Periksa Wagub Sulsel, KPK Dalami Prosedur Internal Pemprov Jalankan APBD Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/3). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/3).

Andi diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel.

Kepada awak media, Andi mengaku menjelaskan ihwal prosedur di internal Pemprov Sulsel dalam menjalankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga:

KPK Periksa Wagub Terkait Suap Gubernur Sulsel

“Ya intinya lebih banyak ke prosedur tentang internal menjalankan APBD dan sebagainya,” kata Andi di gedung KPK, Jakarta, Selasa (23/3).

Ketika ditanyai awak media soal kedekatan Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah dengan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto, Andi enggan menjawabnya.

“No comment,” singkat Andi.

Pasalnya dalam konstruksi perkara yang disebutkan KPK, Nurdin kenal baik dengan Agung. Berkat kedekatannya dengan Nurdin, Agung telah mengerjakan beberapa proyek di Sulsel dengan nilai miliaran rupiah.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (Foto: Antara)
Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah di KPK. (Foto: Antara)

Proyeknya seperti, peningkatan Jalan Ruas Palampang - Munte - Bontolempangan di Kab Sinjai/Bulukumba (DAK Penugasan) TA 2019 dengan nilai Rp28,9 miliar; pembangunan Jalan Ruas Palampang - Munte - Bontolempangan (DAK) TA 2020 dengan nilai Rp15.7 miliar; dan pembangunan Jalan Ruas Palampang - Munte - Bontolempangan 1 1 Paket (APBD Provinsi) dengan nilai Rp19 miliar.

Kemudian, Pembangunan Jalan, Pedestrian dan Penerangan Jalan Kawasan Wisata Bira (Bantuan Keuangan Prov. Sul-Sel 2020 ke Kab Bulukumba) TA 2020 dengan nilai proyek Rp20,8 miliar; serta rehabilitasi Jalan Parkiran 1 dan Pembangunan Jalan Parkiran 2 Kawasan Wisata Bira (Bantuan Keuangan Prov SulSel 2020 ke Kab. Bulukumba) TA 2020 dengan nilai proyek Rp7,1 miliar.

Akan tetapi, Andi tidak menjelaskan lebih rinci mengenai pemeriksaannya kali ini. Plt Gubernur Sulses ini menyebut sudah memberikan keterangan dengan baik kepada tim penyidik KPK.

"Tanya penyidik saja," kata Andi.

Baca Juga:

KPK dan Pemprov Sulsel Sepakati Rencana Aksi Pencegahan Korupsi

Diketahui, KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun anggaran 2020-2021.

Selain Nurdin Abdullah, KPK juga menetapkan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (Sekdis PU) Pemprov Sulsel, Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto sebagai tersangka.

Nurdin diduga menerima suap sebesar Rp2 miliar dari Agung. Selain itu dirinya juga diduga menerima gratifikasi dengan total nilai Rp3,4 miliar. Suap diberikan agar Agung bisa mendapatkan kembali proyek yang diinginkannya di 2021. (Pon)

Baca Juga:

KPK Minta Jajaran Pemda di Sulsel Komitmen Berantas Korupsi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dalih Hukum 'Pembenaran' KPK Nonaktifkan Novel dkk versi Dewas Indriyanto
Indonesia
Dalih Hukum 'Pembenaran' KPK Nonaktifkan Novel dkk versi Dewas Indriyanto

Keputusan pimpinan KPK menonaktifkan penyidik Novel dan 74 staf KPK lainnya sudah kolektif kolegial

7 Perjalanan Kereta dari Gambir dan Senen Kembali Dibatalkan
Indonesia
7 Perjalanan Kereta dari Gambir dan Senen Kembali Dibatalkan

Hal tersebut lantaran perbaikan jalur KA antara Stasiun Kedunggedeh-Lemah Abang Km 55 +100 s.d Km 53+600 masih berlangsung imbas dari banjir.

Anies Sebut Seribu Lebih Pasien COVID-19 Antre di Lorong RS untuk Masuk IGD
Indonesia
Harga Antigen dan PCR Turun, Penerbangan ke Bali Kembali Bergeliat
Indonesia
Harga Antigen dan PCR Turun, Penerbangan ke Bali Kembali Bergeliat

Dalam aplikasi PeduliLindungi terdapat dokumen Vaksinasi dan Tes Covid-19 serta pengisian electronic Health Alert Card (eHAC),

Gibran Minta Lurah dan Camat Bertindak Jika Dapati Sekolah Nekat Gelar PTM di Tengah Pandemi
Indonesia
Gibran Minta Lurah dan Camat Bertindak Jika Dapati Sekolah Nekat Gelar PTM di Tengah Pandemi

"Saya tidak ingin kasus serupa ditemukan di Solo. Menggelar PTM di tengah situasi darurat sangat berbahaya," tegas dia.

Luncurkan JakOne Artri, Bank DKI Bantu Masyarakat Tambah Penghasilan dari Sampah
Indonesia
Luncurkan JakOne Artri, Bank DKI Bantu Masyarakat Tambah Penghasilan dari Sampah

Bank DKI meluncurkan aplikasi JakOne Artri. Aplikasi ini membantu nasabah dan masyarakat untuk berpartisipasi peduli terhadap sekaligus menambah penghasilan dari sampah.

Dalam 5 Tahun Terakhir Terjadi Stagnasi Demokrasi di Indonesia
Indonesia
Dalam 5 Tahun Terakhir Terjadi Stagnasi Demokrasi di Indonesia

Ada kemajuan di tingkat kabupaten dan kota. Ini yang kita jarang dengar karena lebih sering berbicara di national space.

Penambahan Pasien Sembuh COVID-19, Rabu (17/3) Lebih dari 9 Ribu
Indonesia
Penambahan Pasien Sembuh COVID-19, Rabu (17/3) Lebih dari 9 Ribu

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 162 orang

Aa Gym Positif COVID-19
Indonesia
Aa Gym Positif COVID-19

KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym positif terinfeksi COVID-19. Informasi itu lewat rekaman video Instagram miliknya @aagym pada Selasa (29/12) pagi.

Pidato HUT ke-76 RI, Anies: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Indonesia
Pidato HUT ke-76 RI, Anies: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

HUT ke-76 RI ini merupakan tahun kedua Indonesia memperingati hari kemerdekaan di masa pandemi