Detik-Detik Proklamasi RI
Pergulatan Perumusan Naskah Proklamasi di Rumah Petinggi Militer Jepang Kediaman Laksamana Maeda. (Foto: kemendikbud.id)

STAF Laksamana Maeda, Shigetada Nishizima menyambut hangat rombongan Sukarno-Hatta dan Soebardjo sekembali dai Rengasdengklok. Nishizima menjadi semacam pemandu selama Sukarno-Hatta dan seluruh tamu, golongan tua-muda, selama di rumah Maeda.

Baca juga: Lika-Liku Sejarah Mikrofon Proklamasi

Sejurus berselang, sang empunya rumah menemui para tetamu, khususnya Sukarno-Hatta.

"Sambil menunjuk pada diri saya, Nishizima menyatakan sesuatu kepada Maeda dalam bahasa Jepang. Boleh jadi ia menyampaikan apa yang telah kami bicarakan di luar tadi," kata Soebardjo dalam Kesadaran Nasional. Mereka telah bersepakat untuk mempersilakan kaum republiken mengadakan rapat khusus di rumah tersebut.

Sayuti Melik langsung memasuki ruangan resepsi dan bergabung dengan Dr Buntaran dan Iwa Kusuma Sumantri. "Ia kemudian berbicara dengan Sukarni dan Nishizima," kata Soebardjo. Setelah itu, Sukarni bersama Nishizima pergi keluar bersama-sama menggunakan satu mobil.

Kepergian Nishizima bersama Sukarni, kata Soebardjo, untuk mencegah pemberontakan masyarakat di luar.

Sukarno-Hatta
Sukarno di hadapan pewarta. (Foto: Life Magazine)

Kurang lebih pukul 2 dini hari, Sukarno, Hatta, dan Maeda kembali dengan ditemani salah seorang petinggi Angkatan Darat Jepang Kolonel Myoshi. Mereka duduk di depan meja bundar. Sebelum rapat dimulai, Sukarni justru tampak gelisah. Ia keluar-masuk ruangan.

Rapat tersebut ternyata tak semulus diperkirakan Sukarno dan Hatta. Angkatan Darat Jepang tetap berkeras tak mempersilakan para tokoh memproklamasikan kemerdekaan. Jenderal Otoshi Nishimura tetap menutup telinga akan alasan-alasan untuk mempercepat sidang pertama PPKI.

Baca juga: Geliat Tan Malaka di Sekitar Proklamasi

Perdebatan pun semakin memanas. Golongan muda dan golongan tua sudah bulat tekad untuk mempercepat kemerdekaan Indonesia. Hingga akhirnya, keputusan telah ditetapkan. "Proklamasi kemerdekaan akan tetap dilaksanakan dengan atau tanpa persetujuan Angkatan Darat Jepang," kata Soebardjo.

Sukarno
Pengibaran bendera merah putih setalah proklamasi kemerdekaan Indonesia. (Foto: Ipphos)

Meski begitu, Sukarno-Hatta beroleh dukungan penuh Angkatan Laut Jepang. Proses perumusan pun berlangsung.

Sukarno mengambil secarik kertas dan menulis pernyataan kemerdekaan. "Kami, Rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan kami."

Kemudian muncul kembali pertimbangan mengenai rumusan paling tepat untuk melengkapi teks proklamasi. "Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain akan diselenggarakan dengan cara yang secermat-cermatnya serta dalam tempo sesingkat-singkatnya."(*)

Baca juga: Hatta Belum Juga Tiba, Sukarno Enggan Membacakan Proklamasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yuk Mulai Rutin Jogging!
Fun
Yuk Mulai Rutin Jogging!

Jogging memiliki segudang manfaat kesehatan.

Google Maps akan Hadirkan Desain Baru yang Lebih Detail
Hiburan & Gaya Hidup
Face Recognition untuk Beruang dan Sapi
Fun
Face Recognition untuk Beruang dan Sapi

Sementara BearID memperkenalkan nama ke wajah di alam liar, Joe Hoagland mencoba melakukan hal yang sama di peternakan sapi.

Merasa Bugar saat Pandemi? Buktikan dengan 3 Cara Ini
Fun
BMW Ubah Logonya Demi Ikuti Perkembangan Zaman
Fun
BMW Ubah Logonya Demi Ikuti Perkembangan Zaman

Nah, kini kita akan melihat perubahan logo itu lagi.

Koleksi Unik Terbaru dari Louis Vuitton Bikin Kamu Betah #DiRumahAja
Fashion
Koleksi Unik Terbaru dari Louis Vuitton Bikin Kamu Betah #DiRumahAja

Bukan merilis tas, dompet, sepatu, maupun fashion apparel lainnya. Melainkan benda-benda rumahan.

3 Bocoran Seputar Series 'Bridgerton' Season 2
ShowBiz
3 Bocoran Seputar Series 'Bridgerton' Season 2

Akan berpusat pada percintaan Anthiny.

Keanu Reeves Bikin Komik Berjudul BRZRKR
ShowBiz
Keanu Reeves Bikin Komik Berjudul BRZRKR

Menyoroti seorang pejuang Karakter Utama yang Menyerupai Dirinya

Jangan Salah Kaprah! Ini Dia Perbedaan Pandemi, Epidemi dan Wabah
Fun
Jangan Salah Kaprah! Ini Dia Perbedaan Pandemi, Epidemi dan Wabah

Mengenal Perbedaan Pandemi, Epidemi dan Wabah