Periksa Kepala BKN, Komnas HAM Bakal Dalami Penggagas TWK Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). ANTARA/Muhammad Zulfikar

MerahPutih.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bakal mendalami penggagas tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Hal itu akan didalami Komnas HAM lewat pemeriksaan terhadap Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, Selasa (22/6). Pemeriksaan ini untuk menindaklanjuti aduan 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK.

"Tentang siapa sih sebetulnya yang punya gagasan ini. Pilihan TWK seperti ini dari siapa sebetulnya. Tujuannya apa kita kan ingin tahu," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Selasa (22/6).

Baca Juga:

ICW Yakin Nurul Ghufron Takut Sebut Firli Bahuri Sebagai Penggagas TWK

Selain itu, kata Taufan, pihaknya juga akan mengonfirmasi mengenai perbedaan keterangan yang disampaikan staf BKN beberapa waktu lalu dengan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron terkait pelaksanaan TWK tersebut.

Menurut Taufan, keterangan dari keduanya dinilai belum mencukupi sehingga pihaknya belum menemukan titik terang. Salah satu hal yang akan dikonfirmasi yakni terkait instrumen penilaian dan klasifikasi asesor atau penguji saat pelaksanaan TWK.

Anggota Komnas HAM Mohammad Choirul Anam (kiri) menunjukkan surat balasan dari KPK saat jumpa pers, Selasa (8/6). ANTARA/Genta Tenri Mawangi
Anggota Komnas HAM Mohammad Choirul Anam (kiri) menunjukkan surat balasan dari KPK saat jumpa pers, Selasa (8/6). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

"Kita ingin konfirmasi, analisis awal kemudian kita perbandingkan lagi dengan keterangan yang berikutnya. Memang dari situ ada beberapa yang ingin kita dalami lagi. Karena keterangan satu sama lain belum sinkron. Atau mungkin ada keterangan yang berbeda, itu yang sejauh ini ingin kita dalami dari BKN," ujarnya.

Baca Juga:

Pakar Sindir Kemesraan Firli-DPR-Pemerintah di Tengah Polemik TWK

Lebih lanjut Taufan mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan itu, pihaknya akan menyimpulkan soal dugaan pelanggaran HAM dalam pelaksanaan TWK tersebut.

"Dari itu semua kita akan menyimpulkan seperti apa. Apakah ini memang satu pilihan yang tepat sejalan dengan keputusan UU, keputusan MK misalnya. Apakah sudah sejalan seperti itu. Kemudian ini kan ada puluhan pegawai yang menganggap bahwa langkah-langkah ini itu merugikan buat mereka," kata dia. (Pon)

Baca Juga:

KPK Mentahkan Pernyataan Komisioner Komnas HAM Soal Penggagas Ide TWK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Unisri Rilis Survei Kepuasan Setahun Kepemimpinan Gibran Sebagai Wali Kota Solo
Indonesia
Unisri Rilis Survei Kepuasan Setahun Kepemimpinan Gibran Sebagai Wali Kota Solo

Hasil survei tersebut putra Sulung Presiden Jokowi itu mendapatkan skor 79,3 persen menyatakan puas atas kinerja Gibran menjadi Wali Kota Solo

DKI Dalam Beberapa Tahun Terakhir Diklaim Jauh di Bawah Era Jokowi Hingga Ahok
Indonesia
DKI Dalam Beberapa Tahun Terakhir Diklaim Jauh di Bawah Era Jokowi Hingga Ahok

Jadi bagi PDI Perjuangan, langkah-langkah strategis terbaik yang dilakukan Partai adalah bekerja ke bawah

Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Bertambah Tiga Orang
Indonesia
Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Bertambah Tiga Orang

Kapasitas RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat ini mampu menampung 7.937 pasien

PT TransJakarta Siap Kembangkan Rute Baru Menuju JIS
Indonesia
PT TransJakarta Siap Kembangkan Rute Baru Menuju JIS

Ini sebuah maha karya yang patut dibanggakan

Operasi Ketupat 2022 Buat Amankan Mudik dan Lebaran Dimulai 28 April
Indonesia
Operasi Ketupat 2022 Buat Amankan Mudik dan Lebaran Dimulai 28 April

Survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunjukkan bahwa akan ada 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor yang akan digunakan oleh para pemudik tahun 2022 ini.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Dituntut 6 Tahun Bui
Indonesia
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Dituntut 6 Tahun Bui

Jaksa KPK mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan

Dugaan Korupsi Libatkan Dirjen Kemendag Dinilai Bentuk Kejahatan Korporasi
Indonesia
Dugaan Korupsi Libatkan Dirjen Kemendag Dinilai Bentuk Kejahatan Korporasi

Kejaksaan Agung (Kejakgung) jangan berhenti mengusut kasus ini hanya pada oknum-oknum petinggi perusahaan migor sebatas pribadi.

Jalan Anies Jaga Eksistensi dan Popularitas Jelang Pemilu
Indonesia
Jalan Anies Jaga Eksistensi dan Popularitas Jelang Pemilu

Anies kian aktif di media sosial setelah merilis konten YouTube bertajuk #DariPendopo. Kanal tersebut digunakan Anies untuk memaparkan keberhasilan program Pemerintah Provinsi DKI selama ia menjabat serta ide-ide pembangunan.

Duet Ganjar-Erick Thohir Dinilai Pasangan Ideal di Pilpres 2024
Indonesia
Duet Ganjar-Erick Thohir Dinilai Pasangan Ideal di Pilpres 2024

Hanya ada tiga figur yang berpotensi kuat maju sebagai capres dan cawapres yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subanto, dan Anies Baswedan untuk capres.

Naik Kuda di Kirab Solo Menari, Jan Ethes Curi Perhatian Warga
Indonesia
Naik Kuda di Kirab Solo Menari, Jan Ethes Curi Perhatian Warga

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah menggelar kirab budaya dalam rangkaian event Solo Menari, Jumat (29/4).