Perjuangan Berat Neil Etheridge dan Wujudkan Mimpi Berlaga di Premier League Neil Etheridge. Foto: @Neil38Etheridge

MerahPutih.com - Prestasi cemerlang ditunjukkan Neil Etheridge dengan membawa Cardiff City promosi ke Premier League musim depan. Kiper timnas Filipina itu bakal membuat sejarah baru bagi persepakbolaan Asia Tenggara.

Namun, untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Neil harus menjalani perjuangan berat dalam karier profesionalnya. Bahkan, penjaga gawang kelahiran Enfield, London, ini nyaris meninggalkan Inggris dan kembali ke tanah airnya.

Etheridge mngaku sempat frustasi setelah hengkang dari Fulham empat tahun lalu. Selama lima bulan, ia tidak mempunyai klub dan menjual rumah hingga mobil kesayangannya dan ingin pulang kampung ke Filipina.

Neil Etheridge saat membela Cardiff City. Foto: @Neil38Etheridge

"Saya menjual rumah, jual mobil, dan saya berjarak satu pekan untuk pulang ke Filipina,” kata Etheridge, dikutip dari Sky Sports News.

Beruntung, nasib baik masih menghampiri Etheridge dan kerja kerasnya membawa kiper 28 tahun itu ke Cardiff City, yang dibawanya promosi ke Premier League dengan status unner-up di Liga Championship musim ini.

Etheridge menjadi kiper utama The The Bluebirds di musim ini. Ia mencatatkan 18 clean sheets dari 45 penampilannya di seluruh kompetisi. Kini, Etheridge bakal mencetak sejarah menjadi pemain ASEAN dan Filipina pertama yang bermain di kasta tertinggi Inggris.

"Kemudian, saya ditawari kontrak oleh Oldham sebagai kiper cadangan dan saya menerimanya," sambungnya.

"Berasal dari London dan pergi ke Manchester (tempat latihan Oldham), saya sempat tidak ingin pergi, tetapi salah satu teman saya tinggal di sana dan saya meminta izin untuk numpang tidur di sofa. Itulah yang harus saya lalui," ujarnya.

"Empat tahun lalu, saya meninggalkan Fulham dan tanpa klub selama lima bulan. Bahkan, saya harus membayar untuk berlatih di Charlton karena saya dekat dengan pelatih kiper di sana," ungkapnya.

Neil Etheridge. Foto: @Neil38Etheridge

“Saya hanya berusaha untuk berlatih sekeras mungkin dan menunggu. Ini adalah industri yang sangat berat untuk diikuti.

“Periode tersebut takkan pernah saya lupakan, itu menjadikan saya lebih kuat dan membuat saya seperti sekarang ini,” tegasnya.

Neil Etheridge memulai kariernya di Fulham sejak 2008. Setelah itu, ia dipinjamkan ke Leatherhead, Charlton Athletic, Bristol Rovers, Crewe Alexandra.

Kemudian, pada 2014, Etheridge pindah permanen ke Oldham Athletic. Di tahun 2015, ia berseragam Charlton Athletic. Tak berselang lama, Etheridge hengkang ke Walsall.

Pada 30 Mei 2917, manajer Cardiff City, Neil Warnock, mendatangkan Etheridge. Tak disangkan, bersama Cardiff, perjalanan Etheridge terbilang sempurna. Sukses itu, ia tularkan ke timnas Filipina.

Neil Etheridge. Foto: @Neil38Etheridge

"Tahun ini sangat luar biasa, lolos ke Piala Asia untuk pertama kalinya bersama Filipina dan sekarang promosi ke Premier League," pungkasnya. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH