Peringatan 15 Tahun Bom Bali, Begini Ajakan Gubernur Pastika Gubernur Bali I Made Mangku Pastika saat berbincang dengan wisataran mancanegara. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

MerahPutih.Com - Hari ini tepat 15 tahun yang lalu teror bom melanda Bali. Banyak korban berjatuhan, mulai dari wisatawan asing maupun warga lokal. Atas tragedi memilukan itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengajak untuk tidak melupakan peristiwa itu sekaligus belajar memaafkan.

"Mari kita hilangkan dendam itu. Peringatan ini saya harapkan bukan menorehkan dendam baru, tetapi belajar memaafkan," kata Pastika pada acara Peringatan 15 Tahun Bom Bali di Monumen Ground Zero, Legian, Kuta, Kamis (12/10).

Gubernur Pastika sebagaimana dilansir Antara menyatakan, dengan menaruh dendam, justru akan menimbulkan pikiran untuk membalas dendam. Oleh sebab itu, ia mengajak masyarakat khususnya para korban dan keluarganya untuk menghilangkan dendam tersebut.

"Melalui peristiwa ini kita belajar bahwa perdamaian dan kedamaian bukan datang dari langit, namun harus ada upaya untuk menciptakannya yang dimulai dengan berdamai dengan diri sendiri," ucap mantan Kapolda Bali itu.

Selain itu, Pastika mengaku tersentuh dengan surat yang dibacakan oleh dua anak korban Bom Bali pada peringatan kali ini. Ia mengajak para korban dan keluarganya untuk selalu tegar dan menunjukkan bahwa tidak takut dan hancur karena peristiwa tersebut.

Made Mangku Pastika tidak menampik ada kontroversi terhadap peringatan peristiwa ini. Tetapi, menurutnya peringatan ini tetap perlu.

Secara khusus ia menyampaikan terima kasih kepada Isana Dewata, yayasan yang menaungi korban Bom Bali yang telah membuat peringatan ini terjadi.

"Sekali lagi saya berterima kasih kepada Isana Dewata yang telah mengurus dirinya sendiri dan mengurus saudara-saudaranya," ujarnya.

Pastika juga secara resmi meluncurkan buku yang dibuat Yayasan Isana Dewata berjudul "Luka Bom Bali" berisikan cerita 15 korban Bom Bali I dan II. Ia sekaligus menjadi pembeli pertama dengan membeli 50 eksemplar buku tersebut.

Acara peringatan juga dihadiri Konsul Jenderal Negara Asing, Wakil Ketua DPRD Bali, Danrem, Ketua FKUB Bali, Wakil Bupati Badung dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lainnya.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH