Perjanjian Dagang Indonesia dan AS Sudah Final, Tunggu Penyelesaian Administratif

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Februari 2026
Perjanjian Dagang Indonesia dan AS Sudah Final, Tunggu Penyelesaian Administratif

Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (17/2/2026) waktu setempat. (ANTARA/HO-Sekretariat Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, salah satunya untuk menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART), yang negosiasinya telah berjalan sejak 2025.

Dalam perjanjian ini, Indonesia berkomitmen membuka akses pasar bagi produk-produk Amerika Serikat, mengatasi berbagai hambatan non-tarif, memperkuat kerja sama bidang perdagangan digital dan teknologi, keamanan nasional, dan kerja sama komersial lainnya.

Amerika Serikat berkomitmen memberi pengecualian tarif bagi sejumlah produk ekspor unggulan Indonesia yang tidak diproduksi di AS, di antaranya minyak kelapa sawit, kakao, kopi, teh, dan komoditas strategis lainnya.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan substansi pembahasan dalam negosiasi dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) telah memasuki tahap akhir. Saat ini negosiasi tersebut hanya tinggal menunggu penyelesaian administratif.

Baca juga:

Agenda Padat Prabowo di AS: Bisnis, KTT Perdamaian Gaza, Hingga Nego Tarif Trump

"Kan sudah selesai, substansinya sudah selesai. Legal scrubbing sekarang," ujar Budi saat ditemui di Jakarta, Rabu.

Legal scrubbing merupakan tahapan pemeriksaan akhir terhadap aspek hukum dan redaksional dokumen hasil kesepakatan sebelum ditandatangani secara resmi.

Terkait poin-poin dalam negosiasi dengan pemerintah Amerika Serikat, Budi menyampaikan belum bisa merinci isi kesepakatan tersebut.

"Ya nanti kita tunggu saja, lagi diproses," katanya. (*)

#Tarif Resiprokal #Donald Trump #Pedagang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Indonesia
Trade Expo Indonesia 2026 Dibuka Dengan MoU Rp 236 Triliun, Target Rp 313,34 Triliun
Pelaksanaan TEI kali ini menargetkan transaksi sebesar 17,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 313,34 triliun dari 1.873 exhibitor dan 30.000 pengunjung
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Trade Expo Indonesia 2026 Dibuka Dengan MoU Rp 236 Triliun, Target Rp 313,34 Triliun
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Bagikan