Pernah Coba Kuliner Berbahan Daun Kelor? Ada Uta Kelo Khas Suku Kaili Uta kelo. (Foto: Instagram @ema04_)

SUKU Kaili adalah etnis yang menempati wilayah Sulawesi Tengah. Suku Kaili tersebar di Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kota Palu, juga di seluruh daerah lembah antara Gunung Gawalise, Gunung Nokilalaki, Kulawi, dan Gunung Raranggonau. Sebagian tersebar di wilayah lain yaitu pantai timur Sulteng.

Seperti halnya semua suku yang ada di Indonesia memiliki kekhasannya pada berbagai elemen kehidupannya. Salah satu kuliner khas Suku Kalili patut dicoba yaitu uta kelo. Uta kelo merupakan makanan sayur tradisional berbahan baku daun kelor.

Mungkin kamu baru mendengar ada kuliner berbahan daun kelor. Tapi jangan salah, selain nikmat, kuliner daun kelor atau merunggai (Moringa oleifera) juga diakui memiliki banyak khasiat. Daun kelor di antaranya sebagai antioksidan, meningkatkan ketahanan tubuh, manfaat untuk kulit, antiperadangan, dan kesehatan untuk mata dan otak.

Uta kelo makanan khas Suku Kaili, Sulawesi Tengah, disandingkan dengan lauk pauk. (Instagram/ phutrywardhana)
Uta kelo makanan khas Suku Kaili, Sulawesi Tengah, disandingkan dengan lauk pauk. (Instagram @phutrywardhana)

Uta kelo adalah makanan pendamping nasi masyarakat di wilayah Kabupaten Donggala. Makanan berkuah ini seperti gulai daun singkong dengan rasa gurih campuran santan kelapa. Selain itu berciri khas pedas dengan cabai rawit.

Di daerah lain, daun kelor biasa ditemukan sebagai tanaman pagar hidup dan harus terus dipangkas karena cepat tumbuh terutama pada musim hujan. Daun kelor dikenal sebagai tanaman obat. Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut daun kelor sebagai pohon ajaib. Dalam studi WHO, tanaman ini telah memberikan manfaat berharga dan murah terhadap masyarakat di negara-negara termiskin dunia.

"Kelo" dalam bahasa Suku Kaili berarti daun kelor. Daun ini banyak tumbuh di sekitar tempat tinggal Suku Kaili, sehingga dengan mudah didapat. Pada umumnya, sayur santa uta kelo mirip dengan daun katuk tapi dengan daun lebih kecil. Rasanya pun disebut-sebut tidak jauh dengan sayur daun untuk ibu hamil itu.

Uta kelo saat ini tidak hanya sebagai kuliner masakan rumah. Di Kota Palu, Sulawesi Tengah, misalnya kamu bisa mendapatkan kuliner uta kelo dengan mudah karena menjadi salah satu sajian di beberapa rumah makan. Uta kelo disajikan bersama lauk pauk lain.

Uta kelo makanan khas Suku Kaili, Sulawesi Tengah, disandingkan dengan lauk pauk. (Instagram/ phutrywardhana)
Uta kelo makanan khas Suku Kaili, Sulawesi Tengah, disandingkan dengan lauk pauk. (Foto: Instagram @phutrywardhana)

Resep uta kelo tidak jauh berbeda dengan sayur santan daun singkong. Ada bumbu rempah seperti cabai merah, cabai keriting, dan bawang merah. Beberapa pengolahan uta kelo menggunakan ebi (udang) dan terung. Penambahan dua bahan ini menambah kelezatan uta kelo.

Kalau berkunjung ke Sulawesi Tengah, utamanya ke Kabupaten Donggala atau Kota Palu, kamu harus mencoba kuliner khas Suku Kaili uta kelo. Kuliner daun kelo bisa dengan ditemukan di rumah-rumah makan di Kota Palu. (zul)

Baca juga berita lainnya tentang kuliner khas Indonesia dalam artikel: Kampiun, Rajanya Jenis Kolak dan Bubur Manis

Kredit : zulfikar

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH