berita-singlepost-banner-1
Peringati May Day, Gebrak Kerahkan 20 Ribu Massa Turun Ke Jalan Ketua Umum Konfederasi KASBI, Nining Elitos. (MP/Gomes Roberto)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Ketua Umum Konfederasi KASBI, Nining Elitos sekaligus Humas Gerakan Bersama Buruh (Gebrak) mengatakan akan menurunkan sebanyak 20 ribu massa dalam aksi May Day nanti.

"Dari Gebrak akan menerjunkan 20 ribu buruh untuk aksi di Hary mau day nanti," kata Nining Elitos, usai menggelar pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya, di Gedung Utama Promoter Polda Metro Jaya, Jumat, (26/4) malam.

Aksi Buruh
Dokumentasi aksi buruh saat May Day. (MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Aksi yang bakal digelar pada tanggal (1/5) itu, lanjut Nining, lantaran prihatin dengan upah buruh yang dinilai tak layak. Dimana, upah buruh saat ini juga tak bisa memenuhi kebutuhan para buruh seperti sandang, pangan, dan papan.

Terkait dengan upah buruh ini, Presiden Joko Widodo pada tanggal 23 Oktober 2015 telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Dalam PP itu juga disebutkan bahwa, kebijakan pengupahan diarahkan untuk pencapaian penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak bagi pekerja atau buruh.

"Penghasilan yang layak sebagaimana dimaksud merupakan jumlah penerimaan atau pendapatan Pekerja/Buruh dari hasil pekerjaannya sehingga mampu memenuhi kebutuhan hidup Pekerja atau Buruh dan keluarganya secara wajar," terang Nining.

Menurut Nining, ada pun beberapa tuntutan yang bakal disampaikan para buruh dalam aksi nanti antara lain pertama, pencabutan terhadap PP nomor 78 tahun 2015.

Kedua kata Nining, adalah bagaimana peningkatan kualitas kinerja pengawasan serta penghapusan sistem kerja kontrak assoursing.

"Juga menghentikan tindakan pemutusan hubungan pemutusan hubungan kerja semena-mena termasuk menerima lisensi aktivis buruh baik di di berbagai macam faktor khususnya dasar masuk grup," tegasnya.

Kendati demikian, dalam tuntutan aksi nanti, lanjut Nining, terkait dengan harga sembako atau harga kebutuhan pokok juga harus diturunkan. Sebab, rakyat saat ini telah dibebankan dengan harga sembako yang semakin hari semakin melambung harganya.

"Rakyat hari ini, terus dibebani dengan upah yang rendah dan kemudian terjadi kenaikan berbagai macam kebutuhan pokok itu," bebernya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, Ketua Kasbi sekaligus Humas Gebrak DKI Jakarta, Nining Elisto, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, dan Ketua DPP APINDO DkI Jakarta, Sollihin. (Gms)

Baca Juga: Aksi May Day Jangan Terjebak Isu Titipan Politik Kepentingan


berita-singlepost-mobile-banner-3
Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6