Perkelahian Siswa di Bogor Renggut Nyawa, Begini Langkah LPAI Foto Hilarius Christian Event Raharjo. (Facebook/Maria Agnes)

MerahPutih.com - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) menyatakan belum menerima pengaduan oleh seorang ibu bernama Maria Agnes karena putranya Hilarius Christian Event Raharjo telah tewas menjadi korban perkelahian satu lawan satu yang ditonton banyak siswa di Bogor.

"Belum ada, belum ada kalau ke kami belum ada, kan kami kadang-kadang untuk yang kaya gitu kan jemput bola, artinya kita mau lihat kebenaran dari berita itu," kataSekertaria Jenderal LPAI Henny Rusmiati saat dihubungi merahputih.com, Jumat (15/9).

Saat ditanya rencana mendampingi korban untuk mengusut kasus tersebut, ia enggan menyebutkan waktu yang tepat untuk mendampinginya. Sebab menurut Henny, LPAI juga telah melakukan pendampingan terhadap anak SD yang diduga diculik di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

"Tadi itu kami tak keburu untuk melakukan pendampingan, jadi sudah gitu kan tadi ke sekolah Tanjung Duren belum sempet terpegang di Bogor," pungkasnya.

Sebelumya, curhatan seorang ibu di Bogor menjadi viral di dunia maya. Perempuan bernama Maria Agnes itu mengadukan nasib putranya yang meregang nyawa dalam sebuah perkelahian kepada Presiden Joko Widodo.

Lebih lanjut, Maria menuturkan, putranya bernama Hilarius Christian Event Raharjo merupakan siswa kelas 10 di SMU Budi Mulia di Jalan Kapten Muslihat, Bogor, Jawa Barat. Hila, begitu ia biasa dipanggil, berkelahi dengan seorang siswa dari SMU Mardi Yuana di Jalan Sukasari, Bogor, yang direkam dan disaksikan 50 orang lebih layaknya pertarungan gladiator. (Asp)

Baca berita tentang aduan ibunda korban kepada Presiden Jokowi dalam artikel: Viral, Curhat Seorang Ibu Di Bogor Yang Anaknya Tewas Kepada Jokowi

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH