Perkin Kutuk Penganiayaan Pemilik Anjing hingga Meninggal Dunia di Kosambi Sekretaris Umum PERKIN Suheru Prayitno. (Foto: MP/Perkin)

MerahPutih.com - Pengurus Perkumpulan Kinologi Indonesia (PERKIN) menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggal dunia salah satu pencinta trah anjing di Indonesia Bapak AH.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan atas kejadian ini," kata Sekretaris Umum PERKIN Suheru Prayitno.

Pengurus PERKIN mengutuk keras JA yang saat ini telah ditetapkan menjadi Tersangka oleh Polsek Cengkareng.

Baca Juga:

Rakernas Perkin Ke-XIV Angkat Tema Bersatu untuk Kemajuan Kinologi Indonesia

Tersangka JA diduga melakukan penganiayaan yang mengakibatkan Alm Bapak AH meninggal dunia. Peristiwa terjadi di Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu, 24 Juli 2021.

"Tentunya kami meminta keadilan untuk korban agar pelaku kejahatan dihukum seberat-beratnya karena sudah menghilangkan nyawa orang."

"Kami menghimbau kepada siapa pun di masa pandemi ini untuk menahan diri, menahan amarah dan stop untuk main hakim sendiri kepada orang lain. Jangan menyalahkan anjingnya dengan mengorbankan pemiliknya hingga meninggal dunia, tapi salahkan orang yang bersikap arogan dengan memukul orang lain sampai meninggal dunia," katanya.

Baca Juga:

PERKIN Jaya Championship Dog Show, Kontes Anjing Ras di Ancol

Pengurus PERKIN yang memiliki biro hukum yang terdiri dari para advokat atau pengacara di Indonesia akan mengawal proses hukum kasus tersebut.

"Diharapkan pelaku dihukum seberat-beratnya sebagai efek jera bagi siapapun juga yang berbuat semena-mena, ataupun sok jagoan dan main hakim sendiri," kata Suheru. (*)

Baca Juga:

Merasakan Keseruan Championship Dog Show Perkin Jaya 2018 di JSI Resort

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
553 Aksi Teror Terjadi di Indonesia Sepanjang 2002-2021
Indonesia
553 Aksi Teror Terjadi di Indonesia Sepanjang 2002-2021

"Indonesia adalah negara yang belum bebas dari aksi teror. Selama tahun 2000-2021 tercatat terjadi 553 aksi teror di indonesia," kata Stanislaus melalui keterangan tertulis di Jakarta. Rabu (29/6).

Seniman-Budayawan Dinilai Perlu Dapat Bantuan Khusus Saat PPKM
Indonesia
Seniman-Budayawan Dinilai Perlu Dapat Bantuan Khusus Saat PPKM

LaNyalla meminta pemerintah mengalokasikan bantuan khusus bagi para seniman dan budayawan

Barang Rampasan Kasus Jiwasraya di Beberapa Daerah Dilelang, Siapa Minat?
Indonesia
Implementasi Pajak Karbon Harus Disertai Peta Jalan Komprehensif
Indonesia
Implementasi Pajak Karbon Harus Disertai Peta Jalan Komprehensif

Dalam lingkup ASEAN sendiri, baru Singapura yang sudah menerapkan

Terduga Teroris Ditangkap di Lampung, Berperan Sembunyikan DPO
Indonesia
Terduga Teroris Ditangkap di Lampung, Berperan Sembunyikan DPO

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali meringkus empat terduga teroris di wilayah Lampung pada Jumat (5/11).

Satu Warga Tewas Saat Demo di Sulteng, Kapolri Perlu Lakukan Pengawasan Ketat
Indonesia
Satu Warga Tewas Saat Demo di Sulteng, Kapolri Perlu Lakukan Pengawasan Ketat

Propam Polda Sulteng dan Polres Parigi Moutong memeriksa 14 polisi terkait kasus tewasnya seorang warga Desa Tada yang tertembak saat pembubaran pemblokiran jalan di Desa Sinei, Sabtu (12/2).

HUT ke-76, TNI akan Pamerkan 112 Alutsista
Indonesia
HUT ke-76, TNI akan Pamerkan 112 Alutsista

Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan memamerkan 112 alat utama sistem persenjataan (alutsista) di sekitar Istana Merdeka tepatnya di sepanjang Jalan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Selatan dan Jalan Merdeka Utara, pada Peringatan HUT ke-76 TNI, Selasa (5/10)

Sidang Etik Lili Pintauli Digelar pada 5 Juli 2022
Indonesia
Sidang Etik Lili Pintauli Digelar pada 5 Juli 2022

Ini bukan kali pertama Lili dilaporkan atas dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku. Agustus 2021, Lili dikenakan sanksi berat.

OTT di Musi Banyuasin, KPK Amankan Barang Bukti Uang
Indonesia
OTT di Musi Banyuasin, KPK Amankan Barang Bukti Uang

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan, pihaknya juga turut mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam operasi senyap ini.

Bocah 7 Tahun di Sukoharjo Tewas Penuh Luka Lebam, Diduga Dianiaya Kakak Angkatnya
Indonesia
Bocah 7 Tahun di Sukoharjo Tewas Penuh Luka Lebam, Diduga Dianiaya Kakak Angkatnya

Korban tewas dalam kondisi luka lebam di sekujur tubuhnya. Pelaku penganiayaan diduga dilakukan oleh kakak angkatnya.