Permintaan Rehabilitasi Nunung belum Tentu Dikabulkan Nunung. (ANTARA/Agus Apriyanto)

Merahputih.com - Polisi belum menerima surat permohonan rehabilitasi terhadap tersangka kasus narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung bersama suaminya July Jan Sambiran. Nantinya, jika nunung mengajukan maka surat permohonan rehab tersebut akan dievaluasi terlebih dulu oleh penyidik.

“Kita belum terima surat permohonan rehab ya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (23/7).

Baca Juga: Nunung Jadi Budak Narkoba Demi Daya Tahan Tubuh

Menurut Argo, ada tahap yang harus dilalui Nunung. Hal itu menjadi syarat dikabulkannya permohonan rehabilitas tersangka Nunung dan suaminya. "Semuanya berproses, kan semuanya harus ada asesmen dan sebagainya,” ungkap Argo.

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengatakan banyak faktor yang membuat orang menjadi pecandu narkoba dalam kurun waktu yang panjang, seperti komedian Nunung. Faktor tersebut bisa dari jenis narkotika yang dipakai hingga pengaruh lingkungan.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan semua jenis narkotika mengandung zat yang bisa menimbulkan candu. Si pemakai akan memiliki ketergantungan pada narkotika.

"Karena semua jenis narkoba memiliki zat adiktif, yang menimbulkan ketagihan dan berakibat kecanduan. Yang artinya memiliki ketergantungan terhadap narkoba yang dikonsumsi," kata Irjen Arman Depari kepada wartawan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono bersama Kasubdit 1 Ditresnarkoba AKBP Jean Calvijn Simanjuntak memberikan pernyataan terkait kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang melibatkan komedian senior Tri Retno Prayudati (Nunung Srimulat) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7/2019). Nunung ditangkap bersama suaminya July Jan Sambiran dan satu orang pemasok narkotika Hadi Moheriyanto di kediamannya di Jalan Tebet Timur III pada Jumat (19/7/2019). (Antara/Ricky Prayoga)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono bersama Kasubdit 1 Ditresnarkoba AKBP Jean Calvijn Simanjuntak memberikan pernyataan terkait kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang melibatkan komedian senior Tri Retno Prayudati (Nunung Srimulat) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7/2019). Nunung ditangkap bersama suaminya July Jan Sambiran dan satu orang pemasok narkotika Hadi Moheriyanto di kediamannya di Jalan Tebet Timur III pada Jumat (19/7/2019). (Antara/Ricky Prayoga)

Namun Arman belum bisa memastikan apakah Nunung mengkonsumsi narkoba selama 20 tahun berturut-turut atau ada jeda waktu. Arman mengatakan hal itu akan diketahui setelah asesmen.

"Tunggu hasil asesmen, apakah terus-menerus atau ada masa jeda. Termasuk jenis yang digunakan," ujarnya.

Kabag Humas BNN Brigjen Sulistyo Pudjo menambahkan, faktor lain berasal dari lingkungan sekitar pemakai. Menurutnya, Nunung menjadi pemakai dengan waktu yang lama karena tak ada keseriusan dari orang terdekat melarangnya.

"Yang jelas, orang sampai lama gitu yang jelas inner circle-nya ini tidak memiliki cukup kekuatan untuk mampu menyetop, mungkin suami, atau anak bilang jangan, tapi tidak sampai betul-betul dipatuhi oleh Nunung inner circle tidak betul-betul memiliki kemampuan untuk dipatuhi penggunanya. Mungkin dominasi itu tidak juga memiliki memiliki karakter yang tidak bisa dikendalikan oleh suami, suami sudah berkali-kali nasihat, tapi hanya sekadar nasihat nggak sampai bisa melarang," kata Pudjo.

Baca Juga: Suami Minta Nunung Setop Pakai Sabu tapi Ditolak

Pudjo juga berbicara soal faktor pergaulan di sekitar Nunung. Menurutnya, pergaulan juga menjadi salah satu faktor penting yang membuat Nunung susah berhenti memakai narkoba.

"Pengaruh lingkungan itu penting sekali, bergaulnya salah atau mungkin salah satu kawannya bandar. Namun, kalau itu kita nanti kita lihat hasil asesmen gimana, sejauh ini informasi yang kita dengar dia pemakai, tapi yang lebih jelasnya asesmen itu yang akan dinyatakan oleh penyidik dan dibantu BNN," ucapnya.

Baca Juga: 'Antar Perhiasan' Jadi Alibi Pengedar Serahkan Sabu ke Rumah

Pudjo mengatakan mengkonsumsi narkoba dengan waktu yang cukup lama seperti Nunung memang sulit untuk disembuhkan. Salah satu cara yang bisa dipakai adalah berobat dengan intensif.

"Kalau 20 tahun (memakai narkoba) nggak bisa disetop, harus berobat, kecanduan harus berobat. Menyetopnya itu harus dengan pengobatan dan pendampingan keluarga," sebutnya. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH