hak tradisionalnya sebagai kekayaan budaya nasional termasuk bahasa daerah.

"Dengan demikian tidak ada yang salah dari seorang Kepala Kejaksaan Tinggi, ketika berbahasa Sunda dalam sebuah forum resmi maupun tidak resmi di hadapan siapapun rakyat Indonesia," tegasnya.

Baca Juga

Wanita di Balik Layar Perdamaian Arteria dan Ibunya dengan Anggiat Pasaribu

Di sisi lain, dia meminta PDIP untuk mempertimbangkan untuk merecall Arteria. Pasalnya, Arteria disebut berkali-kali melakukan hal yang kontrapoduktif dan mengabaikan tata krama.

"Karena itu PDIP tidak boleh anggap remeh dengan perilaku Arteria Dahlan, karena bukan hanya sekali atau dua kali membuat gaduh di publik, tetapi sudah berkali-kali apalagi soal bahasa Sunda sudah masuk wilayah SARA," tegasnya. (Pon)

Baca Juga

Ridwan Kamil Hingga Sesama DPR Desak Arteria Dahlan Minta Maaf

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lembaga Survei Boni Hargens Sebut Budi Gunawan Tokoh Paling Berpengaruh
Indonesia
Lembaga Survei Boni Hargens Sebut Budi Gunawan Tokoh Paling Berpengaruh

Survei ini dilakukan sejak 30 Agustus sampai 12 September 2022 terhadap kelas menengah intelektual, yang terdiri dari para dosen/pakar, peneliti, anggota LSM/NGO dan aktivis/seniman di 34 provinsi.

[HOAKS atau FAKTA]: Krisis Pangan dan Ekonomi Melanda Eropa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Krisis Pangan dan Ekonomi Melanda Eropa

Akun Twitter dengan nama pengguna “tukangrosok___” mengunggah sebuah video yang menunjukkan segerombolan orang tengah mengumpulkan makanan dari tong sampah.

Pengusaha Transportasi Diminta Gratiskan Antar Lansia ke Tempat Vaksinasi
Indonesia
Pengusaha Transportasi Diminta Gratiskan Antar Lansia ke Tempat Vaksinasi

Menurut Uu, Pemda Provinsi Jabar telah mempersiapkan matang vaksinasi booster ini. Mulai dari sarana prasarana, struktur, infrastruktur, hingga suprastruktur.

Hasil Autopsi Anggota TNI Dalang Penembakan Istri Sendiri Tewas Keracunan Sianida
Indonesia
Hasil Autopsi Anggota TNI Dalang Penembakan Istri Sendiri Tewas Keracunan Sianida

Almarhum Kopda Muslimin, merupakan tersangka otak pelaku terduga penembakan terhadap istrinya sendiri, Rina Wulandari.

Sekjen Gerindra Ogah Tanggapi Wacana Penundaan Pemilu 2024
Indonesia
Sekjen Gerindra Ogah Tanggapi Wacana Penundaan Pemilu 2024

Wacana penundaan Pemilu 2024 terus bergulir dan menuai pro kontra banyak pihak.

20 Pasien Omicron Pakai Oksigen, Menkes Sebut Masih Rendah Dibanding Kasus Delta
Indonesia
20 Pasien Omicron Pakai Oksigen, Menkes Sebut Masih Rendah Dibanding Kasus Delta

Tetapi baiknya adalah turunnya juga cepat dan hospitalisasi rendah

Ruang Kerja Puan Cs hingga MKD DPR Di-lockdown
Indonesia
Ruang Kerja Puan Cs hingga MKD DPR Di-lockdown

DPR melakukan lockdown di beberapa ruang di gedung parlemen, Senayan, Jakarta.

Terbagi 19 Paket Kontrak, Proyek IKN Tahap 1 Telan Biaya Rp 5,3 Triliun
Indonesia
Terbagi 19 Paket Kontrak, Proyek IKN Tahap 1 Telan Biaya Rp 5,3 Triliun

Proyek pembangunan IKN Tahap I senilai Rp 5,3 triliun terbagi dalam 19 paket kontrak.

Tabrak Bos Indomaret hingga Tewas, Pengemudi Truk Diduga Kurang Konsentrasi
Indonesia
Tabrak Bos Indomaret hingga Tewas, Pengemudi Truk Diduga Kurang Konsentrasi

Kabar duka datang dari PT Indomarco Prismatama (Indomaret). Salah satu pimpinan Indomaret, Howard Timotius Palar (60) meninggal karena mengalami kecelakaan saat bersepeda.

Anwar Ibrahim Resmi jadi Perdana Menteri Malaysia
Dunia
Anwar Ibrahim Resmi jadi Perdana Menteri Malaysia

Anwar Ibrahim bakal menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah sebagai Perdana Menteri pada pukul 5 sore petang ini di Istana Negara.