berita-singlepost-banner-1
Periksa Advokat PDIP, KPK Dalami Percakapan Tersangka Kasus Suap PAW Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/2/2020). (Antara/Benardy Ferdiansyah)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa advokat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Donny Tri Istiqomah dalam kasus dugaan suap pengurusan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR yang menjerat caleg PDIP Harun Masiku.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, dalam pemeriksaan ini, penyidik mendalami isi percakapan Donny dengan para tersangka dari barang bukti elektronik yang telah disita.

Baca Juga:

Periksa Sekjen PDIP Hasto, KPK Dalami Percakapan Soal PAW Harun Masiku

"Hari ini dilakukan pemeriksaan terkait dengan lanjutan pemeriksaan yang sebelumnya, yang kemudian diperdalam terkait dengan konfirmasi percakapan yang ada di bukti elektronik," kata Ali di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (27/2).

Namun, Ali masih enggan mengungkapkan detail isi percakapan yang dikonfirmasi penyidik. Ali hannya memastikan isi pesan yang ditanyakan penyidik kepada Donny terkait dengan perkara yang juga menjerat eks komisioner KPU, Wahyu Setiawan ini.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

"Dan tentunya ada isinya dan isinya dikonfirmasi detailnya tentang apa-apa bunyi percakapannya, apa pengetahuan saksi terkait tentunya nanti bisa dilihat secara terbuka ketika perkaranya sudah dilimpahkan ke persidangan. Apa percakapannya, siapa ngomong apa, siapa mengatakan apa," ujar Ali.

Sebelumnya, penyidik juga mendalami komunikasi yang dilakukan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dengan para tersangka kasus dugaan suap PAW anggota DPR. Hal ini disampaikan Ali usai Hasto menjalani pemeriksaan Rabu (26/2) kemarin.

Baca Juga:

Tak Menutup Kemungkinan bakal Ada Tersangka Baru Kasus Suap PAW Caleg PDIP

"Ada barang bukti elektronik yang ditemukan oleh KPK dan kemudian tentu ada isinya, percakapan tentunya lebih fokus ke antartersangka dengan pihak-pihak lain," kata Ali di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/2).

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka adalah Wahyu Setiawan, Harun Masiku, Agustiani Tio Fridelina, dan Saeful. Wahyu diduga menerima sejumlah uang dari Harun.

Lembaga antirasuah itu sudah menahan Wahyu, Agustiani, dan Saeful. Sementara, Harun masih buron. KPK seperti kesulitan menangkap mantan caleg PDIP tersebut. (Pon)

Baca Juga:

Begini Pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Usai Diperiksa KPK


berita-singlepost-mobile-banner-3
Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6