Wisata
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Dukung Penuh PPKM Darurat PHRI mendukung penuh kebijakan PPKM Darurat (Foto: Pixabay/michelleraponi)

KEBIJAKAN Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, telah berlaku sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Kebijakan tersebut diambil guna menekan angka penyebaran COVID-19 belakangan kian meningkat drastis.

Terkait kebijakan tersebut, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memberikan dukungan dan harapan agar kebijakan tersebut berjalan lancar dan efektif.

Baca Juga:

Tips Membuat Suasana Harmonis di Rumah Saat PPKM

PHRI mendukung penuh kebijakan PPKM Darurat (Foto: Pixabay/michelleraponi)

"Kami mendukung PPKM Darurat karena situasinya saat ini memang lagi berat. Kasus positif (COVID-19) meningkat cepat, ditambah dengan ketersediaan rumah sakit dan tabung oksigen menipis, ini (PPKM Darurat) sesuatu harus dilakukan," tutur Sekretaris Jendral PHRI Pusat Maulana Yusran, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Selain itu, Yusran juga menambahkan, pihaknya berharap pelaksanaanya harus efektif. PPKM tentu butuh pengorbanan dan dampak sosialnya sangat besar. Dengan begitu, harus benar-benar terjaga efektivitas pelaksanaannya.

Yusran juga berharap pemerintah mampu memberikan insentif atau kompensasi dari kebijakan tersebut, khususnya para pelaku di sektor perhotelan dan restoran. Imbasnya, akan ada pembatasan okupansi, pembiayaan, penyerapan tenaga kerja, sementara permintaan rendah.

Yusran menjelaskan ada sedikitnya empat hal seharusnya jadi perhatian, dan tidak terhindarkan bagi kedua sektor di level bertahan tersebut.

Kompensasi diharapkan salah satunya berkaitan dengan pajak daerah. Yusran menegaskan, pada semester kedua ini, ada jatuh tempo di Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) nilainya besar.

Baca Juga:

Agar Anak Tak Bosan #DirumahAja, Ikuti Tips Ampuh Ini

PHRI berharap Pemerintah bisa efektif dalam menjalankan kebijakan PPKM Darurat (Foto: Pixabay/free-photos)

Baginya, tahun 2021 merupakan tahun berat. Pendapatan minim dengan mobilitas ditahan, dengan begitu, otomatis cara bertahan di sektor perhotelan dan restoran menjadi rumit. Yusran berharap adanya toleransi PBB. Hal tersebut harus dipertimbangkan karena menyangkut keberlangsungan di sektor perhotelan.

Poin-poin lainnya juga berkaitan, antara lain masalah perbankan, listrik, dan tenaga kerja. Khususnya tenaga kerja, Yusran menilai hal tersebut paling penting.

"Dengan tidak bisanya kita beroperasi, tenaga kerja tidak bisa dapat uang. Seperti apa nasib mereka, karena tentu mereka tidak bisa bertahan hanya dengan andalkan tabungan," kata Yusran.

Yusran menuturkan, sejak pandemi, tenaga kerja hotel dan restoran kerjanya tidak penuh atau full time, lebih seperti kerja harian. Misalnya, bila mereka kerja, baru dibayar.

"Bisa juga ini menjadi pertimbangan pemerintah. Banyak tersendat-sendat untuk membayar, karena situasi usahanya sedang tidak bagus. Kompensasi ini sangat diharapkan, karena ini tidak mudah," ucapnya. (Ryn)

Baca Juga:

Ingin Tetap Sehat Saat #DiRumahAja? Ini Tipsnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Disangka Pasukan Angkatan Udara Inggris, Arek Suroboyo Malah Menembaki Pesawat Sukarno
Indonesiaku
Sajian Hangat Mi Celor Khas Palembang
Kuliner
Sajian Hangat Mi Celor Khas Palembang

Kaya aroma udang dan telur.

Mengenal Google Doodle Hari ini, Pelopor Batik Indonesia KRT Hardjonagoro
Indonesiaku
Mengenal Google Doodle Hari ini, Pelopor Batik Indonesia KRT Hardjonagoro

Ia merupakan putra sulung dari keluarga Tionghoa di Kota Solo.

Gaya Indah Istana Raja di Nusantara
Travel
Gaya Indah Istana Raja di Nusantara

Keindahan arsitektur tampak pada megahnya bangunan istana raja.

Wisata Sejarah Kota Tua Cirebon di Sekitar Gedung BAT
Travel
Wisata Sejarah Kota Tua Cirebon di Sekitar Gedung BAT

Pengunjung dijamin bakal betah di lokasi “kota tua” Cirebon ini.

Pedagang Keliling Ungkap Keberadaannya Lewat 'Jingle'
Kuliner
Pedagang Keliling Ungkap Keberadaannya Lewat 'Jingle'

Pedagang keliling memiliki 'jingle' untuk memikat hati pembeli.

Aroma Kayu Manis yang Menambah Selera
Kuliner
Aroma Kayu Manis yang Menambah Selera

Dengan tambahan kayu manis, seluruh ruangan akan berbau seperti roti dan kue.

Jelang Imlek, Kendaraan Yang Keluar Masuk Yogyakarta Wajib Tunjukan Surat Bebas COVID
Travel
Jelang Imlek, Kendaraan Yang Keluar Masuk Yogyakarta Wajib Tunjukan Surat Bebas COVID

para pengendara dari luar DIY akan dimintai surat keterangan negatif hasil rapid test antigen.

Pecalang Gagah Amankan Nyepi
Hiburan & Gaya Hidup
Pecalang Gagah Amankan Nyepi

Sebagai pengamanan adat, pecalang punya tampilan khas.

Piknik di 'Picknick On The Roof'
Travel
Piknik di 'Picknick On The Roof'

Pemandangannya begitu indah di 'Picknick On The Roof'.