Perkara Mesin Capit Kepiting Hidup, Restoran Seafood Terkenal Dihujat Warganet Mesin Capit Kepiting Hidup di sebuah restoran seafood terkenal menuai kritik pedas dari para warganet (Foto: odditycentral)

BELUM lama ini sebuah restoran seafood terkenal di Singapura menuai kritikan pedas dari para warganet. Betapa tidak, restoran tersebut menawarkan mesin capit dengan hadiah kepiting hidup.

Singkatnya restoran itu memberikan pelanggan kesempatan untuk menangkap kepiting hidup seharga USD$5 atau sekitar Rp70 ribu per token, dengan menggunakan mesin capit. Warganet melihat hal itu merupakan sebuah tindakan yang kejam.

Baca Juga:

Hidangan Penutup Paling Ringan di Dunia, Beratnya Hanya 1 Gram

Mesin Capit kepiting hidup menuai sorotan dari berbagai pihak (Foto: odditycentral)

Terkait sebuah video yang menjadi viral soal mesin capit kepiting itu, Kepala Eksekutif House of Seafood lantas diminta untuk mengeluarkan permintaan maaf pada publik. Karena tindakannya menyulut kritik warganet dan pihak pencegahan kekejaman terhadap hewa (SPCA).

"Permainan ini menyebabkan kerusakan yang tidak perlu pada hewan dan juga mendorong orang untuk melihat binatang sebagai objek untuk bermain dan bertentangan dengan visi kami tentang masyarakat yang lebih baik, Kepiting adalah makhluk hidup, bukan mainan" komentar SPCA pada video viral tentang mesin capit itu.

"Ayolah! Bisakah kita sedikit berpikir untuk makhluk hidup lainnya. Bayangkan diri Anda digunakan di mesin cakar. Itu sakit!” Tulis pengguna Facebook.

“Ya, kita makan kepiting dan makanan laut tetapi mesin ini sama sekali tidak perlu dan hanya untuk 'kesenangan' tambahan untuk manusia,” komentar orang lain.

Pada sebuah pernyataan yang diunggah di laman Facebook, Kepala Eksekutif House of Seafood, Francis Ng mengklaim, jika mesin capit kepiting hidup sebenarnya dimaksudkan untuk mendidik anak-anak tentang kehidupan laut.

Baca Juga:

Kisah Viral 'Layangan Putus' Membuat Tangisan Warganet Pecah

Tapi para kritikus objek wisata mengatakan bahwa jika hal itu justru menyebabkan kerusakan yang tak perlu bagi hewan laut dan mendorong orang untuk melihat makhluk hidup sebagai benda, yang dimenangkan dalam permainan.

Karena viralnya video mesin capit kepiting hidup yang menuai protes keras tersebut, House of Seaffod memutuskan sementara waktu akan menutup mesin di semua lokasi.

"Sebagai kepala eksekutif House of Seafood, saya bertanggung jawab penuh karena menyebabkan ketidakbahagiaan dan saya dengan tulus minta maaf atas kekhilafan seperti itu," kata Francis Ng, seperti yang dilansir dari laman odditycentral.

“Meskipun ada langkah-langkah untuk meminimalkan ketidaknyamanan kepiting, kami mencatat feedback dari masyarakat dan akan menghentikan penangkapan hewan hidup di dalam mesin. (Ini akan terjadi) sepenuhnya di semua gerai House of Seafood di seluruh dunia" tambah Francis Ng.

Restoran itu sendiri telah mengunggah video pelanggan menggunakan mesin capit kontroversial untuk menangkap kepiting hidup di awal oktober. Kemudian situs web lifestyle Shout juga mengunggah video itu, yang menarik banyak perhatian di media sosial.

Rupanya dengan token seharga sekitar Rp70 ribu, pelanggan bisa mencoba peruntungan di mesin capit untuk mendapatkan hewan yang bernilai mahal tersebut. Jika beruntung pelanggan bisa mendapatkan kepiting seberat 500-800 gram, dan restoran itu akan memasaknya untuk mereka secara gratis.

Pada awalnya, manajemen restoran mencoba mengatakan bahwa capit telah dimodifikasi agar tak membahayakan kepiting. Serta mesin dibersihkan setiap hari untuk memberikan lingkungan yang baik bagi hewan lait itu. Namun usai mendapatkan reaksi serius masyarakat dan Animal & Veterinary Service, House of Seafood memutuskan untuk menutup mesin capit kontroversial itu. (Ryn)

Baca Juga:

Viral! Seorang Perempuan Tidur Nyenyak Hingga Dua Bulan, Ini yang Terjadi Saat Terbangun

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH