Perkantoran Diimbau Tutup, Ketua DPRD DKI Dorong Pekerja Tetap Produktif Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi berharap pekerja yang terdampak penutupan operasional kantor karena pandemik virus corona tetap produktif bekerja.

Menurut dia, ada sektor usaha yang tidak dapat tutup sepenuhnya seperti seruan yang telah disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Semisal kerja-kerja perbankan dan operasional penyediaan energi seperti Bahan Bakar Minyak dan Gas.

Baca Juga

1000 APD Dibagikan untuk Tenaga Medis di 34 Rumah Sakit Rujukan di Jabar

“Jadi memang tidak bisa asal menyerukan penutupan kantor, begitu. Perlu ada hitung-hitungan yang matang. Jangan sampai seruan Gubernur ini akhirnya melemahkan perekonomian Jakarta," kata Prasetyo di Jakarta Minggu (22/3).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan seruan penghentian maupun pengurangan kegiatan perkantoran, serta penutupan fasilitas operasional untuk mencegah penyebaran wabah corona. Seruan ini berlaku selama 14 hari terhitung mulai 20 Maret 2020.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)

Prasetyo mengaku mengetahui seruan tersebut baru-baru ini. Dengan dampak kerugian, hingga terjadinya pengurangan pekerja, menurutnya seruan tersebut harus terlebih dahulu dikonsultasikan dan dikomunikasikan ke DPRD DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat.

“Sama sekali DPRD tidak dilibatkan dengan keputusan itu. Ini kan berbahaya, kalau sampai ada PHK bagaimana nasib pekerja. Harusnya hal seperti ini juga dikonsultasikan kepada pemerintah pusat. Tidak bisa cuma mementingkan popularitas semata," ungkapnya.

Selain berharap pekerja tetap produktif untuk menjaga stabilitas perekonomian, Pras berharap perkantoran vital yang tetap harus beroperasi menjalan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Jika perlu, perkantoran yang dimaksud menggandeng Dinas atau Kementerian Kesehatan untuk menerapkan ketentuan protokoler tersebut.

Baca Juga

Pernyataan Konyol Elite Politik di Tengah Wabah Corona Perkeruh Suasana

“Unit kerja kesehatan kita di Jakarta siap kok. Mereka siap memandu menerapkan protokol kesehatan yang diperlukan. Yang terpenting, pergerakan ekonomi tetap terjaga, dan pekerja aman dari bahaya,” tutup Prasetyo. (Asp)

Kredit : asropih


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH