Teknologi

Perkuat Keamanan Siber, Huawei dan BSSN Tingkatkan Kerjasama

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 17 Juni 2023
Perkuat Keamanan Siber, Huawei dan BSSN Tingkatkan Kerjasama
Pembaruan kesepakatan ini untuk kontribusi perkuat keamanan siber di indonesia.(Foto: Unsplash/Fly D)

HUAWEI kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung transfer pengetahuan terkait keamanan siber dengan memperbarui Nota Kesepahaman (MoU) untuk kerja sama di bidang keamanan siber dengan lembaga keamanan siber tertinggi di Indonesia, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com, Jumat (16/6), Penandatanganan tersebut dilaksanakan di sela kunjungan BSSN ke Kantor Pusat Huawei di Shenzen dan Pusat Transparansi Keamanan Siber dan Perlindungan Privasi Huawei di Dongguan, keduanya berlokasi di Tiongkok.

Pembaharuan MoU ditandatangani oleh Kepala BSSN Letjen (Purn.) Hinsa Siburian dan CEO Huawei Indonesia Guo Hailong, disaksikan oleh Sean Yang, Huawei Global Cybersecurity and Privacy Officer.

Baca juga:

HUAWEI Rilis Laptop D14 dan 15, Cocok untuk Menunjang Produktivitas

huawei
Kepala BSSN Letjen (Purn.) Hinsa Siburian menyampaikan apresiasinya kepada Huawei. (Foto: Siaran Pers Huawei)

Kepala BSSN Letjen (Purn.) Hinsa Siburian menyampaikan apresiasinya kepada Huawei atas maujudnya kerjasama yang telah dilakukan dengan baik. Dia menilai kerjasama telah banyak membantu dalam peningkatan kapabilitas baik bagi personil BSSN maupun pemangku kepentingan BSSN.

“Sesuai dengan implementasi quadhelix dalam Strategi Keamanan Siber dan Sandi, sektor privat juga memiliki peran penting dalam mengamankan ruang siber nasional, sehingga kerja sama antara BSSN dengan Huawei perlu terus dilakukan. Besar harapan kami, Huawei dapat terus berpartisipasi dan meningkatkan literasi keamanan siber bagi masyarakat sebagai salah satu bagian dari gerakan nasional #Jaga ruang siber,” tegas Hinsa Siburian.

Ia berharap pelatihan keamanan siber dapat terus dilakukan sesuai dengan perkembangan teknologi terkini. Selain itu, ia juga berharap pengembangan kompetensi bagi SDM di BSSN dan juga stakeholder BSSN baik yang bersifat teknis maupun manajerial dapat terus dilakukan untuk menghasilkan SDM keamanan siber yang andal dan kompeten.

Baca juga:

Huawei Cloud Dorong Pertumbuhan Baru di Sektor E-Commerce

huawei
Selain itu CEO Huawei Indonesia Guo Hailong, juga menyatakan apresiasinya. (Foto: Siaran Pers Huawei)

Sean Yang, Huawei Global Cybersecurity and Privacy Officer, menekankan pentingnya upaya pengamanan dari ancaman siber di era digital saat ini. Ia menyerukan kolaborasi antar pemain industri untuk berbagi praktik-praktik terbaik, serta peningkatan kemampuan kolektif di bidang tata kelola, standar, teknologi, dan verifikasi.

Guo Hailong juga menyatakan apresiasinya. “Pembaruan Nota Kesepahaman ini merupakan satu lagi tonggak penting dalam inisiatif keamanan siber bersama kami, yang sejalan dengan tujuan kami untuk menjalin kemitraan quad-helix yang lebih luas antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas,” ujar Guo

Sejak penandatanganan Nota Kesepahaman pertama pada 2019, BSSN dan Huawei telah melaksanakan lebih dari 90 program, mulai dari CyberHub Fest, seminar Keamanan 5G, Tech Day bersama perguruan tinggi, seminar TIK/Keamanan Siber, hingga seminar PSIRT/CSIRT dan seminar Indeks KAMI beserta program sertifikasi terkait.

Berbagai program tersebut telah menjangkau lebih dari 23.300 peserta dari 14 kementerian dan lembaga pemerintahan, 11 perguruan tinggi, 14 asosiasi, dan banyak pelaku industri lainnya. (kna)

Baca juga:

Huawei dan IDA Buka Jalur Produktivitas dan Inovasi Bagi Industri Media Digital

#Teknologi #Serangan Siber #Badan Siber Dan Sandi Negara #Huawei
Bagikan
Ditulis Oleh

Krisna Bagus

work smart, play hard.
Bagikan