Waketum Gerindra: Perintahkan Anak Buah Dukung 01, Kapolres dapat Apa Sih? Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono (Foto: MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono tidak habis pikir dengan kabar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna memerintahkan anak buahnya untuk mendukung salah satu capres.

Apalagi, Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sendiri sudah menekankan jajaran Polri harus menjaga netralitas mereka dalam Pilpres.

"Sudah jelas Pak Joko Widodo dan Kapolri setiap ada perhelatan Pilkada selalu mengatakan dan memerintahkan anggota Polri harus netral netral dan netral," kata Arief, kepada wartawan di Jakarta Senin (1/4).

Arief menegaskan, anggota Polri wajib bersikap netral dalam kontestasi Pilpres. Untuk itu, dia meminta Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mencopot Kapolres Garut.

Jika Kapolres Garut tidak dipecat, Arief khawatir terjadi kecurangan dan intimidasi yang dilakukan Kepolisian Garut dalam pileg dan pilpres 27 April mendatang.

"Memang memerintahkan anak buahnya untuk dukung 01, kapolres dapat apa sih," sindir petinggi Gerindra itu.

Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna. (ANTARANEWS/Feri P/far)
Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna. (ANTARANEWS/Feri P/far)

Arief juga meminta anggota Polri di seluruh Indonesia tak perlu khawatir. Pasalnya, jika Prabowo-Sandi terpilih menjadi presiden dan wakil presiden tetap akan menempatkan institusi Polri di bawah presiden.

"Dan akan meningkatkan gajinya setiap tahun serta jaminan hari tua yang aman setelah pensiun. Begitu juga kita perkuat TNI Kita dan meningkatkan kesejahteraan setiap tahun dan jaminan hari tua," pungkasnya.

Sebelumnya, eks Kapolsek Pasirwangi Garut AKP Sulman Azis menyatakan atasannya Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengumpulkan para kapolsek di bawah jajarannya beberapa waktu lalu.

Tak hanya memerintahkan semua kapolsek untuk memenangkan pasangan petahana, Budi disebut juga mengancam akan memutasi kapolsek yang wilayahnya dimenangkan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

"Kita diperintahkan mendukung paslon 01, dan ada ancaman juga kalau seandainya paslon 01 kalah di wilayah masing-masing," kata AKP Sulman dalam kesempatan sebelumnya. (Pon)

Baca Juga: Tuduh Atasan Condong ke Jokowi, AKP Sulman Pernah Foto Bareng Timses Prabowo

Kredit : ponco


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH