Perkiraan Besaran Tarif LRT Jabodebek Sejumlah pengendara kendaraan melintas di dekat area proyek pembangunan infrastruktur Light Rail Transit (LRT) di ruas Jalan Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

MerahPutih.com - Masyarakat Jakarta dan sekitarnya akan segera menikmati layanan kereta layang ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodebek. Lalu, berapa besaran tarifnya?

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakaan besaran tarif LRT Jabodebek sebesar Rp12.000 untuk setiap perjalanan. Tarif tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Baca Juga

Penyelesaian Pembebasan Lahan LRT Jabodebek Kembali Molor

"Itu sudah subsidi, karena harga komersialnya sebesar Rp25.000. Pemerintah subsidi 50 persen," kata Menhub Budi di Jakarta, Minggu (13/10)

Menurutnya, perkiraan tarif harga tiket LRT Jabodebek itu nantinya bisa mengalami perubahan ke depannya. "Bisa ada perubahan, sementara ya itu dulu," ujarnya dilansir Antara.

Dirinya menjelaskan bahwa terdapat tiga rute yang akan dilayani oleh LRT Jabodebek tersebut, yakni rute Cawang-Cibubur, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, dan Cawang Bekasi Timur.

Pekerja menyelesaikan pekerjaan pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek lintas pelayanan dua Cawang-Dukuh Atas di Jakarta, Rabu (10/7/2019). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Pekerja menyelesaikan pekerjaan pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek lintas pelayanan dua Cawang-Dukuh Atas di Jakarta, Rabu (10/7/2019). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAD

Saat ini, lanjutnya, pengerjaan untuk lintas Cawang-Cibubur sudah mencapai sebesar 85,7 persen, lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sebesar 56,1 persen, dan lintas Cawang-Bekasi Timur sebesar 59,5 persen.

Baca Juga

Pekan Ini, LRT Jabodebek Trayek Cibubur-Cawang Bakal Diuji Coba

Menhub Budi Karya menambahkan pada 18 Oktober nanti akan dilakukan uji coba LRT Jabodebek untuk lintas Cawang-Cibubur. Uji coba operasi LRT Jabodebek akan dimulai, meski progres pembangunan belum sepenuhnya rampung.

"Tahap pertama ini uji coba selama satu bulan, berarti sampai 18 November. Kita melakukan bersamaan, melakukan tes sarana dan juga konstruksi di lintas lainnya. Kami berharap November 2021 semua sudah bisa selesai," ucapnya

Ia juga mengatakan LRT Jabodetabek itu akan menggunakan sistem persinyalan moving block yang diatur secara tepat waktu dengan komputer. Teknologi itu diyakini akan memperpendek head way (jangka waktu kedatangan) rangkaian kereta, sehingga dapat mengangkut lebih banyak penumpang.

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi pembangunan LRT Jabodebek yang mulai terlihat hasilnya.

"Pekerjaan yang panjang ya, tapi saya kira sudah mulai kelihatan buahnya," ucap Luhut.

Baca Juga

Mengenal Lebih Dalam Tiga Bersaudara: KRL, MRT, dan LRT

Ia menambahkan LRT Jabodebek itu sedianya dapat mengangkut penumpang sebanyak 1.500 orang dalam satu rangkaiannya. Satu rangkaian yang terdiri dari enam gerbong.

"Satu gerbong bisa 250 orang, kalau enam ya kira-kira 1500 orang," kata Luhut.

Oleh karena itu, ia berharap pengoperasian LRT Jabodebek kelak dapat mengurangi kemacetan dan polusi di wilayah tersebut. (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH