Peringatan Dini 10 Kecamatan Jakarta Rawan Fenomena Tanah Geser, Cek Lokasinya Tangkapan layar peta sebaran potensi gerakan tanah di DKI Jakarta, Senin (4/4/2022). ANTARA/[email protected]

MerahPutih.com - Warga di 10 kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diimbau patut meningkatkan kewaspadaannya. Peringatan dini ini disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta tentang potensi bencana tanah geser berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Dalam paparannya, BPBD DKI menjelaskan potensi tanah rawan bergerak per Maret 2022. Ke-10 kecamatan itu berada di zona menengah, yang artinya dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal.

Baca Juga:

32 Persen Warga DKI Masih Eksploitasi Air Tanah

"Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Isnawa Adji di Jakarta, Senin (4/4).

Menurut Isnawa, wilayah yang memiliki potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan dari BMKG.

Untuk itu, BPBD DKI meminta kepada lurah, camat, dan masyarakat di 10 kecamatan tersebut untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal.

Berikut daftar 10 kecamatan di Jakarta yang rawan mengalami fenomena pergeseran tanah:

Jakarta Selatan:

  1. Kecamatan Cilandak
  2. Jagakarsa
  3. Kebayoran Baru
  4. Kebayoran Lama
  5. Mampang Prapatan
  6. Pancoran
  7. Pasar Minggu
  8. Pesanggrahan

Jakarta Timur:

  1. Kramat Jati
  2. Pasar Rebo

(Asp)

Baca Juga:

Jalan Amblas Dipastikan Tak Ada Korban Jiwa

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI Klaim Ajang Formula E Didukung Jokowi
Indonesia
Wagub DKI Klaim Ajang Formula E Didukung Jokowi

Semua program yang dapat mengharumkan nama Indonesia pasti mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Enam Sosok 'King Makers' di Pilpres 2024
Indonesia
Enam Sosok 'King Makers' di Pilpres 2024

Setidaknya akan ada enam sosok berjasa untuk Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Kemkominfo: Google Tindak Aplikasi yang Diduga Curi Data Pengguna Ponsel
Indonesia
Kemkominfo: Google Tindak Aplikasi yang Diduga Curi Data Pengguna Ponsel

Dugaan pencurian data pribadi di aplikasi kini mencuat kembali. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mengusut kasus dugaan pemrosesan data pribadi secara tanpa hak (pencurian data pribadi).

Densus Tangkap Ketua Jaringan Teroris JI Bengkulu
Indonesia
Densus Tangkap Ketua Jaringan Teroris JI Bengkulu

"CA sebagai Ketua JI (Jamaah Islamiyah) Cabang Bengkulu yang bertugas merekrut bersama M dan R," ujarnya di Jakarta, Kamis (10/2).

[HOAKS atau FAKTA] Pesantren Alquran Terbakar, 26 Santri Dan Dua Guru Tewas Terpanggang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Pesantren Alquran Terbakar, 26 Santri Dan Dua Guru Tewas Terpanggang

Beredar artikel berjudul “Innalillahiwainnailaihirojiun. Turut Berdukacita. Pesantren Alquran Terbakar, 26 Santri Dan Dua Guru Tewas Terpanggang, Mohon Bantuan Dan Do’a Nya” yang terbit di situs kuchingbloggers[dot]com pada 2 Februari 2022.

Tiongkok Larang Bimbel Daring dan Luring
Dunia
Tiongkok Larang Bimbel Daring dan Luring

Pihak berwenang tahun ini melarang penyedia bimbel memberi mata pelajaran dasar dalam kurikulum sekolah untuk mengurangi beban siswa dan orang tua.

Menko Polhukam Ingatkan Independensi Polri Jangan Terganggu Kepentingan Politik
Indonesia
Menko Polhukam Ingatkan Independensi Polri Jangan Terganggu Kepentingan Politik

Mahfud MD meminta independensi Polri tidak diganggu oleh kepentingan politik.

Kemenlu Susun Rencana Evakuasi WNI dari Ukraina
Dunia
Kemenlu Susun Rencana Evakuasi WNI dari Ukraina

Indonesia menegaskan agar ditaatinya hukum internasional dan Piagam PBB mengenai integritas teritorial dan wilayah suatu negara.

UGM Gelar PTM, Pemilik Indekos Mahasiswa Harus Meminta Surat Bebas COVID-19
Indonesia
UGM Gelar PTM, Pemilik Indekos Mahasiswa Harus Meminta Surat Bebas COVID-19

Mahasiswa yang akan mengikuti kuliah tatap muka diprioritaskan untuk mahasiswa baru yang sama sekali belum pernah mengikuti kegiatan di kampus.