Periksa 104 Spesimen Corona, Menko PMK: 2 Masih Proses Wabah Virus Corona (Foto: Antara/Pixabay)

Merahputih.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyatakan pemerintah memeriksa 104 sampel terkait virus Corona COVID-19. 102 sampel diantaranya dinyatakan negatif.

"Dan 2 masih proses. Kita selalu dapat kiriman spesimen di Indonesia dan mudah-mudahan sampai terus nol tidak ada yang terjangkit virus Corona," ujar Muhadjir kepada wartawan di Gedung Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (17/2).

Baca Juga

Hampir Seratus Hoaks Disebar Terkait Virus Corona

Muhadjir mengimbau masyarakat tetap memonitor perkembangan terakhir soal ada-tidaknya kasus Corona di Indonesia. Masyarakat diminta tidak panik begitu saja jika mendapat informasi yang belum jelas.

"Jangan panik dan chaos seperti ramai-ramai memborong masker. Padahal anjuran Pak Menkes yang bermasker adalah yang sakit dan memiliki risiko sakit," kata tokoh Muhammadiyah itu.

Sejumlah WNI di tempat karantina virus corona di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2/2020). . ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.
Sejumlah WNI di tempat karantina virus corona di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2/2020). . ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.

Evakuasi 238 WNI dari Hubei ke Natuna, juga merupakan langkah yang paling krusial yang diambil pemerintah. "Dan kita kemarin sudah kita antar ke rumah masing-masing dengan selamat dan sambutan cukup meriah di beberapa media," tegas Muhadjir.

Ia pun memastikan, belum ada satu pun masyarakat di Tanah Air yang terjangkit virus corona. "Kita selalu dapat kiriman spesimen di indonesia dan mudah-mudahan terus 0, tidak ada yang terjangkit virus corona," katanya.

Baca Juga

Waspada Virus Corona, Vietnam Awasi Ribuan Pekerja Tiongkok

Menurut dia, pemerintah sudah memperketat pintu-pintu masuk sekaligus menelusuri riwayat perjalanan orang yang akan masuk ke Indonesia. Semua sesuai dengan standar Kementerian Luar Negeri.

"Misalnya mereka orang yang 14 hari terakhir tidak pernah berada di pusat sumber wabah, yaitu di mainland. Jadi itu akan kita perhatikan betul dan media dengan cermat menyampaikan informasi dan pasti akan direspons tapi juga media arif tidak langsung mengekspose sebelum me-recheck," ujar Muhadjir. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH