Permintaan Tanggapi Jaksa Ditolak, Rizieq Siapkan Pledoi Petugas Kepolisian menghalau tim kuasa hukum yang memaksa masuk ke dalam gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman

MerahPutih.com - Pengacara terdakwa Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengaku kecewa dengan keputusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur yang tak mengizinkan kliennya membalas tanggapan jaksa.

Aziz mengatakan, pihaknya berencana menempuh jalur lain dengan pembacaan pledoi atau nota pembelaan Rizieq Shihab atas jawaban jaksa penuntut umum (JPU).

"Tadi kita mau tanggapi, tapi menurut KUHP kan sudah tidak ada kesempatan lagi, jadi nanti saja di pembelaan, di pledoi," ujar Azis usai sidang Rizieq di PN Jakarta Timur, Selasa (30/3).

Baca Juga:

Rizieq Shihab Protes Keluarganya Kehujanan di PN Jaktim

Menurutnya, ada beberapa hal yang tadinya diungkapkan Rizieq Shihab mengenai pernyataan jaksa. Tapi, hal itu urung dilakukan kleinnya karena tidak mendapat lampu hijau dari majelis hakim.

"Terkait dengan klaim mereka bahwa kita mengemukakan bahasa-bahasa yang kurang pantas. Kita sudah sampaikan secara sederhana saja, bahwa pihak yang dizalimi itu berhak untuk mengatakan bahasa yang sesungguhnya, meskipun itu kasar," paparnya.

Tangkapan layar sidang Rizieq Shihab dengan agenda pendapat JPU atas eksepsi terdakwa di PN Jakarta Timur, Selasa (29/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Tangkapan layar sidang Rizieq Shihab dengan agenda pendapat JPU atas eksepsi terdakwa di PN Jakarta Timur, Selasa (29/3/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Pernyataan yang dianggap jaksa kasar itu, kata Azis, seperti dungu, zalim dan pandir saat kliennya menyampaikan eksepsi pada sidang Jumat (26/3) pekan sebelumnya.

"Mungkin dungu, zalim, pandir dan sebagainya, yang kita masukkan di eksepsi," urainya.

Lanjut dia, sidang terdakwa Rizieq Shihab atas kasus karantina kesehatan akan dilanjutkan pada Selasa 6 April 2021 pekan depan dengan agenda yang sama, pada perkara nomor 221, 222 dan 226.

Baca Juga:

Jaksa Sebut Eksepsi Rizieq Shihab Berlebihan

Perkara nomor 221 untuk kasus kerumunan Petamburan, 222 kasus kerumunan Petamburan, dan 226 kasus kerumunan Megamendung.

"Sidang offline," pungkas kuasa hukum eks pentolan FPI itu. (Asp)

Baca Juga:

Rizieq Shihab Menolak Dikaitkan dengan Aksi Terorisme

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PT AP II Perketat Protokol Kesehatan di Bandara Soetta dan Halim
Indonesia
PT AP II Perketat Protokol Kesehatan di Bandara Soetta dan Halim

Bagi penumpang pesawat yang berangkat atau tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma diharap memperhatikan lima hal

La Nina Picu Longsor, Banjir Hingga Banjir Bandang, BMKG Minta Masyarakat Waspada
Indonesia
La Nina Picu Longsor, Banjir Hingga Banjir Bandang, BMKG Minta Masyarakat Waspada

Perbedaan suhu itu mengakibatkan terjadinya pergerakan aliran masa udara basah dari Samudera Pasifik

Menpan RB Sebut ASN di PPKM Level 3 dan 4, 100 Persen WFH
Indonesia
Menpan RB Sebut ASN di PPKM Level 3 dan 4, 100 Persen WFH

Pemerintah telah menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4 di sejumlah wilayah.

Polri: Nyala Api Terbuka Penyebab Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Indonesia
Polri: Nyala Api Terbuka Penyebab Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Puslabfor menyimpulkan sumber api bukan karena hubungan arus pendek, namun diduga karena nyala api terbuka

Pertamina Masih Cari Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Balongan
Indonesia
Pertamina Masih Cari Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Balongan

"Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir

Megawati Minta Seluruh Petugas Partainya Bercocok Tanam
Indonesia
Megawati Minta Seluruh Petugas Partainya Bercocok Tanam

Hasto sempat membeberkan kiat untuk menjaga kebugaran tubuh

Wilayah-wilayah di Negara Eropa Berikut Berisiko Tinggi COVID-19
Dunia
Wilayah-wilayah di Negara Eropa Berikut Berisiko Tinggi COVID-19

Jerman menambahkan wilayah di 11 negara Eropa ke daftar tujuan yang dikategorikan sebagai zona risiko COVID-19.

Pemudik Menuju Jabodetabek Saat Arus Balik Wajib Swab COVID-19
Indonesia
Pemudik Menuju Jabodetabek Saat Arus Balik Wajib Swab COVID-19

Kondisinya saat ini pada Mei 2021, kontribusi kasus nasional dari Pulau Jawa turun 11,06 persen

Nyaris 7 Ribu Pasien COVID-19 Sembuh Setelah Dirawat di RSD Wisma Atlet
Indonesia
KPK Minta Mensos Juliari Tersangka Suap Bansos COVID-19 Menyerahkan Diri
Indonesia
KPK Minta Mensos Juliari Tersangka Suap Bansos COVID-19 Menyerahkan Diri

Mensos Juliari P. Batubara sempat berjanji kooperatif dengan penyidikan KPK Sabtu (5/12) siang.