Peringatan Hari Guru, Nadiem: Guru di Seluruh Indonesia Menangis Guru sedang mengajar. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2021, dalam kondisi prihatin. Guru dari Sabang sampai Merauke, saat ini kondisinya terpukul secara ekonomi, kesehatan, dan secara batin.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengenang perjuangan para guru di awal pandemi COVID-19, para guru harus mengubah skema pembelajaran.

Baca Juga:

Hari Guru Nasional 2021, Standar Upah Guru Honorer Masih di Bawah Gaji Buruh

Saat menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2021 di kantor Kemendikbudristek yang disiarkan di kanal YouTube Kemendikbud RI, ia menuturkan, tenaga pengajar, mau tidak mau, harus mendatangi rumah-rumah pelajar untuk memastikan mereka tidak ketinggalan pelajaran.

Nadiem yang mengenakan pakaian khas adat ulos Mandailing, Sumatea Utara menegaskan, guru harus mempelajari teknologi yang belum pernah mereka kenal dan menyederhanakan kurikulum untuk memastikan murid tidak belajar di bawah tekanan.

Mantan bos Gojek ini mengatakan, guru di seluruh Indonesia menangis melihat murid mereka semakin hari semakin bosan, kesepian dan kehilangan disiplin. Tapi, tekanan psikologis juga dirasakan para guru karena pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Selain itu, lanjut ia, banyak guru mengalami tekanan ekonomi untuk memperjuangkan keluarga mereka agar bisa makan.

"Sangat wajar jika dalam situasi ini banyak guru yang terdemotivasi," ucapnya.

Nadiem menceritakan, saat sarapan bersama guru, mendengarkan terobosan-terobosan yang ingin dilakukan oleh guru dan sekolah. Mendengar cerita itu, Nadiem sadar, pandemi ini juga tidak memadamkan semangat para guru, tapi menyalakan obor perubahan.

"Guru-guru se-Indonesia menginginkan perubahan, dan kami mendengar,” ucap Nadiem dengan nada tinggi dan tegas.

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyampaikan ucapan Hari Guru dan berterima kasih atas dedikasi para guru yang tulus dalam menyemai tunas generasi bangsa Indonesia. Pemerintah, janjinya, akan terus memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia, salah satunya dengan meningkatkan kesejahteraan para guru di berbagai daerah.

"Dari satu profesi guru, lahirlah berbagai profesi lainnya," katanya.

Menurut Ma'ruf, guru bukan sekadar profesi, melainkan tugas mulia para pendidik untuk membentuk karakter, mengasah kemampuan, dan mempersiapkan masa depan bangsa Indonesia. Pemerintah berupaya mewujudkan cita-cita sebagai negara dengan sumber daya manusia (SDM) unggul dan maju sehingga guru memiliki peran sangat penting.

"Di tengah kemajuan teknologi, peran guru amat vital dan tidak tergantikan," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Hari Guru Nasional, Tunjukkan Apresiasi lewat Fasilitas Mengajar Nyaman

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Meninggal Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Meninggal Dunia

Indonesia merupakan bangsa yang dikenal karena kebudayaan dan peradaban yang baik

Mitos Gunung Merapi yang Sukses Bikin Merinding
Indonesia
Mitos Gunung Merapi yang Sukses Bikin Merinding

Merapi menyimpan berbagai mitos mistis yang bikin merinding.

Penghapusan Tes PCR Diharapkan Mampu Bangkitkan Industri Penerbangan
Indonesia
Penghapusan Tes PCR Diharapkan Mampu Bangkitkan Industri Penerbangan

Penghapusan persyaratan polymerase chain reaction (PCR) bagi calon penumpang transportasi udara menuai apresiasi.

Jokowi dan Anaknya Direncanakan Hadiri Hari Penyiaran, Polisi Diminta Turunkan Pasukan
Indonesia
Jokowi dan Anaknya Direncanakan Hadiri Hari Penyiaran, Polisi Diminta Turunkan Pasukan

Polresta Solo dan Polda Jawa Tengah telah berkolaborasi

Ketua KPK Sebut Penjualan Vaksin Berbayar Melalui Kimia Farma Berisiko Tinggi
Indonesia
Ketua KPK Sebut Penjualan Vaksin Berbayar Melalui Kimia Farma Berisiko Tinggi

"KPK tidak mendukung pola vaksin GR (Gotong Royong) melalui Kimia Farma karena efektifitasnya rendah sementara tata kelolanya berisiko," kata Firli dalam keterangannya, Rabu (14/7).

44 Eks Pegawai KPK Jalani Uji Kompetensi Penempatan Sebelum Jadi ASN Polri
Indonesia
44 Eks Pegawai KPK Jalani Uji Kompetensi Penempatan Sebelum Jadi ASN Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit telah mengatakan bahwa eks personel KPK akan ditempatkan di satuan tugas khusus pencegahan korupsi.

 Upah Minimum Naik 1 Persen, Indef: Agak Kurang Pas
Indonesia
Upah Minimum Naik 1 Persen, Indef: Agak Kurang Pas

Rumus yang tadi bisa digunakan untuk menentukan berapa kenaikan upah, bisa dilihat bagaimana perkembangannya industri dalam beberapa tahun terakhir.

Warga Solo Temukan 24 Granat Diduga Sisa PD II Tersimpan di Dalam Guci
Indonesia
Warga Solo Temukan 24 Granat Diduga Sisa PD II Tersimpan di Dalam Guci

"Sebanyak 24 granat di dalam guci tanah itu lalu diamankan personel Sat Brimob Polresta Solo," ujar Tugino,

Gerindra Ingatkan Kader Tidak Hambat Prabowo Jadi Presiden
Indonesia
Gerindra Ingatkan Kader Tidak Hambat Prabowo Jadi Presiden

Dalam rapat koordinasi DPD Gerindra Lampung mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar bersedia maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Kendalikan Kemiskinan Ekstrem, Wapres Ma'ruf Bertolak ke Maluku
Indonesia
Kendalikan Kemiskinan Ekstrem, Wapres Ma'ruf Bertolak ke Maluku

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin bertolak ke Maluku untuk melakukan kunjungan kerja sekaligus memimpin rapat koordinasi terkait penanganan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten prioritas di provinsi tersebut.