Perlukah Orang Sehat Mengenakan Masker untuk Cegah Virus Corona? Penduduk memakai masker saat merebaknya wabah virus corona di China. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins (REUTERS/CARLOS GARCIA RAWLINS/h-fdh)

VIRUS Corona memang menjadi momok menakutkan di berbagai belahan dunia. Hal itu karena virus yang berasal dari Provinsi Wuhan, Tiongkok ini sudah menelan ribuan jiwa dengan berbagai rentan usia. Dampak lainnya ialah roda ekonomi yang terganggu. Banyak perusahaan yang menutup sementara pabriknya lantaran virus tersebut.

Berbagai upaya dilakukan misalnya mengenakan masker. Tapi pertanyaan pun timbul, apakah orang sehat masih perlu mengenakannya?

Baca juga:

Tips Agar Kamu Terhindar Virus Corona

Dilansir dari Antaranews.com, Rabu (19/2), konsultan paru sub infeksi RSUP Persahabatan, dr.Erlina Burhan menjelaskan orang sehat dianjurkan mengenakan masker hanya di tempat ramai. Sementara jika di rumah atau tempat sepi tak perlu mengenakannya.

Virus Corona berasal dari Wuhan, Tiongkok (Foto: Nytimes.com/assosiated pers)
Virus Corona berasal dari Wuhan, Tiongkok (Foto: Nytimes.com/assosiated pers)

Erlina menjelaskan masker adalah salah satu cara mengantisipasi terkenal droplet dari orang lain misalnya saat batik atau bersin. Droplet inilah yang mungkin saja mengandung virus termasuk COVID-2019 atau bakteri.

Masker yang dikenakan pun tipe masker bedah bukan N95, karena masker ini hanya diperuntukan bagi petugas medis. Apalagi tipe ini membuat sesak pemakai. "Buat masyarakat masker bedah cukup. N95 itu untuk kami-kami (petugas medis). Sudah pernah pakai? Sesak," tutur dia.

Baca juga:

Selain Corona, 4 Virus ini Juga Sempat Menggemparkan Dunia

Tak perlu emngenakan masker N95 (Foto: masksingapore)
Tak perlu emngenakan masker N95 (Foto: masksingapore)

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan kalau masker adalah alat paling efektif yang digunakan orang sakit demi mencegah penularan. Sementara orang sehat tak diimbau untuk mengenakannya.

"WHO (organisasi kesehatan dunia) juga sudah bilang tidak ada gunanya. Masker itu untuk yang sakit agar tidak menulari orang lain, tapi yang sehat tidak perlu," ujar Terawan.

Sementara itu asisten profesor penyakit menular anak di NYU Langone, New York, Amerika, Dr. Vanessa Raabe punya pendapat sedikit berbeda. Meski menggunakan masker, peluang untuk tertular penyakit masih ada. Hal tersebut karena partikel masih bisa terhirup melalui sekitar masker. (Yni)

Baca juga:

Masker N95 vs Surgical Mask, Mana Lebih Efektif Cegah Penularan Virus Corona?


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH