Perempuan Butuh Gentleman Pria seharusnya bisa menghargai perempuan. (foto: Unsplash/Angga Aditya)

TAHUKAH kamu, rupanya 72% perempuan Indonesia merasa direndahkan. Mereka merasa tidak pernah diprioritaskan dan dihargai pasangan mereka. Pria hanya membutuhkan perempuan ketika ada maunya saja.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Gerakan Bukti Cinta (Gerbukcin) Aris Wahyudi di Jakarta, Selasa (3/12). "Dalam survei kami, sebanyak 72% perempuan merasa diperlakukan seperti pelacur, karena hanya diperlukan sebutuhnya bukan seutuhnya, tidak pernah dirayu atau dimanja," ujarnya.

BACA JUGA: Jangan Menyerah, Menjalani LDR Ternyata Baik buat Kamu

Karena hal itu, Aris tergerak untuk membuat perempuan Indonesia lebih merasa berharga seutuhnya. Ia ingin membuat sebuah gerakan untuk menyadarkan pria Indonesia betapa berharganya sosok seorang perempuan.

Dia memberikan contoh pria di Inggris. Kata Aris, pria Inggris selalu memperlakukan perempuan dengan baik. Saat berada di Inggris, Aris sering melihat bagaimana cara pria Inggris menghargai perempuan.

gerakan bukti cinta
Ketua Umum Gerakan Bukti Cinta (Gerbukcin) Aris Wahyudi menggagas gerakan untuk menyadarkan pria. (foto: Istimewa)

Perlakuan para pria Inggris membuat perempuan merasa dilindungi. Contohnya, pria di sana membukakan pintu untuk perempuan. Pria Inggris selalu siap siaga mempersilakan perempuan melewati pintu terlebih dulu. Makanya selalu ada istilah 'ladies first'. Itu juga harus kamu lakukan loh, Sahabat Merah Putih.

Selain itu, pria Inggris juga rela memberikan jaketnya kepada perempuan yang kedinginan. Mereka bahkan bersedia berlutut kala meminta perempuan untuk dinikahi karena saking menghargai cinta yang dimiliki perempuan. "Pria inggris memang budayanya menjadikan pria gentleman karena cara mereka memperlakukan seorang perempuan," tegas Aris.

gerbukcin
Perempuan membutuhkan seorang gentleman. (foto: Unsplash/Freshh Connection)

Secara tegas ia menyatakan gerakannya itu ingin mengimpor budaya gentleman Inggris di Indonesia. Apalagi melindungi dan memperlakukan perempuan dengan spesial juga tidak bertentangan dengan ajaran agama apa pun.

Aris memiliki target 5 tahun mendatang ingin menjadikan pria Indonesia sebagai sosok yang gentleman. "Target kami di masa depan, 5 tahun lagi di Indonesia, pria akan jongkok memberikan cincin ke perempuan untuk dinikahi. Sehingga penjajahan wanita pada era Kartini bisa dihilangkan," tegasnya.

Oleh karena itu, sadarlah pria, hargai pasanganmu sebelum ia pergi meninggalkanmu. Perempuan butuh pria sejati alias gentleman untuk melindunginya!(ikh)



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH