Peretasan Bjorka Momentum Negara Libatkan Talenta Keamanan Siber Ilustrasi - Seorang peretas mencoba membongkar keamanan siber. (ANTARA/Shutterstock/am.)

MerahPutih.com - Isu peretasan atau pembobolan data pribadi tengah ramai jadi perbincangan publik. Peretas dengan identitas Bjorka mengklaim telah meretas data-data terkait kependudukan Indonesia, seperti data registrasi SIM card prabayar dan data milik salah satu provider telekomunikasi.

Pakar Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Ridi Ferdiana mengatakan, pembocoran data yang dilakukan peretas dengan identitas Bjorka menjadi momentum pemerintah memaksimalkan pelibatan talenta di bidang keamanan siber.

"Banyak talenta Indonesia ahli di bidang keamanan (siber) yang dapat berkontribusi besar untuk melangkah bersama dalam membangun fondasi yang memadai," kata Ridi saat dihubungi di Yogyakarta, Rabu (14/9).

Baca Juga:

Mahfud MD Sebut Hacker Bjorka tak Miliki Keahlian Membobol Data

Menurut dia, pemerintah harus mulai legawa dan bersiap menghadapi berbagai aktivitas yang serupa dengan membenahi keamanan siber negara Indonesia secara bertahap, dengan melibatkan para talenta yang menguasai bidang keamanan siber.

"Kejadian Bjorka dalam membagikan data pribadi adalah sinyal nyata berupa kritik membangun kepada pemerintah untuk berbenah diri dan mengatur ulang prioritas keamanan dan perlindungan privasi. Reskilling mutlak dilakukan agar secara berkala sistem keamanan kita dikaji dan disempurnakan," tutur dia, seperti dikutip Antara.

Aktivitas yang dilakukan Bjorka, kata Ridi, dikenal sebagai "hacktivism", yakni melakukan aktivitas "hack" untuk motif sosial dan politik.

Ia mengatakan, aktivitas seperti itu bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan di banyak negara besar di dunia.

"Jadi fenomena ini adalah sebuah siklus yang tidak terelakkan dan menjadi koreksi bagi kita untuk memperbaiki diri," ujar Dosen Departemen Teknik Elektro dan TI Fakultas Teknik UGM ini.

Baca Juga:

Peretas Bjorka Diklaim Telah Teridentifikasi BIN dan Polisi

Diketahuim. peretas dengan identitas Bjorka melalui grup Telegram juga mengklaim telah meretas surat menyurat milik Presiden Jokowi, termasuk surat dari Badan Intelijen negara (BIN).

Klaim dari Bjorka tersebut kemudian diunggah oleh salah satu akun Twitter "DarkTracer : DarkWeb Criminal Intelligence", yang kemudian viral dan sempat menjadi salah satu topik pembahasan terpopuler ("trending topic") di Twitter hingga Sabtu pagi.

Dalam unggahan di akun Twitter itu disebutkan bahwa surat dan dokumen untuk Presiden Indonesia, termasuk surat yang dikirimkan BIN dengan label rahasia telah bocor. (*)

Baca Juga:

Ulah Bjorka Bikin Pemerintah Bentuk Satgas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jangan Sampai Salah Jalur, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Direkayasa
Indonesia
Jangan Sampai Salah Jalur, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Direkayasa

Uji coba dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan mengingat di kawasan tersebut tiap sore selalu macet.

Gibran Pastikan Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Bencana Alam di Solo
Indonesia
Gibran Pastikan Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Bencana Alam di Solo

Evakuasi rumah yang ambrol baru bisa dilakukan pada Senin pagi. Hal itu dilakukan karena tingginya air Sungai Bengawan Solo.

Pemkot Surabaya Berharap Saat Ramadan Aktivitas Keagamaan Bisa 100 Persen
Indonesia
Pemkot Surabaya Berharap Saat Ramadan Aktivitas Keagamaan Bisa 100 Persen

Kondisi Surabaya kini sudah bagus, apalagi di bulan Ramadan nanti masuk level satu.

Mabes Polri Pastikan Anak-anak Ferdy Sambo dalam Pendampingan
Indonesia
Mabes Polri Pastikan Anak-anak Ferdy Sambo dalam Pendampingan

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, nantinya dari Biro Sumber Daya Manusia Polri akan memberikan pendampingan psikologi kepada anak-anak ferdy sambo.

Jumlah Daerah Terapkan PPKM Level 3 Turun Signifikan
Indonesia
Jumlah Daerah Terapkan PPKM Level 3 Turun Signifikan

Jumlah daerah yang berada di level 3 mengalami penurunan yang sangat signifikan dari 320 daerah menjadi 200 daerah.

Pemkot Solo Bakal Angkat 1.000 Pegawai Honorer Jadi Tenaga PPPK
Indonesia
Pemkot Solo Bakal Angkat 1.000 Pegawai Honorer Jadi Tenaga PPPK

Ada 1.000 tenaga profesi formasi guru dan tenaga kesehatan honorer akan dialihkan menjadi tenaga PPPK

 Dispensasi Perpanjangan SIM Tinggal Satu Pekan
Indonesia
Dispensasi Perpanjangan SIM Tinggal Satu Pekan

Seluruh kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Korlantas Polri akan memprioritaskan pengurusan perpanjangan SIM yang masa berlakunya pada 29 April sampai 8 Mei.

Nasdem Ajukan Syarat kepada Demokrat Jika Ingin Berkoaliasi
Indonesia
Nasdem Ajukan Syarat kepada Demokrat Jika Ingin Berkoaliasi

Namun, anak buah Surya Paloh ini memberikan syarat kepada Partai Demokrat jika hendak berkoalisi dengan Partai Nasdem di Pilpres 2024.

Ancol Bagi-Bagi Tiket Gratis Sambut HUT ke-495 DKI
Indonesia
Ancol Bagi-Bagi Tiket Gratis Sambut HUT ke-495 DKI

Ancol membagi-bagikan tiket gratis bagi warga yang ingin berekreasi pada tanggal 22 Juni 2022.

KPK Jebloskan Eks Pejabat Waskita Karya ke Lapas Sukamiskin
Indonesia
KPK Jebloskan Eks Pejabat Waskita Karya ke Lapas Sukamiskin

Eksekusi dilakukan usai vonis terhadap terpidana kasus korupsi proyek pembangunan Gedung IPDN Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kabupaten Gowa itu berkekuatan hukum tetap atau inkrah.